Kospi Pecahkan Rekor, Nilai Pasar Korea Capai Rp70.704 Triliun

by -4 Views
Kospi Pecahkan Rekor, Nilai Pasar Korea Capai Rp70.704 Triliun

KabarDermayu.com – Pasar modal Korea Selatan mencatatkan sejarah baru dengan Indeks KOSPI yang melonjak ke rekor tertinggi, mengantarkan valuasi total pasar saham negara tersebut menembus angka 6.000 triliun won untuk pertama kalinya.

Berdasarkan data dari Korea Exchange yang dirilis oleh The Korea Herald, kapitalisasi pasar gabungan bursa domestik mencapai 6.031,97 triliun won. Angka ini setara dengan sekitar US$4,1 triliun, atau diperkirakan mencapai Rp 70.704 triliun jika menggunakan kurs Rp 17.250 per dolar AS.

Kontribusi terbesar terhadap rekor valuasi ini datang dari indeks KOSPI, yang menyumbang 5.354,36 triliun won. Diikuti oleh indeks KOSDAQ dengan 673,97 triliun won, dan indeks KONEX yang mencatatkan 3,64 triliun won.

Lonjakan pasar ini sejalan dengan kenaikan berkelanjutan pada indeks KOSPI yang terus menembus level psikologis baru. Indeks ini dibuka lebih tinggi dan mencapai rekor intraday di angka 6.603,01. Ini menandai pertama kalinya indeks KOSPI melampaui level 6.600.

Sementara itu, indeks KOSDAQ juga mencatatkan penguatan signifikan, melampaui 1 persen. Pergerakan ini melanjutkan tren positif yang telah berlangsung sebelumnya, bahkan melampaui level 1.200 yang terakhir kali tercapai 25 tahun lalu.

Penguatan pasar saham Korea Selatan ini didorong oleh saham-saham berkapitalisasi besar. Hingga pukul 10.35 waktu setempat, saham Samsung Electronics tercatat naik 1,25 persen menjadi 222.250 won. Sementara itu, saham SK Hynix mengalami lonjakan tajam sebesar 5,32 persen, mencapai 1.287.000 won, yang sekaligus mencetak rekor tertinggi sepanjang masa (all-time high/ATH).

Kinerja impresif ini sebagian besar dipicu oleh sentimen positif yang menyelimuti sektor teknologi, terutama di bidang semikonduktor dan kecerdasan buatan (AI). Kedua sektor ini memang tengah menjadi motor penggerak utama pasar global saat ini.

Di tengah performa gemilang bursa saham Korea Selatan, pergerakan pasar di kawasan Asia lainnya menunjukkan tren yang beragam. Indeks saham Taiwan tercatat menguat 1,73 persen, dan indeks Nikkei 225 Jepang naik 1,18 persen, sejalan dengan penguatan sektor teknologi.

Baca juga di sini: Peran Kakak Asuh Koperasi Desa Diperkuat Melalui Dukungan LPDB

Di Indonesia, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) juga dibuka menguat 21 poin atau 0,31 persen pada level 7.128 dalam perdagangan Selasa, 28 April 2026. Namun, di sisi lain, indeks Hang Seng Hong Kong dan Straits Times Index Singapura masing-masing mengalami pelemahan sebesar 0,25 persen dan 0,57 persen.