KabarDermayu.com – Upaya mencetak generasi muda yang mandiri secara ekonomi dan cakap dalam teknologi terus digencarkan oleh berbagai elemen masyarakat di Kabupaten Indramayu, salah satunya melalui inisiatif dari Lakpesdam PCNU Indramayu.
Melalui Program Inklusi yang dijalankannya, Lakpesdam PCNU Indramayu baru saja sukses menggelar kegiatan bertajuk Kelas Inspiratif dan Pertemuan Rutin Forum Anak. Fokus utama dari pelatihan kali ini adalah pembekalan keterampilan digital marketing bagi para remaja yang tergabung dalam Forum Anak.
Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk membekali generasi Z dan Alpha di Indramayu agar tidak hanya menjadi konsumen teknologi, tetapi juga mampu memanfaatkan ekosistem digital untuk pengembangan diri maupun pemberdayaan ekonomi kreatif di masa depan.
Pentingnya Literasi Digital bagi Forum Anak
Dalam era disrupsi saat ini, pemahaman mengenai pemasaran digital atau digital marketing telah menjadi keahlian yang sangat krusial. Lakpesdam PCNU Indramayu menyadari bahwa anak-anak dan remaja memiliki potensi besar untuk menggerakkan roda ekonomi kreatif jika dibekali dengan edukasi yang tepat.
Materi yang disampaikan dalam kelas inspiratif tersebut mencakup berbagai aspek mendasar, mulai dari pengenalan potensi diri, teknik pembuatan konten yang kreatif, hingga strategi promosi produk melalui media sosial. Peserta diajak untuk memahami bagaimana cara membangun personal branding yang positif di dunia maya.
Pembekalan ini tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga menekankan pada aspek etika berinternet. Forum Anak diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang menyebarkan konten-konten edukatif dan inspiratif, sekaligus membentengi diri dari dampak negatif dunia digital.
Program Inklusi sebagai Wadah Pemberdayaan
Program Inklusi yang diusung oleh Lakpesdam PCNU merupakan wujud komitmen organisasi dalam mendukung kebijakan pemerintah terkait pemenuhan hak-hak anak dan perlindungan kelompok rentan. Melalui kolaborasi dengan Forum Anak, Lakpesdam berupaya menciptakan ruang aman bagi remaja untuk berkreasi dan menyuarakan aspirasi mereka.
Pertemuan rutin ini menjadi wadah diskusi yang inklusif, di mana setiap anak diberikan kesempatan yang sama untuk belajar. Berikut adalah beberapa poin penting yang ditekankan dalam pelatihan tersebut:
- Penguasaan teknik pemasaran berbasis media sosial seperti Instagram, TikTok, dan Facebook.
- Pentingnya kreativitas dalam menyusun narasi promosi agar menarik minat audiens.
- Pemahaman mengenai keamanan data pribadi saat beraktivitas di ruang digital.
- Membangun jejaring antar anggota Forum Anak untuk saling mendukung dalam proyek kreatif.
Membangun Kemandirian Ekonomi Masa Depan
“Keterampilan digital marketing bukan sekadar tentang berjualan, melainkan tentang bagaimana anak muda mampu mengomunikasikan ide, gagasan, dan potensi daerahnya ke khalayak yang lebih luas,” ungkap salah satu pengurus dalam sesi diskusi.
Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan para peserta dapat mengimplementasikan ilmu yang didapat untuk membantu UMKM lokal di sekitar tempat tinggal mereka. Hal ini sejalan dengan misi pemberdayaan masyarakat yang diusung oleh PCNU Indramayu, yakni menciptakan dampak sosial yang nyata bagi ekonomi kerakyatan.
Selain memberikan materi teknis, kegiatan ini juga diisi dengan sesi motivasi. Hal ini bertujuan untuk menumbuhkan rasa percaya diri anak-anak agar berani mengambil peran dalam dunia industri kreatif yang kini sangat kompetitif.
Keberlanjutan Program di Masa Mendatang
Langkah Lakpesdam PCNU Indramayu ini diharapkan menjadi pemantik bagi organisasi lain untuk melakukan hal serupa. Mengingat perkembangan teknologi yang begitu cepat, edukasi berkelanjutan sangat diperlukan agar anak-anak di Indramayu tidak tertinggal oleh kemajuan zaman.
Ke depannya, Forum Anak yang telah mendapatkan pelatihan ini diharapkan dapat menjadi mentor bagi rekan-rekan sebaya mereka. Sinergi antara organisasi keagamaan, pemerintah, dan elemen masyarakat seperti Forum Anak terbukti menjadi kunci keberhasilan dalam membangun ekosistem remaja yang produktif.
Kegiatan ini ditutup dengan sesi praktik langsung, di mana para peserta mencoba merancang strategi promosi sederhana untuk sebuah produk lokal. Antusiasme yang tinggi dari para peserta menunjukkan bahwa generasi muda Indramayu memiliki semangat belajar yang luar biasa tinggi jika diberikan fasilitas dan kesempatan yang tepat.
Dengan berakhirnya pertemuan ini, Lakpesdam PCNU Indramayu berkomitmen untuk terus memantau perkembangan para peserta. Pendampingan akan terus dilakukan agar keterampilan yang telah diajarkan dapat berkembang menjadi aksi nyata yang bermanfaat bagi lingkungan sekitar.





