Optimalkan Kesehatan Pekerja, Weda Bay Medical Center Tingkatkan Pencegahan DBD

oleh -5 Dilihat
Optimalkan Kesehatan Pekerja, Weda Bay Medical Center Tingkatkan Pencegahan DBD

KabarDermayu.com – PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) bersama PT Weda Bay Nickel (WBN) secara aktif mengoptimalkan layanan kesehatan di Weda Bay Medical Center (WMC) sebagai upaya pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) di lingkungan kerja.

Manager Weda Bay Medical Center, dr. Aldi B. Situngkir, menyatakan bahwa langkah ini penting untuk menjaga kesehatan para pekerja. Selain itu, ini juga mendukung terciptanya lingkungan kerja yang aman, sehat, dan produktif.

Weda Bay Medical Center, sebagai fasilitas kesehatan di kawasan industri Weda Bay, Maluku Utara, bertekad menjalankan program pencegahan dan pengendalian dengue. Infeksi ini disebabkan oleh virus dengue (DENV) yang ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus.

WMC secara proaktif melakukan berbagai upaya pencegahan dan pengendalian DBD. Hal ini termasuk kolaborasi erat dengan Dinas Kesehatan Provinsi dan Dinas Kesehatan Kabupaten Maluku Utara.

Kerja sama ini telah diformalkan melalui perjanjian. Perjanjian tersebut mencakup pelaporan kasus DBD serta pelaksanaan pengendalian dan pemberantasan sarang nyamuk di wilayah sekitar operasional perusahaan.

Dr. Aldi menjelaskan bahwa upaya pencegahan dan pengendalian dengue mencakup langkah-langkah preventif. Ini meliputi edukasi kesehatan, penerapan 3M Plus (menguras, menutup, dan mengubur), serta upaya memutus siklus perkembangbiakan nyamuk.

Selain itu, program ini juga mencakup deteksi dini, hingga vaksinasi dengue bagi karyawan sebagai bagian dari perlindungan kesehatan kerja. Ini merupakan komitmen perusahaan terhadap kesejahteraan pekerjanya.

Weda Bay Medical Center melakukan deteksi dini demam dengue melalui skrining bagi karyawan yang mengalami gejala demam. Pemeriksaan darah di laboratorium mendukung diagnosis yang lebih cepat dan akurat.

Penanganan dilakukan secara cepat dengan diagnosis dan pengobatan yang terintegrasi. Hal ini dilakukan sesuai standar medis dan bekerja sama dengan rumah sakit rujukan. Upaya pembatasan penyebaran juga dilakukan melalui pemisahan pasien untuk memutus rantai penularan.

Pemberantasan sarang nyamuk juga menjadi fokus utama. Kegiatan ini dilakukan di area kerja dan akomodasi karyawan menggunakan metode 3M. Pencidukan jentik dilakukan untuk mengidentifikasi jenis nyamuk yang beredar di lingkungan tersebut.

Selain itu, penaburan bubuk abate dan fogging secara terukur juga dilaksanakan. Langkah-langkah ini bertujuan untuk mengurangi populasi nyamuk secara efektif.

Program pencegahan lainnya mencakup vaksinasi dengue bagi karyawan sebagai perlindungan tambahan. Hal ini diperkuat dengan kerja sama bersama puskesmas sekitar untuk melakukan surveilans sarang nyamuk di lingkungan tempat tinggal karyawan yang berdomisili di desa-desa sekitar kawasan operasional.

Sebagai bentuk apresiasi atas berbagai upaya yang telah dilakukan, pada 23 April 2026, PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) melalui Weda Bay Medical Center menerima penghargaan. Penghargaan ini diberikan oleh SIAP Lawan Dengue sebagai pengakuan atas komitmen perusahaan dalam pencegahan dan pengendalian demam berdarah di area kerja.

SIAP Lawan Dengue merupakan gerakan kolaboratif di Indonesia yang didukung oleh Kementerian Kesehatan RI dan Kadin Indonesia. Gerakan ini mendorong perlindungan pekerja dari DBD melalui upaya pencegahan yang terintegrasi di tempat kerja.

Baca juga: Kebakaran Dahsyat Melanda Gudang di Miami Kalideres, 100 Petugas Pemadam Dikerahkan

Penilaian untuk penghargaan tersebut difokuskan pada beberapa aspek penting. Aspek-aspek tersebut meliputi edukasi pencegahan, pengendalian sarang nyamuk, serta pelaksanaan vaksinasi dengue di lingkungan kerja.