Respons Tegas Ustaz Syam atas Dugaan Kiai Cabul di Pati

oleh -6 Dilihat
Respons Tegas Ustaz Syam atas Dugaan Kiai Cabul di Pati

KabarDermayu.com – Kasus dugaan pelecehan seksual yang menggemparkan sebuah pondok pesantren di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, terus menjadi sorotan publik. Berita ini semakin meluas setelah beberapa tokoh memberikan tanggapan, termasuk pendakwah muda, Ustaz Syam, yang menyatakan kekesalannya terhadap tindakan pelaku.

Perhatian publik terhadap kasus ini memuncak setelah salah satu korban menceritakan pengalaman pahitnya dalam sebuah podcast. Korban mengungkapkan dugaan tindakan asusila yang dilakukan oleh pendiri sekaligus pengasuh pondok pesantren berinisial AS atau Ashari terhadap para santriwatinya.

Menurut kuasa hukum korban, pelaku diduga memanfaatkan dalih agama untuk melancarkan aksi bejatnya. Salah satu pengakuan yang paling mengejutkan adalah permintaan pelaku agar korban melakukan tindakan tidak senonoh dengan alasan untuk mendapatkan pengakuan dari nabi, umat, hingga guru spiritual.

Baca juga: 14 Orang Diamankan Polisi Pasca Kerusuhan Stadion Papua

“Keinginannya itu memasukkan alat kelaminnya di mulut untuk disuruh ditelan, agar diakui oleh nabi, umat, dan gurunya,” ujar Ali Yusron, kuasa hukum korban, pada Jumat, 8 Mei 2026.

Hasil pendampingan terhadap para korban menunjukkan bahwa jumlah santriwati yang diduga menjadi korban pelecehan seksual mencapai sekitar 50 orang. Fakta ini memicu kemarahan luas di masyarakat, termasuk dari kalangan tokoh agama.

Melalui akun media sosial Threads miliknya, Ustaz Syam menyampaikan respons tegas terhadap kasus ini. Ia menilai tindakan pelaku sangat menyimpang, terlebih lagi dengan membawa-bawa ajaran agama untuk membenarkan perbuatan kejinya.

“Habis nonton podcast densu, denger kronologi kasus 50 santri. Emang ngawur kalo ada kiai, lalu santrinya (lawan jenis), disuruh pijitin. Ga belajar tentang mahram apa gmn si,” tulis Ustaz Syam dalam unggahannya di Threads.

Komentar tersebut disambut hangat oleh banyak netizen. Mayoritas warganet menyatakan persetujuannya dengan pernyataan Ustaz Syam dan berharap kasus ini diusut tuntas demi keadilan para korban.

Sementara itu, aparat kepolisian telah berhasil mengamankan tersangka AS setelah sebelumnya sempat melarikan diri. Pimpinan Pondok Pesantren Ndolo Kusu di Kabupaten Pati ini ditangkap pada Kamis pagi, 7 Mei 2026, di wilayah Purwantoro, Wonogiri, Jawa Tengah.

Penangkapan Ashari menjadi sorotan publik karena ia sempat mangkir dari panggilan pemeriksaan polisi sejak kasus dugaan pencabulan terhadap santriwati mencuat ke publik pada akhir bulan lalu. Tim Satreskrim Polresta Pati dilaporkan melakukan pelacakan intensif sebelum akhirnya berhasil menemukan lokasi persembunyian tersangka.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Tengah, Kombes Anwar Nasir, membenarkan penangkapan tersebut. Ia menyatakan bahwa tersangka langsung dibawa ke Mapolresta Pati untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut terkait kasus yang menjeratnya.