FIFA Tegaskan Status Iran untuk Piala Dunia 2026

oleh -5 Dilihat
FIFA Tegaskan Status Iran untuk Piala Dunia 2026

KabarDermayu.com – Presiden FIFA, Gianni Infantino, telah menyampaikan pernyataan tegas terkait keikutsertaan Timnas Iran dalam ajang Piala Dunia 2026. Di tengah berbagai isu dan desakan agar Iran dikeluarkan dari turnamen, Infantino secara meyakinkan mengonfirmasi bahwa negara tersebut tetap akan menjadi salah satu peserta dan berlaga di Amerika Serikat, yang merupakan salah satu tuan rumah.

Keputusan ini diambil FIFA dengan berpegang teguh pada misi persatuan yang dibawa oleh sepak bola. Infantino menekankan bahwa menyingkirkan sebuah negara dari kompetisi justru akan semakin memperdalam perpecahan, sementara dunia saat ini sangat membutuhkan jembatan untuk menyatukan berbagai pihak.

Sepak Bola Sebagai Alat Persatuan

Baca juga di sini: Indonesia ke Semifinal Piala Uber 2026 Berkat Ester Kalahkan Denmark

Infantino secara gamblang membantah segala spekulasi yang beredar liar. Ia menegaskan komitmen FIFA untuk menjaga integritas dan netralitas kompetisi. Lebih lanjut, ia menyoroti peran krusial organisasi olahraga dalam menyebarkan pesan perdamaian global.

“Izinkan saya memulai dengan mengonfirmasi secara langsung, bagi mereka yang mungkin ingin mengatakan atau menulis sesuatu yang lain, bahwa tentu saja Iran akan berpartisipasi di Piala Dunia FIFA 2026,” ujar Infantino, seperti dilansir dari The Guardian.

“Dan tentu saja, Iran akan bermain di Amerika Serikat. Alasannya sederhana, karena kita harus bersatu. Kita harus menyatukan orang-orang.”

Menghadapi Kondisi Dunia yang Terpecah Belah

Presiden badan sepak bola dunia ini menambahkan bahwa saat ini dunia sedang dilanda terlalu banyak konflik dan upaya pemecah belah di berbagai penjuru. Menurutnya, jika dunia olahraga tidak mengambil peran aktif dalam upaya penyatuan, maka masa depan peradaban global akan menjadi semakin suram.

“Sudah cukup banyak masalah di seluruh dunia. Sudah cukup banyak orang yang mencoba memecah belah di seluruh dunia. Jika tidak ada yang mencoba untuk bersatu, apa yang akan terjadi pada dunia kita? Kita harus melakukannya, dan kita memiliki kesempatan ini,” tegas Infantino.

Dengan adanya pernyataan tegas ini, perdebatan mengenai status keikutsertaan Iran di Piala Dunia 2026 secara resmi dinyatakan berakhir. Fokus kini sepenuhnya dialihkan kepada persiapan teknis turnamen yang akan diselenggarakan bersama oleh Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Diharapkan, sepak bola dapat kembali menjadi platform yang ampuh untuk mempertemukan berbagai bangsa tanpa terhalang oleh batasan politik.