Trump Tak Gentar Hadapi Iran Pasca Teror Penembakan

by -9 Views
Trump Tak Gentar Hadapi Iran Pasca Teror Penembakan

KabarDermayu.com – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyatakan bahwa insiden penembakan yang terjadi saat acara makan malam White House Correspondents’ Association tidak akan membuatnya gentar dalam menghadapi Iran.

Meskipun demikian, Trump juga mengungkapkan bahwa dirinya tidak yakin insiden tersebut memiliki kaitan langsung dengan konflik yang sedang berlangsung antara Amerika Serikat dan Iran.

“Ini tidak akan menghentikan saya untuk memenangkan perang di Iran. Saya tidak tahu apakah ada hubungannya dengan itu, tapi dari yang kita ketahui, saya rasa tidak,” ujar Trump kepada para wartawan dalam sebuah konferensi pers di Gedung Putih, sebagaimana dikutip dari TRT World pada Minggu, 26 April 2026.

Sebelumnya, Trump sempat menyatakan ketidakpastiannya mengenai kemungkinan adanya keterkaitan antara kejadian penembakan tersebut dengan situasi perang di Iran.

Ia juga menambahkan bahwa pihak berwenang sedang mendalami motif pelaku, yang digambarkan oleh Trump sebagai seorang pelaku tunggal.

Pelaku aksi penembakan tersebut, yang diketahui bernama Cole Tomas Allen berusia 31 tahun, kini telah berhasil diamankan oleh pihak keamanan.

Menurut keterangan jaksa federal, Allen dijadwalkan untuk menjalani sidang pembacaan dakwaan di ibu kota Amerika Serikat pada hari Senin.

Tersangka sempat terlibat dalam baku tembak dengan agen Secret Service, namun ia dilaporkan tidak mengalami luka tembak.

Ia dijadwalkan untuk menghadap hakim distrik Amerika Serikat pada hari Senin.

Jaksa Amerika Serikat, Jeanine Piro, menyatakan bahwa tersangka akan didakwa dengan pasal penggunaan senjata api dalam tindak kejahatan kekerasan, serta penyerangan terhadap petugas federal dengan menggunakan senjata berbahaya.

Dalam pernyataan resminya, Trump menceritakan kembali momen-momen ketika dirinya dievakuasi dari ballroom menuju lokasi aman di Washington Hilton setelah suara tembakan terdengar.

“Saya benar-benar kaget saat hal seperti ini terjadi. Ini pernah saya alami sedikit sebelumnya, dan rasanya tidak pernah berubah,” kata Trump.

Ia melanjutkan, “Saat itu kami duduk berdampingan, Ibu Negara Melania Trump di sebelah kanan saya, lalu saya mendengar suara… saya kira itu nampan jatuh, suaranya cukup keras dan datang dari agak jauh.”

“Pelaku bahkan belum mencapai area kami. Mereka benar-benar menghentikannya… tapi ternyata itu suara tembakan,” tambahnya.

Trump menjelaskan bahwa beberapa orang langsung menyadari apa yang terjadi, sementara sebagian lainnya tidak.

“Saya melihat situasinya. Melania sangat cepat menyadari, saya rasa dia langsung tahu apa yang terjadi,” ujar Trump.

“Dia bilang, ‘Itu suara yang buruk.’ Lalu kami langsung dievakuasi. Semuanya berlangsung sangat cepat… hanya dalam hitungan detik kami sudah keluar dari ruangan,” kenangnya.

Presiden Trump, Ibu Negara Melania Trump, serta sejumlah anggota kabinet berhasil dievakuasi dari hotel Washington Hilton saat situasi darurat tersebut berlangsung.

Juru bicara Secret Service mengonfirmasi bahwa insiden itu terjadi di area magnetometer utama hotel tersebut.

Baca juga di sini: Pembekalan Ratusan Peserta PSHT di Indramayu: Koramil Tekankan Disiplin dan Karakter

Dilaporkan tidak ada pejabat pemerintahan maupun jurnalis yang hadir yang mengalami luka-luka akibat insiden tersebut.

No More Posts Available.

No more pages to load.