Pertamina Pastikan SPBU Swasta Beli Solar dari Mereka

oleh -9 Dilihat
Pertamina Pastikan SPBU Swasta Beli Solar dari Mereka

KabarDermayu.com – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas), Laode Sulaeman, memastikan bahwa seluruh SPBU swasta kini telah membeli bahan bakar solar dari PT Pertamina (Persero).

Pernyataan ini disampaikan oleh Laode Sulaeman di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, pada Rabu, 6 Mei 2026.

“Sudah, sudah. Kalau ditanya ke swasta pasti sudah ada (beli solar dari Pertamina),” ujar Laode.

Ia menjelaskan bahwa sejak pemerintah menginstruksikan SPBU swasta untuk membeli solar dari Pertamina, serangkaian pertemuan telah dilaksanakan antara pihak SPBU swasta dan Pertamina.

“Sebenarnya kan sejak diumumkan itu sudah dilakukan pertemuan-pertemuan. Sudah jalan,” imbuhnya.

Sebelumnya, pada Februari 2026, Kementerian ESDM telah mengumumkan bahwa badan usaha pengelola SPBU swasta akan mulai menggunakan solar dalam negeri yang dibeli dari Pertamina sejak April 2026.

Dalam masa transisi tersebut, terdapat beberapa poin penting yang harus disiapkan oleh Pertamina. Poin-poin ini meliputi penyediaan loading port atau pelabuhan muat yang memadai, penyesuaian kargo sesuai dengan volume pesanan dari masing-masing badan usaha, serta penyesuaian spesifikasi bahan bakar murni atau base fuel solar dengan permintaan badan usaha.

Hal-hal tersebut didiskusikan dalam pertemuan antara Laode Sulaeman dengan perwakilan badan usaha pengelola SPBU. Langkah ini diambil sebagai mitigasi untuk mencegah terjadinya krisis terkait pembelian solar dalam negeri pada bulan April.

Kewajiban bagi SPBU swasta untuk membeli solar dari Pertamina ini merupakan konsekuensi dari proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) di Refinery Unit V Balikpapan, Kalimantan Timur.

Proyek RDMP Kilang Balikpapan ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas kilang hingga 360 ribu barel per hari. Kapasitas tersebut setara dengan 22-25 persen atau seperempat dari total kebutuhan nasional.

Secara ekonomi, pengembangan RDMP Balikpapan diproyeksikan memberikan dampak signifikan terhadap kemandirian energi nasional. Penghematan impor Bahan Bakar Minyak (BBM) diperkirakan mencapai Rp68 triliun per tahun, serta memberikan kontribusi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional senilai Rp514 triliun.

Baca juga: Penguatan Karakter Jadi Fokus Utama Akhir Program Magang Kemendagri

Ketika dikonfirmasi mengenai hal ini, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, juga membenarkan bahwa SPBU swasta akan membeli solar dari Pertamina.