KabarDermayu.com – Denon Prawiraatmadja, yang dikenal sebagai Founder dan CEO Whitesky Group, baru saja meluncurkan buku keduanya yang bertajuk “The Unseen Rules of Business”. Buku ini menyajikan perspektif kepemimpinan yang didasarkan pada pengalaman langsung di dunia bisnis dan industri strategis.
Dalam peluncuran buku ini, sisi personal Denon Prawiraatmadja yang jarang tersentuh publik turut terungkap. Sang istri, Marisa Lungo, berbagi pandangannya mengenai sosok Denon di luar perannya sebagai CEO Whitesky Group.
Buku “The Unseen Rules of Business” membahas berbagai aspek kepemimpinan yang seringkali tidak terlihat secara kasat mata, namun memiliki peran krusial dalam menentukan arah organisasi dan proses pengambilan keputusan.
Denon menjelaskan bahwa buku ini merupakan hasil refleksi dari perjalanan panjangnya sebagai pelaku industri. Selain itu, buku ini juga bertujuan untuk berbagi wawasan kepada publik, terutama kepada generasi muda.
“Apa yang tidak terlihat justru sering menjadi pondasi utama dalam membangun sesuatu yang berkelanjutan,” ujar Denon dalam keterangannya pada Sabtu, 9 Mei 2026.
Baca juga: Mojtaba Khamenei Tetap Kendalikan Perang Iran Saat Jalani Perawatan
Marisa Lungo, istri Denon, sebelumnya dikenal sebagai mantan model dan figur publik berdarah Indonesia-Italia yang aktif di era 90-an. Kini, ia lebih banyak mendedikasikan perannya sebagai seorang ibu yang mendampingi tumbuh kembang ketiga anak mereka.
“Di balik semua keputusan besar yang dia ambil, saya tahu selalu ada proses berpikir yang dalam dan nilai yang dia pegang. Buku ini membuka sisi itu, bahwa kepemimpinan bukan hanya soal hasil,” ungkap Marisa.
Denon Prawiraatmadja tidak berasal dari keluarga pebisnis. Ia tumbuh dari keluarga sederhana, di mana kedua orang tuanya bekerja sebagai karyawan Garuda Indonesia. Latar belakang ini diyakini turut membentuk pola pikir dan pandangannya terhadap proses, kerja keras, serta kepemimpinan.
Selama perjalanan hidup Denon, Marisa Lungo menjadi salah satu sosok yang memberikan pendampingan dan keseimbangan di tengah dinamika kehidupan profesionalnya.
Peluncuran buku ini menjadi momentum yang menegaskan bahwa kepemimpinan tidak hanya dibentuk oleh strategi bisnis semata. Nilai-nilai, pengalaman, dan keseimbangan dalam kehidupan personal juga memegang peranan penting.





