Harga Emas 10 September 2026: Antam Melonjak, Tren Global Beragam

oleh -4 Dilihat
Harga Emas 10 September 2026: Antam Melonjak, Tren Global Beragam

KabarDermayu.com – Tren kenaikan Harga Emas batangan kembali berlanjut pada perdagangan hari ini, Kamis, 10 September 2026. Produk emas dari PT Aneka Tambang Tbk (Antam) terpantau mengalami lonjakan harga yang cukup signifikan, memberikan sentimen positif bagi para investor logam mulia di dalam negeri.

Berdasarkan data terbaru dari Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia Antam, harga emas batangan dipatok di angka Rp 2.625.000 per gram. Angka ini mencatatkan kenaikan sebesar Rp 15.000 per gram dibandingkan dengan harga pada sesi perdagangan sebelumnya.

Selain harga jual, pihak Antam juga menetapkan harga buyback atau harga pembelian kembali sebesar Rp 2.475.000 per gram. Perlu diingat bagi para investor bahwa fluktuasi harga emas dapat terjadi sewaktu-waktu mengikuti dinamika pasar global maupun domestik.

Berikut adalah rincian harga emas batangan Antam berdasarkan variasi berat pada hari ini:

  • 0,5 gram: Rp 1.362.000
  • 5 gram: Rp 12.900.000
  • 10 gram: Rp 25.745.000
  • 25 gram: Rp 64.237.000
  • 50 gram: Rp 128.395.000
  • 100 gram: Rp 256.712.000
  • 250 gram: Rp 641.515.000
  • 500 gram: Rp 1.282.820.000
  • 1.000 gram: Rp 2.565.600.000

Ketentuan Pajak dan Transaksi

Sebagai informasi tambahan, harga yang tertera di atas belum termasuk perhitungan pajak. Sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 34/PMK.10/2017, setiap transaksi penjualan emas batangan akan dikenakan pemotongan pajak.

Khusus untuk transaksi buyback dengan nominal di atas Rp 10 juta, akan dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22. Bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), potongan pajak ditetapkan sebesar 1,5 persen, sementara bagi non-NPWP dikenakan potongan sebesar 3 persen. Pemotongan pajak tersebut dilakukan secara otomatis dari total nilai transaksi buyback.

Dinamika Emas di Pasar Global

Di sisi lain, pergerakan harga emas di pasar internasional pada awal sesi Asia hari ini cenderung bervariasi. Pelaku pasar keuangan global saat ini sedang dalam posisi menunggu rilis data inflasi Amerika Serikat, yang diprediksi akan menjadi penentu arah kebijakan suku bunga acuan ke depan.

“Dikutip dari The Economic Times, harga emas di pasar spot internasional terpantau stabil di kisaran US$4.396,69 per ons. Sementara itu, untuk kontrak emas berjangka AS pengiriman Desember mengalami koreksi tipis sebesar 0,4 persen ke level US$4.440,8 per ons,” tulis laporan tersebut.

Ketidakpastian ekonomi global dan kebijakan moneter di negara-negara maju sering kali menjadi faktor utama yang memengaruhi minat investor terhadap aset safe haven seperti emas. Bagi masyarakat yang ingin berinvestasi, disarankan untuk selalu memantau perkembangan terkini melalui kanal resmi Antam sebelum melakukan transaksi.