Netanyahu Jelaskan Penundaan Kabar Kanker Prostat, Khawatir Digunakan Iran

by -36 Views
Netanyahu Jelaskan Penundaan Kabar Kanker Prostat, Khawatir Digunakan Iran

KabarDermayu.com – Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mengumumkan bahwa ia telah didiagnosis menderita kanker prostat stadium awal dan telah berhasil menjalani pengobatan.

Pengumuman ini menjadi sorotan publik, terutama mengingat Netanyahu telah mengetahui kondisinya sejak dua bulan sebelum diumumkan. Ia mengungkapkan bahwa penundaan pengumuman tersebut didasari kekhawatiran agar kondisi kesehatannya tidak dimanfaatkan sebagai alat propaganda oleh Iran di tengah situasi perang yang sedang berlangsung.

Dalam sebuah pernyataan yang diunggah melalui platform X, Netanyahu meminta agar laporan kesehatan tahunannya tidak dipublikasikan pada saat genting perang, demi mencegah rezim Iran menyebarkan narasi palsu yang dapat merugikan Israel.

Mengutip laporan dari Washington Post pada Sabtu, 25 April 2026, laporan kesehatan tahunan Netanyahu yang dirilis pada hari Jumat sebelumnya menjelaskan bahwa ia sempat menjalani operasi pada 29 Desember 2024 untuk mengatasi pembesaran prostat. Operasi ini sendiri telah diumumkan secara terbuka kepada publik.

Namun, beberapa bulan setelah operasi tersebut, dalam pemeriksaan lanjutan yang rutin, dokter yang merawat Netanyahu mendeteksi adanya kanker prostat stadium awal. Kabar ini disampaikan oleh Direktur Departemen Onkologi di Hadassah Medical Center, Aron Popovtzer, melalui sebuah video.

Popovtzer menjelaskan bahwa Netanyahu diberikan dua opsi penanganan medis, yaitu pemantauan aktif atau menjalani terapi radiasi. Netanyahu kemudian memilih untuk menjalani terapi radiasi terarah yang telah dilaksanakan sekitar dua setengah bulan yang lalu.

Baca juga di sini: Program Bedah Rumah untuk Warga Sukra Diikuti Antusias

Perlu dicatat bahwa pada 28 Februari sebelumnya, operasi militer gabungan antara Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran telah dimulai.

Netanyahu sendiri menegaskan bahwa saat ini kondisinya sehat dan dalam keadaan fisik yang sangat baik. Ia menyatakan bahwa masalah kesehatan yang dialaminya telah ditangani sepenuhnya.

“Syukurlah, saya sehat, kondisi fisik saya sangat baik; saya sempat mengalami masalah kecil pada prostat yang sudah sepenuhnya ditangani,” ujar Netanyahu.

Ia menambahkan bahwa begitu menerima diagnosis adanya pertumbuhan sel ganas, ia segera mengambil tindakan medis tanpa penundaan.

“Bagi saya, jika ada informasi tentang potensi bahaya, saya ingin segera menanganinya. Ini berlaku dalam skala nasional maupun pribadi. Itulah yang saya lakukan. Saya menjalani terapi terarah yang menghilangkan masalah tersebut tanpa meninggalkan jejak. Saya hanya menjalani beberapa sesi singkat, membaca buku, dan tetap bekerja. Titik itu sudah benar-benar hilang. Syukur kepada Tuhan, saya berhasil melewati ini,” katanya.

No More Posts Available.

No more pages to load.