KabarDermayu.com – Platform game populer Roblox melakukan pembaruan besar pada sistem keamanan dan perlindungan anak di seluruh layanannya. Langkah ini diambil seiring dengan meningkatnya perhatian global terhadap keamanan pengguna usia muda di ruang digital.
Perubahan kebijakan tersebut ternyata turut berdampak pada performa bisnis perusahaan. Roblox Corporation dilaporkan menyesuaikan proyeksi kinerja tahun penuh 2026 setelah terjadi perubahan pola aktivitas pengguna akibat penerapan fitur keamanan baru.
Salah satu kebijakan paling signifikan adalah pembatasan fitur percakapan daring atau chat. Fitur ini kini hanya dapat digunakan oleh pengguna yang telah menyelesaikan verifikasi usia. Roblox menerapkan sistem verifikasi menggunakan teknologi pengenalan wajah untuk memastikan pengguna mengakses konten yang sesuai dengan kelompok umur mereka.
Roblox menyatakan bahwa penguatan sistem ini merupakan bagian dari upaya menciptakan ruang digital yang lebih aman bagi anak-anak dan remaja. Data internal perusahaan menunjukkan bahwa sekitar 73 persen pengguna aktif harian yang telah terverifikasi masih berusia di bawah 18 tahun, dengan sekitar 35 persen di antaranya berusia di bawah 13 tahun.
Oleh karena itu, perusahaan mulai memperkenalkan tipe akun khusus yang disesuaikan dengan usia pengguna. Roblox menghadirkan akun “Roblox Kids” untuk anak usia 5 hingga 8 tahun, serta “Roblox Select” bagi pengguna usia 9 hingga 15 tahun.
Melalui sistem baru ini, akses ke konten, fitur komunikasi, hingga kontrol orang tua akan disesuaikan berdasarkan umur pengguna. Untuk akun anak, fitur komunikasi dengan pengguna asing dibatasi secara ketat, bahkan dapat dinonaktifkan secara otomatis. Roblox juga memperluas fitur kontrol orang tua agar orang tua dapat mengatur waktu bermain dan aktivitas digital anak mereka.
Perubahan sistem keamanan ini disebut memengaruhi pola keterlibatan pengguna di platform. Roblox mengakui bahwa beberapa fitur baru menyebabkan penurunan sementara dalam aktivitas pengguna karena proses adaptasi menuju sistem yang lebih aman.
Akibatnya, saham Roblox sempat mengalami penurunan sekitar 15 persen pada perdagangan awal Mei 2026 setelah perusahaan menurunkan proyeksi bookings atau pemesanan tahunan mereka.
Meskipun demikian, Roblox menegaskan bahwa langkah ini merupakan investasi jangka panjang demi menciptakan ekosistem digital yang lebih sehat dan terpercaya.
Perusahaan juga masih mencatat pendapatan kuartal pertama 2026 yang melampaui ekspektasi pasar, dengan pemasukan mencapai sekitar 1,73 miliar dolar AS.
Penguatan sistem keamanan Roblox terjadi di tengah meningkatnya sorotan terhadap perlindungan anak di internet. Roblox diketahui sedang menghadapi lebih dari 140 proses hukum di Amerika Serikat terkait dugaan masalah perlindungan anak di platform mereka.
Tekanan tersebut membuat Roblox dan berbagai perusahaan digital lainnya mulai memperketat moderasi konten serta akses komunikasi bagi pengguna usia muda.
Di Indonesia sendiri, perubahan ini juga berkaitan dengan penerapan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2025 tentang perlindungan anak di ruang digital. Pemerintah Indonesia meminta platform digital global, termasuk Roblox, untuk menyesuaikan layanan mereka agar lebih aman bagi anak-anak.
Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, sebelumnya menyatakan bahwa Roblox telah mematuhi penuh aturan tersebut dengan menghadirkan pembatasan akses, verifikasi usia, serta pengaturan komunikasi khusus untuk pengguna anak.





