The Hawks Putih Juara Kejurkot Tangsel U-14

by -8 Views
The Hawks Putih Juara Kejurkot Tangsel U-14

KabarDermayu.com – Tim basket kategori U-14, The Hawks Putih, berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan keluar sebagai juara dalam Kejuaraan Kota (Kejurkot) Bola Basket Tangerang Selatan (Tangsel) tahun 2026. Kemenangan ini diraih setelah mereka mengungguli Tangsel Thunder A U-14 dalam pertandingan final yang sengit.

Dalam laga yang digelar di Respect Arena, The Hawks Putih menunjukkan performa yang sangat dominan. Mereka berhasil mengalahkan lawannya dengan skor telak 71-44, menunjukkan keunggulan 27 poin dan mengendalikan jalannya pertandingan dari awal hingga akhir.

Salah satu pemain yang menonjol dalam pertandingan tersebut adalah Izzat Wardana Muzella, yang mengenakan nomor punggung 72. Ia menampilkan permainan luar biasa dengan mencatatkan double-double, yaitu 10 poin dan 10 rebound. Selain itu, ia juga berhasil mengumpulkan 6 steal. Statistiknya semakin impresif dengan nilai EFF 19 dan +/- 29, yang menegaskan kontribusi signifikannya di lapangan.

Dominasi The Hawks Putih tidak hanya terlihat di kategori U-14 putra. Sepanjang turnamen yang diselenggarakan mulai tanggal 1 hingga 19 April 2026 ini, tim tersebut juga berhasil menyapu bersih gelar juara di beberapa kategori lainnya. Mereka menjadi juara di sektor putra untuk kategori U-16 dan U-18. Tak hanya itu, The Hawks Putih juga menambah dua gelar juara di sektor putri, yaitu U-16 dan U-18. Sementara itu, gelar juara untuk kategori putri U-14 diraih oleh tim Senusa.

Baca juga di sini: Kabar Gembira dari Bos Ducati Mengenai Marc Marquez

Acara penutupan Kejurkot Basket Tangsel 2026 ini dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Tangerang Selatan, Mukroni. Dalam sambutannya, ia menekankan betapa pentingnya pembinaan atlet sejak usia dini. Menurutnya, hal tersebut merupakan fondasi utama dalam upaya mencetak atlet-atlet berprestasi di masa depan.

“Melalui Kejurkot ini, kami berharap lahir atlet-atlet potensial yang mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi, baik regional maupun nasional,” ujar Mukroni. Ia menambahkan bahwa ajang ini menjadi wadah penting untuk mengidentifikasi dan mengembangkan bakat-bakat muda.

Kejurkot Basket 2026 tidak hanya dipandang sebagai sebuah turnamen biasa, melainkan sebagai momen krusial dalam membangun ekosistem olahraga di daerah. Ajang ini menjadi platform yang sangat berharga untuk membentuk mental bertanding para atlet muda, menanamkan nilai-nilai sportivitas, serta memperkuat sinergi dan kolaborasi antara pihak pemerintah daerah dan komunitas basket yang ada.

Ketua Umum Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Tangsel, Mohammad Hisyam Diah, turut menegaskan peran strategis Kejurkot kali ini. Ia menjelaskan bahwa selain menjadi kompetisi rutin, turnamen ini juga berfungsi sebagai ajang seleksi penting untuk mempersiapkan atlet menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Banten 2026 dan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda).

“Hasil dari Kejurkot ini akan kami gunakan untuk menyusun kerangka tim. Ini adalah tolok ukur kesiapan atlet sebelum berlaga di level yang lebih tinggi,” ungkap Hisyam. Ia menambahkan bahwa evaluasi mendalam akan dilakukan berdasarkan performa para atlet selama turnamen.

Lebih lanjut, Hisyam juga mengamati adanya perubahan yang cukup signifikan dalam peta persaingan di dunia basket Tangsel. Ia melihat bahwa klub-klub yang sebelumnya mungkin kurang diperhitungkan, kini mulai mampu memberikan tantangan serius kepada tim-tim besar yang sudah mapan.

“Ini menandakan pembinaan kita sudah mulai merata. Persaingan semakin sehat dan kualitas teknis atlet meningkat secara signifikan,” tuturnya dengan nada optimis. Perubahan ini dinilai sebagai indikator positif dari kemajuan pembinaan basket di wilayah tersebut.

Menyongsong Porprov Banten 2026, Perbasi Tangsel telah menetapkan target yang ambisius. Mereka bertekad untuk dapat menyapu bersih keempat medali emas yang tersedia, baik dari nomor 5×5 maupun 3×3, untuk kategori putra maupun putri. Optimisme ini didukung oleh program pemusatan latihan yang telah berjalan secara intensif, dengan mengandalkan kekuatan penuh dari atlet-atlet asli daerah.

No More Posts Available.

No more pages to load.