Respons Gibran Tangani Korban Keracunan di Karo, Kerahkan Tim Medis

oleh -5 Dilihat
Respons Gibran Tangani Korban Keracunan di Karo, Kerahkan Tim Medis

KabarDermayu.com – Sebagai bentuk perhatian serius terhadap musibah keracunan makanan yang menimpa sejumlah anak di Kabupaten Karo, Sumatra Utara, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengambil langkah proaktif dengan menurunkan tim medis pribadinya untuk membantu penanganan di lapangan.

Langkah ini diambil langsung oleh Wapres saat melakukan kunjungan kerja ke Rumah Sakit Efarina Etaham, Berastagi, pada Jumat lalu. Kehadiran tim medis khusus tersebut bertujuan untuk memantau kondisi kesehatan para korban secara intensif sekaligus menjembatani koordinasi jika diperlukan tindakan medis lebih lanjut.

Dalam kesempatan tersebut, Gibran menekankan pentingnya pemulihan kesehatan bagi anak-anak agar mereka dapat segera kembali beraktivitas normal, termasuk melanjutkan kegiatan belajar di sekolah. Ia secara khusus meminta dokter pribadinya untuk tetap berada di lokasi guna memastikan setiap pasien mendapatkan pendampingan yang memadai.

“Ini saya ke sini membawa dokter pribadi saya. Saya minta dokter saya tinggal di sini dulu, untuk mengoordinasikan sekiranya ada anak-anak yang butuh penanganan lebih intens di Jakarta,” ujar Gibran melalui keterangan resmi yang diterima.

Tidak hanya memberikan pendampingan medis, Wakil Presiden juga membuka ruang bagi pasien yang membutuhkan penanganan lebih komprehensif. Gibran memberikan opsi rujukan bagi korban yang memerlukan fasilitas kesehatan dengan dukungan medis lebih lengkap, termasuk kemungkinan merujuk pasien ke rumah sakit di Jakarta.

Upaya ini mendapatkan Respons positif dari keluarga pasien. Salah satunya adalah Fitriani, orang tua dari Agnesia Paruliana br Silitonga, yang kini tengah mendapatkan perawatan di RS Efarina Etaham. Ia menyambut baik tawaran rujukan tersebut sebagai bentuk upaya terbaik demi kesembuhan sang anak.

“Kata Bapak (Wapres), kalau mau dirujuk, boleh ke Medan, boleh ke Jakarta,” ungkap Fitriani. Pihak keluarga akhirnya memutuskan untuk membawa Agnesia ke Jakarta agar mendapatkan penanganan medis yang lebih mendalam.

Selain Agnesia, proses koordinasi rujukan ke Jakarta juga tengah dipersiapkan bagi pasien lainnya, yakni Febiona Purba, yang saat ini dirawat di RSU Amanda Berastagi. Pemerintah berkomitmen untuk memfasilitasi kebutuhan medis para korban agar proses penyembuhan berjalan optimal.

Dalam kunjungan tersebut, Wakil Presiden didampingi oleh Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, serta Bupati Kabupaten Karo, Antonius Ginting. Kehadiran para pejabat daerah ini menunjukkan sinergi antarlevel pemerintahan dalam menangani musibah kesehatan yang terjadi di wilayah tersebut.

Untuk memastikan kunjungan berjalan dengan lancar dan kondusif, pihak keamanan dari personel gabungan TNI dan Polri tampak bersiaga di sekitar area rumah sakit. Pengamanan ketat ini dilakukan guna menjaga ketertiban selama proses peninjauan berlangsung.

Peristiwa keracunan makanan tentu menjadi pengingat penting akan pentingnya pengawasan mutu konsumsi, terutama bagi anak-anak. Langkah cepat yang diambil oleh pemerintah pusat diharapkan mampu mempercepat proses pemulihan para korban serta memberikan ketenangan bagi pihak keluarga yang terdampak.