Strategi Citilink Dorong Produk Lokal Go Global di Inflight Shop

oleh -5 Dilihat
Strategi Citilink Dorong Produk Lokal Go Global di Inflight Shop

KabarDermayu.com – Citilink Indonesia kembali menegaskan perannya sebagai jembatan bagi produk lokal untuk menembus pasar internasional. Melalui program Inflight Shop yang terintegrasi dalam layanan penerbangannya, maskapai ini berhasil membuktikan bahwa jenama asli Indonesia memiliki daya tawar tinggi di hadapan penumpang domestik maupun mancanegara.

Salah satu bukti nyata dari keberhasilan Strategi ini adalah performa gemilang Kalvent Fragrance. Jenama wewangian lokal tersebut sukses mencatatkan diri sebagai produk terlaris dalam katalog belanja di pesawat. Pencapaian ini tidak hanya menjadi prestasi bagi perusahaan, tetapi juga simbol kebangkitan produk ekonomi kreatif Tanah Air di ketinggian 35.000 kaki.

Meracik Identitas Budaya dalam Wewangian

Di balik kesuksesan Kalvent Fragrance, terdapat visi yang kuat dari PT Cahaya Harum Semesta. Nani Suryana Damanik, Direktur Utama perusahaan tersebut, mengungkapkan bahwa produk mereka bukan sekadar parfum, melainkan medium untuk memperkenalkan kekayaan Nusantara melalui pengalaman olfaktori atau indra penciuman.

“Setiap varian dirancang secara struktural untuk membangkitkan memori, sekaligus menghadirkan nuansa eksotis yang khas. Kami percaya bahwa narasi budaya dan kekayaan alam adalah sumber inspirasi tanpa batas yang memiliki daya pikat universal,” ujar Nani dalam keterangannya, Minggu (9/8/2026).

Strategi ini terbukti efektif dengan peluncuran beberapa varian unggulan yang memiliki kedekatan emosional dengan budaya Indonesia. Varian “A Le Mina”, misalnya, mengambil inspirasi dari bahasa Suku Karo di Sumatera Utara yang bermakna “membuat segala hal menjadi baik”. Produk ini memadukan aroma elegan dari bunga melati dan sedap malam (tuberose).

Selain itu, terdapat varian “Jilenna” yang berarti “cantik” dalam bahasa Karo. Nama tersebut dipilih untuk merepresentasikan standar kecantikan yang dipadukan dengan kesegaran bunga-bunga tropis khas Indonesia. Kombinasi antara filosofi budaya dan standar kualitas premium inilah yang menjadi magnet bagi para pelancong.

Standarisasi Global untuk Produk Lokal

Keberhasilan Kalvent Fragrance di Inflight Shop Citilink menjadi studi kasus penting bagi pelaku UMKM dan industri kreatif Indonesia. Nani menekankan bahwa produk lokal mampu bersaing di level internasional asalkan memenuhi tiga pilar utama: inovasi, kualitas, dan identitas budaya yang kuat.

Tren pertumbuhan penjualan yang masif ini didorong oleh antusiasme penumpang yang mendambakan memorabilia eksklusif dengan standar internasional. Bagi Citilink, kolaborasi ini bukan sekadar aktivitas komersial, melainkan bagian dari komitmen maskapai dalam mendukung ekosistem produk lokal agar mampu go global.

Langkah strategis ini sekaligus menjadi momentum bagi jenama-jenama lokal lainnya untuk terus meningkatkan kualitas. Dengan dukungan platform ritel yang tepat, produk yang berakar pada kekayaan lokal terbukti mampu bertransformasi menjadi komoditas premium yang diminati pasar global.

Pencapaian ini sekaligus menetapkan tolak ukur baru bagi industri kreatif untuk terus melahirkan karya-karya revolusioner yang siap bersinar di panggung dunia. Dengan terus mengedepankan kualitas dan narasi budaya, produk Indonesia diharapkan tidak hanya sekadar melintas di udara, tetapi juga menetap di hati konsumen global.