KabarDermayu.com – Sejak kemunculannya, game Hytale sering disamakan dengan Minecraft. Kesamaan visual dunia balok dan genre sandbox menjadi alasan utama perbandingan tersebut. Namun, para pengembang Hytale menegaskan bahwa konsep permainan mereka memiliki perbedaan mendasar dari Minecraft.
Hypixel Studios, pengembang Hytale, berambisi menciptakan pengalaman bermain yang lebih kompleks. Game ini tidak hanya berfokus pada elemen survival dan pembangunan, tetapi juga mengintegrasikan unsur role-playing game (RPG), eksplorasi mendalam, dan kemampuan modifikasi yang canggih.
Perbedaan paling signifikan terlihat pada inti permainan. Jika Minecraft lebih menekankan kebebasan membangun dan bertahan hidup, Hytale dirancang dengan narasi, misi, dungeon, serta sistem perkembangan karakter yang mengingatkan pada game RPG.
Pemain Hytale tidak hanya akan sibuk menambang sumber daya dan mendirikan bangunan. Mereka juga akan diajak menjelajahi berbagai macam wilayah yang dipenuhi musuh, menyelesaikan berbagai tugas, dan merasakan sistem progresi yang lebih terarah.
Banyak pemain bahkan berpendapat bahwa Hytale lebih terasa seperti perpaduan antara Minecraft dan Terraria, bukan sekadar tiruan Minecraft.
Sistem Pertarungan yang Lebih Dinamis
Aspek pertarungan menjadi salah satu fokus utama pengembangan Hytale. Berbeda dengan sistem serangan sederhana di Minecraft, Hytale menawarkan pertarungan yang jauh lebih dinamis dan strategis.
Setiap jenis senjata memiliki gaya bertarung unik, lengkap dengan kemungkinan combo, serangan spesial yang bisa diisi daya (charge attack), kemampuan menghindar (dodge), dan berbagai skill khusus lainnya. Sistem ini menuntut pemain untuk memiliki timing yang tepat dan strategi yang matang dalam setiap pertempuran.
Baca juga: Kejagung Lembaga Hukum Paling Dipercaya Generasi Muda Berdasarkan Survei
Oleh karena itu, banyak pemain merasa sistem pertarungan Hytale lebih modern dibandingkan dengan Minecraft yang mekaniknya cenderung sederhana sejak awal perilisannya.
Proses Crafting yang Lebih Praktis
Hytale juga menghadirkan pendekatan yang berbeda dalam sistem crafting. Alih-alih menggunakan grid crafting tradisional seperti Minecraft, Hytale mengadopsi model workbench bertingkat yang mirip dengan game seperti Terraria atau Valheim.
Sistem ini dirancang agar pemain dapat membuka resep baru seiring dengan kemajuan permainan dan peningkatan kualitas workstation mereka. Namun, pendekatan ini memicu perdebatan di kalangan komunitas pemain.
Sebagian pemain menyambut baik sistem progresi baru ini, sementara yang lain merasa sistem crafting Minecraft lebih sederhana dan intuitif untuk digunakan.
Gerakan Karakter yang Lebih Fleksibel
Perbedaan penting lainnya terletak pada aspek pergerakan karakter. Hytale memperkenalkan fitur mantling, yang memungkinkan karakter untuk memanjat tepian blok tanpa harus membangun balok tambahan seperti yang diperlukan di Minecraft.
Perbaikan kecil seperti ini dinilai oleh banyak gamer sebagai peningkatan kualitas hidup yang signifikan, membuat pengalaman bermain menjadi lebih nyaman dalam jangka waktu yang panjang.
Dunia yang Lebih Terstruktur
Meskipun sama-sama menggunakan dunia yang dihasilkan secara prosedural, Hytale menawarkan sistem zona yang lebih terarah. Setiap wilayah memiliki tema, jenis musuh, dan tingkat kesulitan yang berbeda, yang semuanya terhubung dengan alur cerita pemain.
Ini berarti eksplorasi di Hytale tidak sepenuhnya acak seperti di Minecraft, melainkan memiliki struktur petualangan yang lebih jelas dan terdefinisi.
Pendekatan ini membuat banyak pemain merasa bahwa Hytale lebih berfokus pada pengalaman petualangan dibandingkan dengan survival murni.
Komunitas Modding sebagai Senjata Utama
Salah satu keunggulan terbesar Hytale adalah dukungan modding bawaan yang sangat luas. Bahkan, hanya dalam beberapa minggu setelah early access dimulai, komunitas pemain telah berhasil menciptakan mode permainan yang mirip dengan Call of Duty dan bahkan menjalankan sistem operasi Windows 95 di dalam game.
Fitur creator tools yang terintegrasi inilah yang membuat banyak orang melihat Hytale sebagai platform kreatif yang besar, bukan sekadar game sandbox biasa.
Hytale dan Minecraft Memiliki Arah yang Berbeda
Meskipun terus dibandingkan, banyak pengamat game berpendapat bahwa Hytale dan Minecraft sebenarnya memiliki identitas yang berbeda. Minecraft tetap unggul sebagai game sandbox sederhana yang berfokus pada kebebasan berekspresi dan kreativitas, sementara Hytale mencoba menawarkan pengalaman yang lebih terstruktur, kaya petualangan, dan memiliki elemen RPG yang kuat.





