Perjalanan Inter Milan Meraih Rekor Juara Coppa Italia

oleh -6 Dilihat
Perjalanan Inter Milan Meraih Rekor Juara Coppa Italia

KabarDermayu.com – Inter Milan sekali lagi menegaskan dominasinya di kancah sepak bola Italia. Setelah memastikan gelar Serie A lebih awal, Nerazzurri menutup musim 2025/2026 dengan kemenangan di partai final Coppa Italia melawan Lazio. Pertandingan yang digelar di Stadion Olimpico, Roma, pada 13 Mei 2026 ini berakhir dengan skor 2-0 untuk kemenangan Inter.

Gelar Coppa Italia ini menjadi yang kesepuluh sepanjang sejarah klub. Kemenangan ini terasa sangat spesial karena Inter berhasil meraih domestic double atau mengawinkan gelar Serie A dan Coppa Italia dalam satu musim. Pencapaian ini sebelumnya hanya pernah diraih oleh Inter pada musim 2006 dan 2010. Musim 2010 sendiri dikenang sebagai musim treble bersejarah di bawah asuhan Jose Mourinho.

Pada pertandingan final tersebut, Inter Milan membuka keunggulan melalui gol bunuh diri pemain Lazio, Marusic, pada menit ke-14. Selang beberapa menit, tepatnya di menit ke-35, kapten tim Lautaro Martinez berhasil menggandakan kedudukan. Inter menampilkan permainan yang efektif dan tenang, hampir tidak memberikan kesempatan bagi Lazio untuk bangkit.

Musim 2025/2026 ini juga menjadi penutup yang sempurna bagi era baru Inter Milan di bawah kepelatihan Cristian Chivu. Mantan bek legendaris klub ini berhasil mengantarkan Inter meraih domestic double.

Trofi Coppa Italia 2026 ini menambah panjang daftar kejayaan Inter di kompetisi tersebut. Sebelumnya, Inter Milan telah meraih gelar juara pada tahun 1939, 1978, 1982, 2005, 2006, 2010, 2011, 2022, dan 2023.

Perjalanan panjang Inter Milan di Coppa Italia diwarnai oleh banyak laga ikonik. Gelar pertama mereka diraih pada tahun 1939, saat klub masih bernama Ambrosiana Inter. Kala itu, mereka berhasil mengalahkan Novara dengan skor 2-1 di Roma, melalui gol yang dicetak oleh Ferraris II dan Annibale Frossi.

Setelah penantian yang cukup panjang, hampir empat dekade, Inter kembali merasakan manisnya gelar juara pada tahun 1978. Alessandro Altobelli menjadi sosok sentral dalam kemenangan dramatis 2-1 atas Napoli di Stadion Olimpico.

Nama Alessandro Altobelli kemudian menjelma menjadi legenda sejati di ajang Coppa Italia. Ia tercatat sebagai pencetak gol terbanyak Inter di kompetisi ini dengan total 46 gol. Bahkan, secara keseluruhan, Altobelli memegang rekor sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Coppa Italia dengan koleksi 56 gol.

Baca juga: Hartati, Korban Banjir Aceh, Tetap Tunaikan Ibadah Haji Meski Kehilangan Segalanya

Sementara itu, dalam hal penampilan, legenda bertahan Giuseppe Bergomi memegang rekor sebagai pemain Inter dengan jumlah pertandingan terbanyak di Coppa Italia, yaitu sebanyak 119 pertandingan. Hanya Roberto Mancini yang mampu melampaui catatan tersebut di level nasional, dengan total 120 pertandingan.

Era modern Inter Milan di Coppa Italia mulai menunjukkan dominasinya sejak pertengahan tahun 2000-an. Final melawan AS Roma seolah menjadi semacam “tradisi” bagi Nerazzurri. Pada tahun 2005, tim asuhan Roberto Mancini berhasil menghancurkan Roma berkat penampilan luar biasa dari Adriano. Penyerang asal Brasil tersebut mencetak dua gol di Olimpico sebelum Inter menyempurnakan kemenangan di San Siro melalui tendangan bebas dari Sinisa Mihajlovic.

Setahun berselang, Inter kembali berhasil mengalahkan AS Roma dan sukses mempertahankan gelar Coppa Italia. Momen tersebut menjadi kali pertama bagi Inter untuk menjuarai Coppa Italia secara beruntun. Namun, final yang paling dikenang tentu saja terjadi pada tahun 2010. Di tengah persaingan ketat perebutan Scudetto melawan AS Roma, Inter berhasil memenangkan final Coppa Italia berkat gol tunggal dari Diego Milito.

Gol tersebut menjadi titik awal dari perjalanan treble legendaris Nerazzurri bersama Jose Mourinho.

Kesuksesan kemudian berlanjut pada tahun 2011, ketika Samuel Eto’o menjadi bintang kemenangan Inter atas Palermo dengan skor 3-1. Setelah sempat mengalami masa-masa sulit, Inter kembali bangkit di era kepelatihan Simone Inzaghi. Pada final tahun 2022, Inter berhasil menaklukkan Juventus dengan skor 4-2 melalui drama perpanjangan waktu. Ivan Perisic menjadi pahlawan dalam pertandingan tersebut dengan mencetak dua gol krusial.

Setahun setelahnya, pada tahun 2023, Lautaro Martinez menjadi penentu kemenangan Inter atas Fiorentina dengan skor 2-1, sekaligus memastikan trofi Coppa Italia kesembilan bagi klub.

Kini, pada tahun 2026, Lautaro Martinez kembali berdiri di garis depan sejarah Inter Milan. Sang kapten menjadi simbol konsistensi dan mental juara klub asal Kota Milan tersebut. Dengan 10 gelar Coppa Italia di tangan dan status juara Serie A musim ini, Inter Milan sekali lagi membuktikan diri sebagai kekuatan besar sepak bola Italia yang tak pernah benar-benar runtuh.

Timeline Gelar Inter Milan di Final Coppa Italia:

  • 1939 – Juara pertama usai mengalahkan Novara 2-1
  • 1978 – Menundukkan Napoli 2-1 di Olimpico
  • 1982 – Mengalahkan Torino dengan agregat 2-1
  • 2005 – Mengalahkan AS Roma, menandai awal dominasi Roberto Mancini
  • 2006 – Meraih gelar back-to-back usai kembali menaklukkan AS Roma
  • 2010 – Diego Milito membawa Inter juara di musim treble bersejarah
  • 2011 – Samuel Eto’o bersinar saat mengalahkan Palermo 3-1
  • 2022 – Pertandingan dramatis, Inter menaklukkan Juventus 4-2 melalui perpanjangan waktu
  • 2023 – Lautaro Martinez menjadi pahlawan kemenangan atas Fiorentina
  • 2026 – Inter mengalahkan Lazio 2-0 dan resmi meraih Coppa Italia ke-10