Jona, Berharap Menjadi Simbol Persatuan BPP Hipmi

by -50 Views
Jona, Berharap Menjadi Simbol Persatuan BPP Hipmi

KabarDermayu.com – Ade Jona Prasetyo, salah satu kandidat Ketua Umum Badan Pengurus Pusat (BPP) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi), telah resmi mendapatkan nomor urut 2 dalam ajang kontestasi Musyawarah Nasional (Munas) XVIII Hipmi yang diselenggarakan di Djakarta Theater pada Jumat, 24 April 2026.

Jona menyatakan keyakinannya bahwa angka 2 memiliki makna mendalam, yakni sebagai simbol kerja sama, kemitraan, dan kemampuan diplomasi. Ia optimistis dapat membawa Hipmi menuju persatuan dan menjadi representasi dari semangat kebersamaan organisasi tersebut.

“Nomor 2 ini bukan sekadar angka, melainkan sebuah simbol bahwa kita akan berjalan beriringan. Mari kita bersatu, dengan energi baru untuk Hipmi yang lestari selamanya. Kita akan maju bersama,” tegas Jona dalam sebuah pernyataan tertulisnya pada Jumat, 24 April 2026.

Menurut Jona, kontestasi pemilihan ketua umum ini bukan semata-mata tentang persaingan individu, melainkan sebuah momen krusial untuk memperkuat fondasi organisasi di tingkat nasional. Ia menekankan pentingnya peran setiap Badan Pengurus Daerah (BPD) dari Sabang hingga Merauke dalam membangun Hipmi yang kuat untuk Indonesia.

“Hipmi adalah rumah besar kita semua. Saya ingin memastikan bahwa setiap daerah merasa memiliki, merasa didengar, dan menjadi bagian integral dari perjalanan besar ini,” ungkapnya.

Dalam acara pengundian nomor urut tersebut, Jona tidak hanya didampingi oleh tim suksesnya, tetapi juga oleh sejumlah Ketua Umum BPD Hipmi yang mewakili wilayah dari Sumatera hingga Papua. Tim Jona menilai bahwa angka 2 bukan hanya sekadar identitas dalam pemilihan, melainkan juga dapat dimaknai sebagai lambang diplomasi dan kolaborasi yang efektif.

Baca juga di sini: Dedi Mulyadi Jelaskan Mengapa Gaji 3.823 Honorer di Jabar Tertahan Meski Anggaran Tersedia

Lebih lanjut, nomor 2 juga dianggap sebagai representasi jalan tengah yang mampu merangkul berbagai kelompok dalam organisasi. Hal ini tercermin dari antusiasme ratusan pendukung Jona yang hadir di Djakarta Theater, menciptakan suasana yang hangat dan penuh solidaritas. Teriakan serta yel-yel dukungan yang menggema menjadi bukti nyata dukungan yang terhimpun secara organik dan solid dari berbagai daerah.

Pendekatan kepemimpinan yang inklusif dan berbasis pada kekuatan akar organisasi di daerah menjadi salah satu keunggulan utama Jona. Ia berkomitmen untuk tidak hanya mengedepankan visi nasional, tetapi juga membangun kedekatan emosional dan struktural dengan pengurus di tingkat daerah.

Beberapa pengurus BPD yang turut hadir menyatakan pandangan mereka bahwa Ade Jona Prasetyo memiliki kapasitas untuk menjadi jembatan penghubung antara pengurus pusat dan daerah. Mereka melihat sosoknya mampu menghadirkan gaya kepemimpinan yang bersifat kolaboratif, bukan eksklusif.

Momentum pengundian nomor urut ini sekaligus menjadi penanda penguatan posisi Jona sebagai salah satu kandidat yang didukung secara luas dan solid. Kombinasi antara energi para pendukung, pendekatan komunikasi yang merangkul, serta simbolisme nomor urut 2, semakin mempertegas posisinya sebagai figur pemersatu dalam tubuh Hipmi.

Dalam kesempatan yang terpisah, Ketua Tim Pemenangan Jona, Sona Maesana, menyoroti tingginya integritas yang dimiliki oleh calon ketua umum nomor urut 2 tersebut. Menurut Sona, integritas adalah pondasi esensial bagi sebuah organisasi untuk dapat berjalan secara kredibel, profesional, dan kokoh di mata para anggota serta mitra kerjanya.

“Hipmi harus mampu menjadi organisasi yang responsif terhadap kebutuhan para anggotanya. Setiap program yang dijalankan harus mampu menghasilkan solusi yang konkret, baik dalam hal akses usaha, permodalan, perluasan jejaring, maupun dalam mendorong pertumbuhan bisnis,” ujar Sona Maesana.

No More Posts Available.

No more pages to load.