Italia Incar Pep Guardiola Jadi Pelatih, Terkendala Satu Hal

by -13 Views
Italia Incar Pep Guardiola Jadi Pelatih, Terkendala Satu Hal

KabarDermayu.com – Timnas Italia dikabarkan sedang menjajaki kemungkinan untuk merekrut Pep Guardiola sebagai pelatih baru mereka, menyusul kegagalan tim tersebut dalam lolos ke Piala Dunia 2026. Keputusan ini muncul setelah kepergian Gennaro Gattuso dari kursi kepelatihan.

Proses penunjukan pelatih definitif dijadwalkan akan dilakukan setelah pemilihan presiden FIGC yang rencananya digelar pada 22 Juni 2026. Namun, langkah Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) untuk mendapatkan Guardiola terganjal oleh satu masalah besar: tingginya gaji yang diminta oleh pelatih asal Spanyol tersebut.

Saat ini, posisi pelatih kepala timnas Italia masih diisi oleh Silvio Baldini yang menjabat sebagai pelatih sementara. Baldini akan memimpin tim dalam beberapa pertandingan persahabatan yang dijadwalkan pada musim panas. Di sisi lain, FIGC terus mempertimbangkan sejumlah kandidat potensial untuk mengisi posisi pelatih permanen.

Beberapa nama pelatih lokal yang memiliki reputasi kuat juga masuk dalam daftar terdepan FIGC. Di antaranya adalah Massimiliano Allegri, Roberto Mancini, dan Antonio Conte. Namun, di luar nama-nama tersebut, sosok Pep Guardiola, yang saat ini tengah menukangi klub raksasa Inggris, Manchester City, juga menjadi salah satu nama yang turut diperhitungkan.

Menurut laporan dari media Italia terkemuka, La Gazzetta dello Sport, Pep Guardiola telah memberikan sinyal positif terkait ketertarikannya untuk melatih tim nasional. Meskipun kontraknya dengan Manchester City masih menyisakan satu tahun lagi, masa depan Guardiola di klub tersebut disebut belum sepenuhnya pasti menjelang akhir musim 2025–2026.

Lebih lanjut dilaporkan, apabila Guardiola memutuskan untuk meninggalkan Manchester City, ia tidak memiliki rencana untuk langsung menerima tawaran dari klub lain. Ada kemungkinan ia akan mengambil jeda karier sejenak. Akan tetapi, peluang untuk melatih tim nasional tetap terbuka lebar.

Baca juga di sini: Persija Tanggapi Kabar Dony Tri Diincar Legia Warszawa

Keterkaitan Guardiola dengan sepak bola Italia bukanlah hal baru. Ia memiliki sejarah panjang dengan Italia, termasuk saat ia masih aktif sebagai pemain, di mana ia pernah memperkuat klub AS Roma dan Brescia. Faktor sejarah ini dinilai menjadi salah satu alasan mengapa Guardiola bersedia mempertimbangkan tawaran dari Italia.

Namun, upaya FIGC untuk merealisasikan perekrutan Guardiola menghadapi tantangan finansial yang signifikan. Saat ini, Guardiola dikabarkan menerima gaji sekitar 14 juta euro per musim di Manchester City. Angka ini dinilai sangat sulit untuk dipenuhi oleh FIGC dengan anggaran yang tersedia.

Untuk mengatasi kendala finansial ini, FIGC disebut membutuhkan dukungan kuat dari sponsor. Skema serupa pernah diterapkan saat Antonio Conte menukangi timnas Italia pada periode 2014–2016, di mana sebagian dari gaji Conte ditanggung oleh sponsor.

Dalam beberapa tahun terakhir, gaji yang diterima oleh pelatih timnas Italia berada jauh di bawah angka yang diterima Guardiola. Sebagai perbandingan, Roberto Mancini tercatat menerima sekitar 3 juta euro per tahun. Luciano Spalletti menyusul dengan 2,8 juta euro per tahun, Giampiero Ventura sebesar 1,5 juta euro per tahun, dan Gennaro Gattuso dilaporkan menerima sekitar 800 ribu euro untuk sembilan bulan masa kepelatihannya.

Dukungan terhadap gagasan perekrutan Guardiola juga datang dari salah satu pemain senior Italia, Leonardo Bonucci. Bonucci menilai Guardiola sebagai sosok yang sangat tepat untuk membantu membangun kembali kekuatan timnas Italia. Meskipun demikian, ia mengakui bahwa proses perekrutan pelatih sekaliber Guardiola tentu tidak akan mudah.

Keputusan akhir mengenai siapa yang akan mengisi posisi pelatih kepala timnas Italia akan segera diumumkan setelah pemilihan presiden FIGC selesai dilaksanakan pada akhir Juni 2026.

No More Posts Available.

No more pages to load.