Ruang Guru SDN 2 Tugu Ambruk: DEMA IAI PDK Desak Audit Dinas

oleh -2 Dilihat
Ruang Guru SDN 2 Tugu Ambruk: DEMA IAI PDK Desak Audit Dinas

KabarDermayu.com – Insiden ambruknya ruang guru di UPTD SDN 2 Tugu yang berlokasi di Desa Tugu, Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu, kini memicu reaksi keras dari berbagai elemen masyarakat. Peristiwa yang mengancam keselamatan tenaga pendidik dan siswa ini dianggap sebagai alarm peringatan serius terkait kondisi infrastruktur pendidikan di wilayah Indramayu.

Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Institut Agama Islam (IAI) Pangeran Dharma Kusuma (PDK) Segeran menjadi pihak terdepan yang menuntut adanya transparansi atas musibah tersebut. Mereka mendesak agar segera dilakukan investigasi mendalam untuk mengungkap penyebab utama kegagalan struktur bangunan yang terjadi.

Desakan Audit Menyeluruh Terhadap Infrastruktur Sekolah

Pihak DEMA IAI PDK menilai bahwa ambruknya atap atau ruang guru bukanlah sebuah kebetulan semata. Ada kekhawatiran kuat bahwa hal ini berkaitan erat dengan kualitas pengerjaan proyek rehabilitasi sekolah yang mungkin tidak sesuai dengan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan dalam kontrak kerja.

Oleh karena itu, organisasi mahasiswa ini secara tegas mendorong Pemerintah Kabupaten Indramayu, khususnya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, untuk segera melakukan audit konstruksi secara menyeluruh. Audit ini tidak hanya ditujukan untuk SDN 2 Tugu saja, melainkan mencakup seluruh fasilitas pendidikan yang baru saja mendapatkan alokasi anggaran perbaikan.

“Kami meminta Dinas Pendidikan tidak hanya fokus pada perbaikan fisik setelah kejadian, tetapi harus berani melakukan klarifikasi terbuka terkait siapa kontraktor yang bertanggung jawab dan bagaimana proses pengawasan selama pengerjaan berlangsung,” ungkap perwakilan DEMA IAI PDK dalam pernyataannya.

Klarifikasi Dinas Pendidikan Sangat Dinantikan

Hingga saat ini, publik masih menanti jawaban resmi mengenai kronologi pemeliharaan gedung di SDN 2 Tugu. Masyarakat luas, khususnya para orang tua siswa, merasa resah karena sekolah seharusnya menjadi tempat paling aman bagi anak-anak untuk menuntut ilmu.

Ketidakjelasan mengenai standar keamanan bangunan sekolah seringkali menjadi isu klasik. DEMA IAI PDK menekankan bahwa Dinas Pendidikan harus bersikap kooperatif dalam memberikan data terkait:

  • Riwayat rehabilitasi atau renovasi gedung SDN 2 Tugu dalam kurun waktu lima tahun terakhir.
  • Nama pihak ketiga atau kontraktor yang memenangkan tender perbaikan sekolah tersebut.
  • Laporan pengawasan berkala yang seharusnya dilakukan oleh tim teknis dinas terkait kondisi bangunan sebelum dinyatakan ambruk.

Pentingnya Pengawasan Publik dalam Proyek Pemerintah

Kejadian di Desa Tugu ini menjadi cerminan betapa krusialnya peran pengawasan dari masyarakat dan elemen mahasiswa terhadap pembangunan fasilitas publik. Jika sebuah bangunan sekolah yang seharusnya memiliki standar ketahanan tinggi justru ambruk tanpa adanya bencana alam ekstrem, maka patut diduga adanya indikasi kelalaian atau praktik yang tidak sesuai aturan.

DEMA IAI PDK menegaskan bahwa mereka akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas. Mereka tidak ingin insiden serupa terulang kembali di masa depan yang berisiko menelan korban jiwa, baik dari kalangan guru maupun peserta didik.

Tanggung Jawab Moral dan Hukum

Dalam konteks pembangunan daerah, infrastruktur pendidikan adalah aset strategis. Kerusakan dini pada bangunan sekolah menunjukkan lemahnya sistem kontrol kualitas (quality control) di tingkat lapangan. Selain audit teknis, pihak mahasiswa juga mendorong adanya evaluasi terhadap sistem tender dan penunjukan kontraktor di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Indramayu.

“Pendidikan adalah investasi masa depan daerah. Membiarkan bangunan sekolah dalam kondisi yang tidak layak dan membahayakan adalah bentuk pengabaian terhadap hak dasar siswa untuk mendapatkan lingkungan belajar yang aman dan nyaman,” tambah pihak DEMA IAI PDK.

Ke depannya, masyarakat Indramayu berharap agar pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret. Selain melakukan renovasi darurat agar kegiatan belajar mengajar tidak terganggu, langkah hukum atau sanksi tegas harus diberikan jika ditemukan adanya unsur kesengajaan atau kelalaian dalam pengerjaan proyek yang berujung pada ambruknya ruang guru tersebut.

KabarDermayu.com akan terus memantau perkembangan terkait hasil audit dan klarifikasi dari pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Indramayu mengenai insiden ini. Transparansi adalah kunci agar kepercayaan publik terhadap pengelolaan sarana pendidikan di Indramayu tetap terjaga dengan baik.