Persib Gagal Menang di Kandang, Hasil Imbang Lawan Arema Perkuat Ancaman Borneo FC di Puncak

by -45 Views
Persib Gagal Menang di Kandang, Hasil Imbang Lawan Arema Perkuat Ancaman Borneo FC di Puncak

KabarDermayu.com – Persib Bandung harus merasakan kekecewaan mendalam saat menjamu Arema FC dalam lanjutan pekan ke-29 Liga Super 2025-2026. Bermain di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Jumat malam WIB, tim berjuluk Maung Bandung ini hanya mampu meraih hasil imbang tanpa gol, 0-0.

Hasil imbang ini tentu terasa pahit bagi Persib. Bukan hanya karena gagal meraih tiga poin penuh di kandang sendiri, tetapi juga membuka peluang bagi Borneo FC untuk menyalip posisi puncak klasemen. Saat ini, Persib masih berada di puncak dengan raihan 66 poin, namun hanya unggul tiga angka dari Borneo FC yang belum memainkan pertandingan pekan ini.

Sejak wasit meniup peluit tanda dimulainya pertandingan, Persib langsung mengambil inisiatif serangan. Berbagai tekanan dilancarkan ke pertahanan Arema FC, namun penyelesaian akhir yang tidak efektif menjadi masalah utama yang menghantui Persib sepanjang laga.

Peluang pertama bagi Persib tercipta saat laga baru berjalan tiga menit. Sebuah sepakan keras dari luar kotak penalti berhasil dihalau oleh kiper Arema FC, Lucas Frigeri, yang tampil sangat solid sepanjang pertandingan. Serangan Persib terus berlanjut melalui skema bola mati dan serangan terbuka, namun belum ada yang benar-benar membahayakan gawang lawan.

Memasuki menit-menit awal pertandingan, dominasi Persib semakin terlihat jelas. Berbagai upaya, mulai dari sundulan hingga tembakan jarak dekat, terus dilancarkan. Akan tetapi, pertahanan rapat Arema FC berhasil mematahkan setiap peluang yang tercipta. Bahkan ketika peluang emas datang dari jarak dekat, bola tetap tidak mampu merobek jala gawang.

Baca juga di sini: Kurniawan Dwi Yulianto Angkat Bicara Soal Tendangan Kungfu Fadly Alberto

Arema FC, yang sempat tertekan di awal laga, mulai keluar dari tekanan setelah melewati 15 menit pertama. Serangan balik cepat yang dilancarkan beberapa kali mampu merepotkan lini belakang Persib, meskipun belum mampu menciptakan peluang yang berarti.

Menjelang akhir babak pertama, intensitas serangan Persib mengalami peningkatan drastis. Sejumlah peluang tercipta dari dalam kotak penalti, termasuk situasi bola muntah yang nyaris berbuah gol. Namun, kembali, Frigeri tampil sebagai pahlawan bagi Arema FC dengan serangkaian penyelamatan penting yang dilakukannya.

Skor kacamata 0-0 pun bertahan hingga kedua tim memasuki ruang ganti.

Memasuki babak kedua, pola permainan antara kedua tim tidak mengalami banyak perubahan. Persib tetap mendominasi penguasaan bola dan terus menekan pertahanan Arema FC. Sementara itu, tim tamu lebih banyak menunggu kesempatan melalui serangan balik.

Pelatih Persib, Bojan Hodak, mencoba untuk mengubah jalannya pertandingan dengan memasukkan beberapa pemain baru di lini serang pada menit ke-70. Pergantian pemain ini memang meningkatkan intensitas serangan Persib, namun efektivitas penyelesaian akhir tetap menjadi persoalan yang belum terpecahkan.

Beberapa peluang emas kembali tercipta di paruh kedua pertandingan. Salah satunya adalah sepakan dari luar kotak penalti yang kembali berhasil dimentahkan oleh Frigeri. Hingga menit-menit akhir, tekanan yang dilancarkan Persib tidak kunjung membuahkan hasil.

Drama terjadi di masa injury time yang berlangsung selama 11 menit. Persib nyaris saja memecah kebuntuan melalui peluang beruntun dari dalam kotak penalti. Namun, blok krusial dari lini belakang Arema FC dan penyelamatan gemilang dari Frigeri kembali menggagalkan harapan tim tuan rumah.

Peluang terakhir bahkan datang dari seorang pemain pengganti yang sudah berdiri bebas di depan gawang. Sayangnya, sontekan yang dilepaskan masih mampu ditepis oleh sang kiper Arema FC.

Hingga peluit panjang dibunyikan oleh wasit, skor pertandingan tetap bertahan 0-0.

Hasil imbang ini sekaligus mengakhiri rekor sempurna Persib di kandang pada musim ini. Lebih dari itu, tekanan kini beralih ke laga-laga berikutnya, di mana Borneo FC memiliki peluang besar untuk mengambil alih puncak klasemen jika mampu meraih kemenangan.

Klasemen Sementara Liga Super 2025-2026

  • Persib Bandung: main 29x, menang 20, seri 6, kalah 3, gol 50, kebobolan 18, selisih 32, poin 66
  • Borneo FC: main 28x, menang 20, seri 3, kalah 5, gol 58, kebobolan 28, selisih 30, poin 63
  • Persija Jakarta: main 29x, menang 18, seri 5, kalah 6, gol 52, kebobolan 26, selisih 26, poin 59
  • Bhayangkara FC: main 29x, menang 14, seri 5, kalah 10, gol 39, kebobolan 34, selisih 5, poin 47
  • Malut United: main 29x, menang 13, seri 7, kalah 9, gol 54, kebobolan 41, selisih 13, poin 46
  • Persebaya: main 29x, menang 12, seri 9, kalah 8, gol 41, kebobolan 35, selisih 6, poin 45
  • Bali United: main 29x, menang 11, seri 9, kalah 9, gol 48, kebobolan 42, selisih 6, poin 42
  • Dewa United: main 28x, menang 12, seri 5, kalah 11, gol 35, kebobolan 34, selisih 1, poin 41
  • Persita: main 29x, menang 12, seri 5, kalah 12, gol 35, kebobolan 28, selisih 7, poin 41
  • Arema FC: main 29x, menang 10, seri 9, kalah 10, gol 40, kebobolan 37, selisih 3, poin 39
  • PSIM: main 29x, menang 9, seri 12, kalah 8, gol 38, kebobolan 38, selisih 0, poin 39
  • Persik: main 29x, menang 9, seri 6, kalah 14, gol 35, kebobolan 50, selisih minus 15, poin 33
  • Persijap: main 29x, menang 8, seri 7, kalah 14, gol 28, kebobolan 42, selisih minus 14, poin 31
  • PSM Makassar: main 29x, menang 7, seri 10, kalah 12, gol 36, kebobolan 39, selisih minus 3, poin 31
  • Persis: main 29x, menang 6, seri 9, kalah 14, gol 33, kebobolan 49, selisih minus 16, poin 27
  • Madura United: main 28x, menang 6, seri 8, kalah 14, gol 29, kebobolan 47, selisih minus 18, poin 26
  • Semen Padang: main 28x, menang 5, seri 5, kalah 18, gol 22, kebobolan 47, selisih minus 25, poin 20
  • PSBS Biak: main 29x, menang 4, seri 6, kalah 19, gol 29, kebobolan 67, selisih minus 38, poin 18

No More Posts Available.

No more pages to load.