Kejuaraan Nasional ORADO 2026: Atlet dari 28 Provinsi Berpartisipasi

by -36 Views
Kejuaraan Nasional ORADO 2026: Atlet dari 28 Provinsi Berpartisipasi

KabarDermayu.com – Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Turnamen Olahraga Domino Nasional (ORADO) 2026 telah resmi digelar, menandai perkembangan pesat olahraga domino di Indonesia.

Acara yang berlangsung dari tanggal 24 hingga 26 April 2026 ini dipusatkan di kawasan Megamendung, Jawa Barat, dan menarik kehadiran puluhan atlet domino dari berbagai tingkatan usia, mulai dari senior hingga junior.

Ambisi untuk meraih gelar juara nasional menjadi motivasi utama bagi seluruh kontingen yang hadir. Keikutsertaan atlet dari 28 provinsi menjadi bukti nyata bahwa olahraga domino semakin populer dan diminati di seluruh penjuru negeri.

Provinsi-provinsi yang mengirimkan wakilnya mencakup wilayah luas, mulai dari Bali, Jawa, Sumatera, Kalimantan, hingga Papua. Hal ini menunjukkan daya tarik dan jangkauan olahraga domino yang kian meluas.

Sejak hari pertama penyelenggaraan, suasana di arena turnamen sudah terasa begitu hidup. Para atlet dan ofisial mulai berdatangan sejak pagi untuk mengikuti proses registrasi dan verifikasi peserta.

Baca juga di sini: Pemulihan Ribuan Hektare Sawah untuk Jamin Ketahanan Pangan

Momen ini tidak hanya sekadar formalitas administratif, tetapi juga menjadi ajang awal bagi para kontingen untuk membangun koneksi dan mempererat silaturahmi antarpeserta.

Di satu sisi, suasana terlihat begitu hangat dan penuh keakraban, namun di sisi lain, tensi persaingan untuk menjadi yang terbaik di ajang nasional mulai terasa.

Memasuki malam hari, agenda dilanjutkan dengan digelarnya sesi technical meeting. Pertemuan ini memegang peranan krusial sebagai landasan sebelum kompetisi resmi dimulai.

Dalam forum tersebut, panitia penyelenggara, perangkat pertandingan, serta perwakilan dari setiap tim berkumpul untuk memastikan pemahaman yang sama mengenai seluruh peraturan yang berlaku.

Diskusi yang berlangsung dalam technical meeting berjalan cukup dinamis, termasuk sesi tanya jawab yang interaktif antara panitia dan para perwakilan tim.

Puncak dari pertemuan ini adalah dilakukannya pengundian grup kualifikasi secara terbuka, sebuah langkah yang menunjukkan komitmen panitia terhadap transparansi dalam setiap tahapan penyelenggaraan.

Ketua Umum Pengurus Besar ORADO (PB ORADO), Yooky Tjahrial, menekankan bahwa ajang Kejurnas ini memiliki makna lebih dari sekadar turnamen biasa.

“Kehadiran atlet senior dan junior dari 28 provinsi menunjukkan bahwa olahraga domino terus berkembang secara luas di Indonesia. Ajang ini tidak hanya menjadi ruang kompetisi, tetapi juga sarana untuk memperkuat pembinaan dan menjaring atlet potensial,” ujar Yooky pada Jumat, 24 April 2026.

Senada dengan Yooky, Ketua Harian PB ORADO, Giri Bayu Kusumah, menyoroti pentingnya kesiapan teknis sebagai fondasi utama dalam setiap kompetisi.

Technical meeting menjadi fondasi penting agar seluruh pihak memiliki pemahaman yang sama sebelum kompetisi dimulai. Dengan koordinasi yang matang, kami berharap pertandingan berjalan lancar dan menjunjung tinggi sportivitas,” tegas Giri.

Sementara itu, Ketua Bidang Humas PB ORADO, Henry Kurnia Adhi, yang akrab disapa Jhon LBF, melihat Kejurnas ini dari perspektif yang lebih luas, yakni sebagai simbol kebersamaan lintas generasi.

“Atmosfer yang terbangun sejak hari pertama menunjukkan bahwa domino tidak hanya berkembang sebagai olahraga prestasi, tetapi juga menjadi ruang kebersamaan lintas generasi. Ini menjadi energi positif bagi penguatan ekosistem ORADO ke depan,” pungkasnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.