Strategi Pertamina Patra Niaga Sumbagut Jaga Stok BBM di Aceh, Riau, Kepri

oleh -5 Dilihat
Strategi Pertamina Patra Niaga Sumbagut Jaga Stok BBM di Aceh, Riau, Kepri

KabarDermayu.com – PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) mengambil langkah strategis untuk memastikan stabilitas pasokan energi di wilayah Aceh, Riau, dan Kepulauan Riau (Kepri). Langkah ini dilakukan melalui penguatan sistem monitoring operasional secara berkelanjutan guna mengantisipasi dinamika kebutuhan BBM di lapangan.

Dalam menjalankan tugasnya sebagai sub-holding commercial & trading Pertamina, Regional Sumbagut berkomitmen untuk menjaga keandalan distribusi dari terminal BBM hingga ke titik penyaluran akhir. Hal ini dilakukan demi menjamin ketersediaan energi bagi masyarakat tetap berjalan normal tanpa kendala berarti.

Fahrougi Andriani Sumampouw, selaku Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, menyatakan bahwa pengawasan ketat dilakukan secara menyeluruh. Strategi ini dirancang agar setiap perubahan operasional dapat direspons dengan cepat dan tepat, sehingga pelayanan di SPBU tetap optimal.

“Kami terus memperkuat monitoring di seluruh wilayah operasional Regional Sumbagut. Upaya ini tidak hanya difokuskan pada wilayah yang sebelumnya mengalami peningkatan kebutuhan maupun penyesuaian distribusi, tetapi juga di seluruh area layanan agar keandalan pasokan BBM tetap terjaga,” ujar Fahrougi dalam keterangan resminya pada Senin, 20 Juli 2026.

Strategi Khusus per Wilayah

Pertamina menerapkan pendekatan yang berbeda-beda sesuai dengan karakteristik geografis dan kebutuhan di masing-masing provinsi:

  • Provinsi Aceh: Pengoptimalan dilakukan pada Integrated Terminal Lhokseumawe dan Fuel Terminal Krueng Raya. Jam layanan operasional terminal ditingkatkan signifikan dari 8 jam menjadi 14 jam per hari, bahkan tetap beroperasi pada hari Minggu. Selain itu, frekuensi pengiriman mobil tangki ditambah hingga 65 persen untuk mempercepat suplai.
  • Provinsi Riau: Fokus utama terletak pada pemantauan berkala jalur logistik krusial, terutama Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum). Jalur ini menjadi urat nadi utama pendistribusian BBM menuju Fuel Terminal dan berbagai SPBU di wilayah Riau.
  • Provinsi Kepulauan Riau: Mengingat kondisi geografisnya yang berupa wilayah kepulauan, Pertamina memastikan stok BBM tetap aman dengan monitoring berkesinambungan untuk menjaga kelancaran distribusi ke seluruh SPBU setempat.

Sinergi Lintas Sektor sebagai Kunci Utama

Keberhasilan distribusi BBM tidak hanya bergantung pada internal Pertamina saja. Fahrougi menekankan pentingnya koordinasi intensif dengan berbagai pihak eksternal. Sinergi ini melibatkan pemerintah daerah, aparat keamanan, hingga Hiswana Migas (Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi).

Langkah kolaboratif ini bertujuan untuk menciptakan ekosistem distribusi yang aman dan berkelanjutan. Dengan adanya pengawasan bersama, diharapkan potensi kendala di lapangan dapat segera dimitigasi. Pertamina berkomitmen untuk terus melakukan evaluasi berkala agar masyarakat tidak perlu khawatir mengenai ketersediaan energi di wilayah Sumatera Bagian Utara.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya responsif Pertamina dalam menjaga stabilitas nasional, sejalan dengan peran krusial sektor energi dalam menggerakkan roda ekonomi daerah. Dengan sistem distribusi yang lebih fleksibel dan responsif, Pertamina optimis kebutuhan masyarakat di Aceh, Riau, dan Kepri akan terus terpenuhi dengan baik.