KabarDermayu.com – Memiliki hunian yang layak dan nyaman merupakan dambaan bagi banyak keluarga di Indonesia, terlebih bagi mereka yang berada dalam kondisi ekonomi terbatas. Kondisi tempat tinggal tidak hanya berperan sebagai pelindung, tetapi juga memiliki kaitan erat dengan rasa aman, kesehatan, serta kualitas kehidupan sehari-hari.
Fenomena ini dirasakan oleh Kartijo, seorang warga Desa Margorejo, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Ia mengenang masa ketika rumah lamanya seringkali mengalami kebocoran saat curah hujan tinggi. Air yang merembes dari atap memaksa keluarganya untuk selalu waspada setiap kali cuaca buruk datang.
“Ketika hujan deras, air kerap masuk karena atap yang bocor di beberapa titik. Kami hanya bisa menampung air seadanya dan berharap agar kondisinya tidak semakin memburuk. Kini, rumah kami telah mengalami perbaikan yang signifikan, membuatnya jauh lebih aman dan nyaman untuk ditinggali. Saya sangat berterima kasih kepada PT Djarum dan Polytron atas bantuan yang diberikan. Diharapkan program semacam ini dapat terus berlanjut agar semakin banyak masyarakat yang terbantu,” ujar Kartijo, seperti dikutip pada Sabtu, 25 April 2026.
Kisah serupa masih banyak dijumpai di berbagai wilayah, termasuk di Kabupaten Kudus. Kondisi hunian yang dinilai kurang memadai tidak hanya berdampak pada kenyamanan, tetapi juga membawa risiko kesehatan bagi para penghuninya, terutama bagi anak-anak dan lansia.
Dalam beberapa waktu terakhir, perhatian terhadap kualitas hunian semakin meningkat. Rumah kini tidak lagi dipandang hanya sebagai tempat berlindung semata, melainkan sebagai ruang hidup yang esensial untuk mendukung kesejahteraan fisik dan mental. Aspek-aspek seperti sirkulasi udara yang baik, pencahayaan alami yang memadai, serta sistem sanitasi yang sehat menjadi faktor penting yang mulai mendapatkan perhatian lebih.
Baca juga di sini: Bojan Bodak Sebut Satu Pemain Ini Jadi Penyebab Persib Tak Bisa Kalahkan Arema
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kudus, termasuk Bupati, Wakil Bupati, serta seluruh masyarakat Kabupaten Kudus, kami menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas komitmen berkelanjutan PT Djarum dan Polytron dalam mendukung penyediaan hunian yang layak. Program ini selaras dengan upaya pemerintah daerah dalam mewujudkan kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat, khususnya bagi mereka yang masih berada dalam kondisi rentan. Selain berkontribusi pada peningkatan taraf hidup masyarakat, program ini juga memberikan dampak langsung kepada masyarakat. Secara tidak langsung, hal ini juga berpotensi meningkatkan pendapatan ekonomi. Besar harapan kami, kolaborasi ini dapat terus diperkuat demi memperluas jangkauan dampaknya,” ungkap Bupati Kudus, Dr. Ars. Sam’ani Intakoris, S.T., M.T.
Dalam penerapannya, perbaikan rumah tidak selalu membutuhkan biaya besar atau kemewahan. Hal-hal mendasar seperti memastikan atap tidak bocor, menyediakan ventilasi yang memadai, serta menata ruang sesuai dengan kebutuhan keluarga sudah mampu membawa perubahan besar dalam kehidupan sehari-hari.
“Seremoni penyerahan Rumah Sederhana Layak Huni (RSLH) kepada masyarakat ini juga bertepatan dengan perayaan hari ulang tahun PT Djarum yang jatuh pada tanggal 21 April lalu. Melalui program ini, kami berupaya menghadirkan hunian yang tidak hanya memenuhi standar kelayakan, tetapi juga dibangun dengan mengedepankan keamanan, kenyamanan, dan kesehatan. Desain hunian disesuaikan dengan jumlah anggota keluarga, serta dilengkapi dengan pengaturan sirkulasi udara, pencahayaan, dan sanitasi yang optimal,” jelas General Manager Community Development PT Djarum, Achmad Budiharto.
Tren hunian sehat ini semakin relevan di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya lingkungan tempat tinggal yang dapat menunjang produktivitas. Sebuah rumah yang nyaman terbukti dapat membantu penghuninya untuk lebih fokus dalam bekerja, mendapatkan istirahat yang berkualitas, dan menjalani aktivitas harian dengan lebih optimal.
“Kami ingin keberadaan Polytron dapat dirasakan manfaatnya secara nyata oleh masyarakat. Melalui program RSLH tahun 2026, kami berharap hunian yang lebih layak dapat memberikan rasa aman, kenyamanan, serta menjadi titik awal bagi terciptanya kehidupan yang lebih baik bagi para penerima manfaat,” ujar Finance Director PT Hartono Istana Teknologi (Polytron), Guido One Tuwan.






