PSG Berharap Ulang Kejayaan di Kandang Bayern untuk Hadapi Arsenal di Final

oleh -4 Dilihat
PSG Berharap Ulang Kejayaan di Kandang Bayern untuk Hadapi Arsenal di Final

KabarDermayu.com – Pelatih Paris Saint-Germain (PSG), Luis Enrique, menegaskan bahwa keunggulan agregat satu gol bukanlah alasan bagi timnya untuk bermain aman. PSG akan menghadapi Bayern Munich di leg kedua semifinal Liga Champions di Allianz Arena, Kamis dini hari WIB, 7 Mei 2026.

PSG datang ke markas Bayern Munich dengan modal kemenangan tipis 5-4 dari leg pertama yang diwarnai sembilan gol. Pertandingan tersebut tercatat sebagai semifinal dengan jumlah gol terbanyak dalam sejarah kompetisi. Meski sempat tertinggal, Bayern Munich berhasil memperkecil ketertinggalan di menit-menit akhir, menjaga asa mereka untuk membalikkan keadaan di kandang.

Mentalitas Menyerang

Luis Enrique menyadari sepenuhnya kekuatan Bayern Munich saat bermain di kandang sendiri. Namun, ia memastikan bahwa Les Parisiens tidak akan datang untuk bertahan.

Baca juga: Setahun Mualaf, KTP Richard Lee Masih Tercatat Katolik

“Kami tahu Bayern bisa membalikkan keadaan dan kami juga bisa mencetak gol. Kami jelas tidak datang ke sini untuk bertahan, kami ingin memenangkan pertandingan,” ujar Enrique seperti dikutip dari situs resmi PSG.

Menurutnya, Bayern Munich adalah lawan terkuat yang dihadapi timnya musim ini. Meski demikian, ia tidak akan mengubah identitas permainan PSG.

“Mentalitas kami adalah memenangkan setiap pertandingan, bukan bermain untuk hasil tertentu,” tegasnya.

Menanti Arsenal di Final

Pemenang dari duel sengit di Munich ini sudah ditunggu oleh wakil Inggris, Arsenal, di partai puncak. Arsenal telah lebih dulu memastikan tiket final setelah menyingkirkan Atletico Madrid dengan agregat tipis 2-1 di semifinal lainnya.

Memori Indah Allianz Arena

Stadion Allianz Arena memiliki tempat spesial bagi PSG. Musim lalu, mereka berhasil mengangkat trofi Liga Champions di stadion ini. Luis Enrique mengaku memiliki kenangan manis di stadion tersebut dan berharap sejarah kembali berulang untuk membawa timnya ke final ketiga secara beruntun di bawah asuhannya.

Dengan intensitas tinggi yang diprediksi akan kembali terjadi seperti pada leg pertama, laga ini dipastikan akan menjadi tontonan yang sangat emosional bagi pecinta sepak bola dunia.