Guru Terungkap Sebagai Pelaku Penembakan yang Picu Evakuasi Trump

by -29 Views
Guru Terungkap Sebagai Pelaku Penembakan yang Picu Evakuasi Trump

KabarDermayu.com – Insiden penembakan yang memicu evakuasi mantan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dari sebuah acara jamuan makan malam di White House Correspondents’ Association, akhirnya menemui titik terang mengenai identitas pelakunya.

Pria yang diduga melepaskan tembakan tersebut diketahui bernama Cole Tomas Allen, seorang pria berusia 31 tahun yang berasal dari pinggiran Los Angeles, tepatnya di Torrance, California.

Menurut laporan, Allen berhasil diamankan di dekat lokasi acara yang berlangsung. Penelusuran lebih lanjut terhadap catatan publik mengungkapkan bahwa Allen memiliki profesi ganda sebagai seorang guru dan juga seorang pengembang video game.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari laman CNN Internasional, profil LinkedIn yang terhubung dengan nama dan foto Cole Tomas Allen menunjukkan bahwa ia bekerja paruh waktu sebagai pengajar di C2 Education. Perusahaan ini bergerak di bidang bimbingan belajar dan persiapan ujian.

Bahkan, C2 Education pernah memberikan apresiasi kepada Allen dengan predikat ‘guru terbaik bulan ini’ pada Desember 2024, sebuah pencapaian yang diunggah melalui media sosial mereka. Upaya konfirmasi lebih lanjut melalui panggilan telepon ke perusahaan tersebut pada Sabtu malam belum mendapatkan respons.

Lebih jauh lagi, profil profesional Allen di LinkedIn mencatat bahwa ia merupakan lulusan California Institute of Technology pada tahun 2017 dengan gelar sarjana teknik mesin. Ia kemudian melanjutkan pendidikannya dan meraih gelar magister ilmu komputer dari California State University-Dominguez Hills pada tahun sebelumnya.

Data dari Komisi Pemilihan Federal (FEC) juga mengungkap sebuah fakta menarik terkait Allen, yaitu keterlibatannya dalam memberikan sumbangan sebesar 25 dolar AS untuk kampanye presiden Kamala Harris pada Oktober 2024.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Donald Trump sempat terlihat dievakuasi dari acara White House Correspondents’ Dinner pada Sabtu malam setelah terdengar suara tembakan. Dalam sebuah konferensi pers yang digelar beberapa jam setelah kejadian, Trump menceritakan secara rinci momen ketika dirinya dibawa keluar dari ballroom menuju lokasi aman di Washington Hilton.

Baca juga di sini: Kemenag Jamin Kualitas Makanan Sehat di Asrama Haji Indramayu

Ia mengungkapkan keterkejutannya atas insiden tersebut, mengingat pengalamannya yang pernah serupa sebelumnya. Trump menggambarkan suara tembakan itu awalnya ia kira sebagai suara nampan yang jatuh karena cukup keras dan berasal dari jarak yang cukup jauh. Ia menyadari bahwa pelaku belum mencapai area mereka, namun ternyata suara itu adalah tembakan.

Trump melanjutkan bahwa sebagian orang langsung memahami situasi yang terjadi, sementara yang lain masih belum menyadarinya.

Menurut penuturan Trump, ia segera mengamati situasi di sekitarnya. Melania Trump, istrinya, disebut sangat cepat menyadari adanya bahaya dan langsung mengidentifikasi suara tersebut sebagai sesuatu yang buruk. Segera setelah itu, mereka dievakuasi dari lokasi.

Proses evakuasi tersebut berlangsung sangat cepat, hanya dalam hitungan detik mereka sudah berhasil keluar dari ruangan acara.

Trump, bersama Melania dan sejumlah anggota kabinet, segera dipindahkan ke tempat yang aman di Washington Hilton selama situasi darurat tersebut. Juru bicara Secret Service mengonfirmasi bahwa insiden penembakan terjadi di area magnetometer utama hotel.

Pihak berwenang memastikan bahwa tidak ada pejabat pemerintahan maupun jurnalis yang hadir dalam acara tersebut yang dilaporkan mengalami luka.

Namun, seorang agen Secret Service dilaporkan terkena tembakan. Trump sendiri menyatakan bahwa nyawa agen tersebut terselamatkan berkat rompi pelindung yang dikenakannya. Agen yang terluka tersebut segera dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

“Rompi itu bekerja dengan baik. Saya baru saja berbicara dengan petugasnya, dan kondisinya sangat baik,” ujar Trump, menunjukkan lega atas keselamatan agen tersebut.

No More Posts Available.

No more pages to load.