Clara Shinta Akui Hidup Lebih Tenang Pasca Berpisah Rumah dengan Suami yang Kepergok VCS

oleh -6 Dilihat
Clara Shinta Akui Hidup Lebih Tenang Pasca Berpisah Rumah dengan Suami yang Kepergok VCS

KabarDermayu.com – Selebgram Clara Shinta kini mengaku merasa lebih tenang setelah memutuskan untuk berpisah rumah dengan suaminya, Muhammad Alexander Assad. Keputusan ini diambil menyusul dugaan perselingkuhan yang dilakukan oleh sang suami.

Konflik rumah tangga Clara Shinta dan Muhammad Alexander Assad menjadi sorotan publik belakangan ini. Permasalahan ini tidak hanya menyangkut isu perselingkuhan, tetapi juga dampak emosional yang dialami Clara Shinta.

Pemicu utama keretakan rumah tangga mereka adalah ketika Clara Shinta memergoki suaminya melakukan dugaan tindakan tidak pantas bersama perempuan lain bernama Tri Indah Ramadhani. Peristiwa tersebut terjadi saat mereka berada di Bangkok pada 8 April 2026.

Sejak kejadian itu mencuat, hubungan Clara Shinta dan suaminya semakin memburuk. Akhirnya, kondisi ini berujung pada proses perceraian yang kini sedang berjalan di Pengadilan Agama Jakarta Selatan.

Dalam menghadapi situasi yang penuh tekanan ini, Clara Shinta mengambil langkah tegas demi menjaga kondisinya. Ia memutuskan untuk tidak lagi tinggal satu rumah dengan suaminya.

Selain itu, komunikasi antara keduanya kini sangat dibatasi. Komunikasi hanya dilakukan melalui perantara kuasa hukum masing-masing pihak.

“Sudah tidak serumah lagi. Kalau komunikasi masih melalui Pak Sunan (kuasa hukum),” ujar Clara Shinta saat ditemui di Komnas Perempuan, Jakarta Pusat, pada Senin, 4 Mei 2026.

Clara Shinta menjelaskan bahwa pembatasan komunikasi ini dilakukan untuk menjaga kestabilan emosinya. Ia khawatir jika berkomunikasi langsung, justru akan menimbulkan perdebatan yang tidak berujung.

“Biar lebih stabil sih. Soalnya kalau kita komunikasi langsung, takutnya malah jadi cekcok dan permasalahannya bakal muter-muter di situ terus, saling menyalahkan,” tambahnya.

Lebih lanjut, Clara Shinta menegaskan bahwa kontak atau sapaan ringan seperti “Hai” atau “Say Hello” sudah tidak ada lagi di antara mereka.

“Kalau untuk kontak atau teleponan ‘Hai’ atau ‘Say Hello’ itu sudah tidak ada. Kami serahkan semuanya ke kuasa hukum,” ungkap Clara Shinta.

Ia meyakini bahwa langkah ini adalah yang terbaik untuk menjaga stabilitas emosinya di tengah proses perceraian yang sedang dijalaninya.

“Ini langkah terbaik untuk menjaga stabilitas emosi saya,” jelasnya.

Di samping menghadapi persoalan hukum, Clara Shinta juga tengah berjuang untuk memulihkan kondisi psikologisnya. Ia kini menjalani perawatan intensif dengan bantuan tenaga profesional.

Perawatan ini bertujuan untuk menjaga kesehatan mentalnya agar tetap stabil di tengah badai masalah yang dihadapi.

Dalam beberapa kesempatan, Clara Shinta terlihat lebih tenang dibandingkan sebelumnya. Ia mengakui bahwa perubahan ini merupakan hasil dari pengobatan rutin yang ia jalani.

“Saya lagi dalam pengobatan rutin, sudah dua Minggu ini minum obat dari psikiater,” kata Clara Shinta.

Ia merasa bersyukur atas kemajuan yang dialaminya. Rutin meminum obat dari psikiater membuatnya merasa lebih kuat dan tenang, terutama saat harus berbicara di depan publik.

“Alhamdulillah, karena rutin minum obat, saya jadi kuat dan lebih tenang saat harus bicara di depan publik,” ungkapnya.

Clara Shinta menambahkan bahwa tanpa pengobatan ini, ia mungkin tidak akan mampu menghadapi semua cobaan yang sedang dihadapinya.

Baca juga: Ade Armando Keluar dari PSI

“Kalau tidak, mungkin saya tidak sanggup,” pungkasnya.