KabarDermayu.com – Ratusan anggota Ikatan Pencak Silat Indonesia Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Indramayu telah mengikuti kegiatan pembekalan penting menjelang kenaikan tingkat.
Acara yang diselenggarakan di SMP Negeri 2 Lelea, Desa Telagasari, Kecamatan Lelea, pada hari Minggu, 26 April 2026, ini diikuti oleh sekitar 100 peserta.
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 12.30 WIB ini memiliki tujuan mendalam untuk membina mental dan karakter para pesilat sebelum mereka melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi dalam perguruan.
Pembekalan ini tidak hanya berfokus pada peningkatan kemampuan teknis dalam pencak silat, tetapi juga menanamkan nilai-nilai fundamental seperti kedisiplinan, rasa tanggung jawab, serta etika yang baik.
Acara tersebut dihadiri oleh tokoh penting PSHT Cabang Indramayu, yaitu Ketua Cabang Priyanto. Selain itu, hadir pula perwakilan dari Koramil 1612/Lelea, Subagja, didampingi satu personel lainnya, menunjukkan adanya dukungan dari unsur TNI.
Baca juga di sini: Banten Akan Bebaskan Pajak Kendaraan Listrik
Panitia dan tim penguji yang terlibat dalam kegiatan ini berjumlah sekitar 50 orang, memastikan kelancaran dan efektivitas proses pembekalan.
Para peserta menerima materi yang komprehensif sebagai persiapan krusial menghadapi tahapan kenaikan tingkat. Materi yang disajikan mencakup aspek pembinaan mental, penguatan ikatan persaudaraan antar anggota, serta pemahaman mendalam mengenai peran dan tanggung jawab pesilat dalam kehidupan bermasyarakat.
Ketua PSHT Cabang Indramayu, Priyanto, menegaskan bahwa pembekalan ini merupakan pilar penting dalam upaya membentuk karakter pesilat yang unggul. Pesilat diharapkan tidak hanya memiliki ketangguhan fisik, tetapi juga dibekali dengan integritas dan moralitas yang luhur.
“Seorang pesilat dituntut untuk tidak hanya memiliki kekuatan fisik yang mumpuni, tetapi juga harus menunjukkan sikap yang baik, disiplin tinggi, serta mampu menjadi teladan di tengah-tengah masyarakat,” ujar Priyanto dalam sambutannya.
Kehadiran perwakilan dari Koramil dalam acara ini menjadi simbol nyata dukungan pemerintah, khususnya melalui aparat TNI, terhadap upaya pembinaan generasi muda. Dukungan ini disalurkan melalui jalur olahraga bela diri pencak silat.
Perwakilan dari Koramil secara khusus menekankan urgensi untuk senantiasa menjaga nilai-nilai kebangsaan yang luhur. Selain itu, ditekankan pula pentingnya menjunjung tinggi semangat persaudaraan dalam setiap aspek kegiatan yang dilakukan oleh para pesilat.
Kegiatan pembekalan ini juga menjadi momentum berharga untuk mempererat tali silaturahmi dan sinergi antara organisasi pencak silat PSHT dengan aparat kewilayahan. Hal ini sekaligus menjadi jaminan bahwa seluruh aktivitas pembinaan berjalan dengan tertib, aman, dan kondusif.
Selama seluruh rangkaian acara berlangsung, suasana di lokasi kegiatan terpantau sangat aman dan tertib. Para peserta menunjukkan tingkat kedisiplinan dan antusiasme yang tinggi dalam mengikuti setiap sesi pembekalan yang diberikan.
Melalui program pembekalan ini, diharapkan para anggota PSHT dapat tumbuh menjadi generasi muda yang tidak hanya berprestasi di ranah olahraga pencak silat, tetapi juga mampu memberikan kontribusi positif yang signifikan dalam menjaga ketertiban, keamanan, dan keharmonisan di lingkungan masyarakat luas.
Pembekalan ini menjadi salah satu tahapan fundamental dalam perjalanan karir seorang pesilat. Selain persiapan teknis, kegiatan ini juga bertujuan untuk memperkuat dan melestarikan nilai-nilai luhur pencak silat, yang merupakan warisan budaya bangsa yang tak ternilai harganya.






