KabarDermayu.com – Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) terpantau stabil pada perdagangan hari ini, Rabu, 22 Juli 2026. Berdasarkan pantauan di laman resmi Logam Mulia pukul 09.04 WIB, emas murni Antam dipatok di angka Rp2.635.000 per gram.
Stabilitas harga ini berjalan beriringan dengan tren penguatan emas di pasar global. Kenaikan harga emas dunia sendiri dipicu oleh meningkatnya tensi geopolitik yang membuat para investor cenderung mengalihkan aset mereka ke instrumen yang lebih aman atau safe haven.
Dinamika Pasar Global dan Geopolitik
Berdasarkan data dari Trading Economics per pukul 10.23 WIB, harga emas dunia berada di level US$4.140 per ons troi, mencatatkan kenaikan sekitar 1,48 persen dalam kurun waktu sepekan. Kondisi ini tidak terlepas dari memanasnya situasi di Timur Tengah yang memberikan sentimen negatif bagi stabilitas pasar internasional.
Alwi Assegaf, Research & Development Trijaya Pratama Futures, menjelaskan bahwa ketidakpastian di kawasan tersebut menjadi katalis utama penguatan harga emas. Beberapa faktor krusial yang mempengaruhi pasar di antaranya:
- Pernyataan Presiden AS Donald Trump yang meminimalkan peluang perundingan dengan Iran dalam waktu dekat.
- Potensi serangan tambahan yang memicu kekhawatiran lonjakan harga minyak dunia.
- Gangguan jalur pelayaran di Laut Merah akibat aksi kelompok Houthi.
- Serangan terhadap terminal energi di pesisir Laut Hitam milik Rusia yang mengancam pasokan energi global.
“Kenaikan harga emas ini didorong oleh kekhawatiran investor terhadap ketidakpastian di Timur Tengah serta lonjakan harga minyak yang berpotensi mendorong inflasi dan mempengaruhi arah suku bunga,” ungkap Alwi dalam risetnya.
Sektor Ketenagakerjaan AS dan Kebijakan Moneter
Selain faktor geopolitik, pasar juga tengah memantau data ekonomi Amerika Serikat. Laporan terbaru menunjukkan perlambatan pada sektor penyerapan tenaga kerja swasta di Negeri Paman Sam. Rata-rata penambahan lapangan kerja mingguan turun menjadi 16.500 dalam empat pekan terakhir, dibandingkan periode sebelumnya yang mencapai 19.250.
Perlambatan ini menjadi sorotan utama bagi investor dalam memprediksi kebijakan moneter Federal Reserve (The Fed). Meskipun The Fed diprediksi masih akan mempertahankan suku bunga acuannya pada pertemuan mendatang, pasar mulai mengantisipasi adanya perubahan kebijakan pada bulan September 2026 dengan peluang di atas 55 persen.
Daftar Harga Emas Antam (22 Juli 2026)
Bagi Anda yang berencana melakukan investasi emas, berikut adalah daftar harga dasar emas Antam untuk berbagai pecahan:
- 0,5 gram: Rp1.367.500
- 1 gram: Rp2.635.000
- 2 gram: Rp5.210.000
- 3 gram: Rp7.790.000
- 5 gram: Rp12.950.000
- 10 gram: Rp25.845.000
- 25 gram: Rp64.487.000
- 50 gram: Rp128.895.000
- 100 gram: Rp257.712.000
- 250 gram: Rp644.015.000
- 500 gram: Rp1.287.820.000
- 1.000 gram: Rp2.575.600.000
Catatan: Harga di atas adalah harga dasar dan belum termasuk pajak pembelian.
Ketentuan Buyback dan Pajak
Untuk masyarakat yang ingin melakukan penjualan kembali (buyback), Antam menetapkan harga sebesar Rp2.386.000 per gram pada hari ini. Perlu diperhatikan bahwa terdapat ketentuan pajak yang berlaku sesuai regulasi pemerintah:
- Transaksi Buyback: Penjualan kembali di atas Rp10 juta dikenakan PPh Pasal 22 sebesar 1,5 persen yang langsung dipotong dari total nilai transaksi.
- Pembelian Emas: Setiap pembelian emas Antam dikenakan PPh sebesar 0,25 persen dari harga dasar.
Melihat kondisi pasar yang masih berada dalam fase bullish, analis memproyeksikan harga emas dunia masih memiliki ruang untuk menguat. Potensi pengujian level resistance diperkirakan berada di kisaran US$4.138 hingga US$4.180 per ons troi. Investor disarankan untuk tetap memantau perkembangan geopolitik dan rilis data ekonomi AS guna mengambil keputusan investasi yang tepat.





