Rey Mbayang Mengidap Psoriasis Autoimun, Penampilannya Berubah Drastis!

by -11 Views
Rey Mbayang Mengidap Psoriasis Autoimun, Penampilannya Berubah Drastis!

KabarDermayu.com – Aktor muda Rey Mbayang baru-baru ini mengejutkan publik dengan penampilan barunya yang tampil dengan kepala plontos. Perubahan drastis ini ternyata bukan tanpa alasan, melainkan berkaitan erat dengan kondisi kesehatan yang tengah dihadapinya.

Melalui unggahan di media sosial pribadinya, suami dari Dinda Hauw ini mengungkapkan bahwa dirinya sedang berjuang melawan penyakit autoimun jenis psoriasis. Kabar ini sontak menjadi perbincangan hangat di kalangan penggemar dan masyarakat luas.

Dalam keterangan di Instagram Story miliknya, Rey Mbayang secara blak-blakan menyatakan, “Jadi Alasan botakin kepala karena punya sakit ‘Autoimmune’ psoriasis.” Pernyataan ini, yang dikutip pada Sabtu, 25 April 2026, memberikan penjelasan atas penampilan barunya yang mencuri perhatian.

Penyakit psoriasis ini rupanya memberikan dampak yang cukup signifikan pada tubuh Rey. Ia mengaku dalam beberapa bulan terakhir, mulai merasakan gejala yang mengganggu. Gejala tersebut meliputi rasa nyeri pada tulang dan kerontokan rambut yang cukup parah.

Rey Mbayang menjelaskan lebih lanjut, “Empat Bulan terakhir, gue mulai ngerasain efek nggak enak di tulang juga dan masuk fase rontok parah.” Pengakuan ini menunjukkan betapa kondisi kesehatannya memengaruhi aktivitas dan kenyamanan sehari-harinya.

Baca juga di sini: Persib Ditahan Imbang Arema, Bojan Hodak Keluhkan Kualitas Lapangan GBLA

Sebagai seorang aktor yang dikenal luas, terutama setelah membintangi film “Cinta Subuh,” Rey Mbayang telah berusaha mencari berbagai solusi untuk mengatasi kerontokan rambut yang dialaminya. Bahkan, ia sempat mempertimbangkan opsi prosedur transplantasi rambut sebagai cara untuk mengembalikan ketebalan rambutnya dalam jangka panjang.

Namun, sebelum melangkah lebih jauh ke prosedur tersebut, Rey memutuskan untuk memprioritaskan pemulihan kondisi kesehatannya secara keseluruhan. Baginya, kesehatan adalah hal utama yang perlu ditangani terlebih dahulu.

Sebagai bagian dari upaya pengobatan dan juga untuk mengurangi beban pikiran yang semakin menumpuk, Rey Mbayang akhirnya mengambil keputusan drastis untuk mencukur habis rambutnya. Langkah ini diambil demi kemudahan dalam proses pengobatan dan juga untuk menyederhanakan penampilannya.

“Gue memutuskan buat botak biar lebih mudah buat ngobatinnya, dan biar lebih simple aja, ga makin stress mikirin rambut,” ungkapnya. Keputusan ini mencerminkan upaya Rey untuk berdamai dengan kondisinya dan mencari cara yang paling efektif untuk mengatasinya.

Di tengah perjuangannya melawan penyakit autoimun, Rey Mbayang juga harus menghadapi komentar-komentar dari netizen yang dinilainya kurang bijak. Ia mengaku merasa cukup terganggu dengan adanya perbandingan yang dibuat oleh sebagian netizen terkait penampilan barunya yang botak.

Meskipun Rey berusaha untuk bersikap santai dan tidak terlalu ambil pusing, ia tetap merasa tidak nyaman. Kekhawatiran utamanya adalah agar komentar-komentar tersebut tidak secara tidak sengaja menyinggung pihak lain yang mungkin juga sedang berjuang dengan kondisi serupa.

Oleh karena itu, Rey Mbayang menyampaikan pesannya kepada publik, “Jadi tolong be nice yaaa, jangan terlalu dianggap punya andil buat ngomentarin hidup orang lain.” Pesan ini menekankan pentingnya menjaga etika dan empati dalam berinteraksi di dunia maya.

Melalui pengalaman pribadinya ini, Rey Mbayang turut mengingatkan pentingnya menjaga sikap dan menunjukkan empati saat berinteraksi di ruang digital. Ia berharap masyarakat dapat lebih bijak dalam memberikan komentar dan memberikan ruang bagi setiap individu untuk menjalani proses hidup mereka tanpa adanya tekanan atau penghakiman yang tidak perlu.

Sebagai informasi tambahan, psoriasis sendiri merupakan salah satu jenis penyakit autoimun yang secara spesifik ditandai dengan peradangan pada kulit. Kondisi ini seringkali menyebabkan kulit menjadi bersisik, menebal, terasa sangat gatal, hingga mudah mengelupas.

Area tubuh yang paling sering terdampak oleh psoriasis meliputi bagian siku, lutut, punggung bagian bawah, serta area kulit kepala. Mengenali gejala dan karakteristik penyakit ini penting untuk memberikan pemahaman yang lebih baik kepada masyarakat mengenai kondisi yang dihadapi oleh Rey Mbayang.

No More Posts Available.

No more pages to load.