KabarDermayu.com – Politeknik Negeri Indramayu (Polindra) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong inovasi dan kolaborasi antara dunia pendidikan dengan industri.
Kali ini, sebuah terobosan signifikan hadir dari para mahasiswa Polindra yang berhasil mengembangkan aplikasi digital bernama “Banyu Digital”. Aplikasi ini dirancang khusus untuk mendukung transformasi layanan di Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Darma Ayu Indramayu.
Pengembangan aplikasi ini merupakan bagian dari tugas akhir mahasiswa program studi D3 Teknik Informatika Polindra. Inisiatif ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam mendorong digitalisasi di berbagai sektor layanan publik.
Aplikasi “Banyu Digital” diharapkan dapat membawa perubahan positif dalam cara Perumda Tirta Darma Ayu melayani para pelanggannya. Transformasi digital ini menjadi kunci untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan kepuasan pelanggan.
Dosen pembimbing sekaligus Koordinator Tugas Akhir, Bapak Dr. H. Asep Taufik, M.Pd., menjelaskan bahwa aplikasi ini dikembangkan sebagai respons terhadap kebutuhan Perumda Tirta Darma Ayu akan sistem layanan yang lebih modern.
Selama proses pengembangan, para mahasiswa didampingi secara intensif untuk memastikan aplikasi yang dihasilkan sesuai dengan standar industri dan mampu menjawab tantangan yang ada.
“Kami melihat ada potensi besar untuk memanfaatkan teknologi digital dalam meningkatkan kualitas layanan PDAM. Mahasiswa kami berinisiatif untuk menciptakan solusi nyata,” ujar Bapak Asep Taufik.
Aplikasi “Banyu Digital” ini mencakup berbagai fitur yang dirancang untuk memudahkan pelanggan dalam mengakses layanan Perumda Tirta Darma Ayu. Salah satu fitur unggulannya adalah kemudahan dalam pembayaran tagihan air.
Pelanggan tidak perlu lagi datang ke loket pembayaran. Melalui aplikasi ini, pembayaran dapat dilakukan secara online kapan saja dan di mana saja, sehingga menghemat waktu dan tenaga.
Selain itu, aplikasi ini juga menyediakan fitur pelaporan gangguan. Jika pelanggan mengalami masalah terkait pasokan air, seperti kebocoran atau mati air, mereka dapat melaporkannya langsung melalui aplikasi.
Laporan tersebut akan langsung terhubung ke sistem internal Perumda, memungkinkan tim teknis untuk segera menindaklanjuti dan memberikan respons yang cepat.
Fitur lain yang tak kalah penting adalah informasi tagihan dan riwayat penggunaan air. Pelanggan dapat memantau besaran tagihan mereka setiap bulan dan melihat detail penggunaan air.
Hal ini membantu pelanggan untuk lebih sadar akan konsumsi air mereka dan dapat mengambil langkah-langkah untuk menghemat penggunaan.
Kepala Bagian (Kabag) Hubungan Pelanggan Perumda Tirta Darma Ayu, Bapak H. Edi Sumantri, menyambut baik inovasi yang dihadirkan oleh mahasiswa Polindra ini.
Beliau menyatakan bahwa Perumda Tirta Darma Ayu sangat terbuka terhadap kemajuan teknologi, terutama yang dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
“Kami sangat mengapresiasi inisiatif dari Polindra. Aplikasi ‘Banyu Digital’ ini sangat potensial untuk menjadi tulang punggung digitalisasi layanan kami. Ini adalah langkah maju yang signifikan,” tutur Bapak Edi Sumantri.
Bapak Edi Sumantri menambahkan bahwa digitalisasi layanan bukan hanya tentang kemudahan transaksi, tetapi juga tentang membangun hubungan yang lebih baik dengan pelanggan.
Dengan adanya aplikasi ini, komunikasi antara pelanggan dan Perumda menjadi lebih terbuka dan efisien.
Proses uji coba aplikasi “Banyu Digital” telah dilakukan secara internal di lingkungan Perumda Tirta Darma Ayu. Hasil awal menunjukkan bahwa aplikasi ini berjalan dengan baik dan responsif.
Para pengguna uji coba memberikan masukan yang konstruktif untuk penyempurnaan lebih lanjut sebelum diluncurkan secara resmi kepada publik.
Pengembangan aplikasi ini tidak hanya memberikan manfaat bagi Perumda Tirta Darma Ayu, tetapi juga menjadi ajang pembelajaran yang sangat berharga bagi para mahasiswa.
Mereka mendapatkan pengalaman langsung dalam merancang, mengembangkan, dan mengimplementasikan solusi teknologi untuk kebutuhan dunia nyata.
Pengalaman ini akan menjadi bekal penting bagi mereka saat memasuki dunia kerja profesional setelah lulus dari Polindra.
Selain pengembangan aplikasi, para mahasiswa juga melakukan riset mendalam mengenai kebutuhan dan preferensi pelanggan Perumda Tirta Darma Ayu.
Hasil riset ini digunakan sebagai dasar perancangan fitur-fitur dalam aplikasi agar benar-benar relevan dan bermanfaat bagi pengguna.
Kolaborasi antara perguruan tinggi dan instansi pemerintah seperti Perumda Tirta Darma Ayu ini sangat penting untuk terus ditingkatkan.
Ini menciptakan sinergi yang positif, di mana dunia pendidikan dapat berkontribusi pada solusi praktis bagi permasalahan di masyarakat, sekaligus memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu yang mereka dapatkan.
Ke depan, diharapkan aplikasi “Banyu Digital” ini dapat segera diluncurkan dan diakses oleh seluruh pelanggan Perumda Tirta Darma Ayu di Indramayu.
Peluncuran ini akan menandai era baru dalam layanan air bersih di Kabupaten Indramayu, menuju pelayanan yang lebih modern, efisien, dan berorientasi pada kepuasan pelanggan.
Inovasi mahasiswa Polindra ini menjadi bukti nyata bahwa generasi muda memiliki potensi besar untuk membawa perubahan positif melalui pemanfaatan teknologi.
Baca juga: PSG Berharap Ulang Kejayaan di Kandang Bayern untuk Hadapi Arsenal di Final
Semangat kolaborasi antara institusi pendidikan dan pemerintah daerah seperti ini patut diapresiasi dan menjadi contoh bagi daerah lain.





