Kuota Pendaftaran Upacara HUT ke-81 RI Penuh, Cek Jadwal Dibuka Lagi

oleh -3 Dilihat
Kuota Pendaftaran Upacara HUT ke-81 RI Penuh, Cek Jadwal Dibuka Lagi

KabarDermayu.com – Antusiasme masyarakat Indonesia untuk merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Merdeka terlihat sangat tinggi. Hal ini terbukti dari ludesnya Kuota Pendaftaran peserta upacara hanya dalam waktu satu jam setelah portal resmi dibuka pada Rabu, 5 Agustus 2026.

Bagi warga yang belum berhasil mendapatkan slot, pemerintah memberikan kabar baik. Wakil Menteri Sekretaris Negara, Juri Ardiantoro, memastikan bahwa pendaftaran akan kembali dibuka untuk hari berikutnya guna menampung minat masyarakat yang ingin berpartisipasi langsung dalam perayaan bersejarah tersebut.

“Besok ada lagi,” tegas Juri saat menanggapi situasi pendaftaran yang sempat membludak.

Pada saat pendaftaran dibuka pukul 10.00 WIB, sistem sempat mengalami lonjakan trafik yang signifikan. Banyak calon peserta melaporkan harus mengantre dalam sistem hingga lebih dari empat jam akibat tingginya permintaan akses secara bersamaan di laman pandang.istanapresiden.go.id. Saat ini, laman tersebut menampilkan status “Penuh” dan menutup akses formulir pendaftaran untuk sementara.

Pemerintah sendiri telah menyiapkan kuota sebanyak 8.100 undangan bagi masyarakat umum yang ingin hadir langsung dalam upacara di Istana Merdeka. Untuk bisa berpartisipasi, calon peserta wajib melakukan registrasi daring dan memenuhi berbagai persyaratan administrasi yang telah ditetapkan oleh Kementerian Sekretariat Negara.

Catatan Penting: Periode pendaftaran undangan resmi dibuka sejak 5 hingga 7 Agustus 2026. Masyarakat diharapkan terus memantau laman resmi pemerintah untuk mendapatkan slot yang tersisa di hari berikutnya.

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom RI), Muhammad Qodari, mengungkapkan bahwa keterlibatan masyarakat dalam HUT ke-81 RI merupakan wujud keinginan pemerintah untuk menjadikan perayaan kemerdekaan lebih inklusif dan dekat dengan rakyat. Menurutnya, pembangunan yang dilakukan harus dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat di pelosok Nusantara.

“Kita ingin memastikan bahwa hasil dari setiap keringat pembangunan tidak hanya dinikmati segelintir orang. Pemerintah sangat menginginkan agar peringatan kemerdekaan tahun ini terasa berbeda dan lebih dekat di hati rakyat,” ujar Qodari.

Tema besar yang diusung tahun ini adalah “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”. Semangat kolaborasi ini tidak hanya terlihat dari undangan upacara, tetapi juga dari pelibatan masyarakat dalam menentukan logo resmi HUT ke-81 RI.

Rangkaian perayaan kemerdekaan telah dimulai sejak 1 Agustus 2026 dengan agenda Zikir dan Doa Kebangsaan di Monumen Nasional (Monas). Agenda kenegaraan selanjutnya meliputi beberapa rangkaian penting:

  • 14 Agustus 2026: Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo Subianto serta penyampaian RUU APBN 2027 dan Nota Keuangan di hadapan DPR RI.
  • 15 Agustus 2026: Ziarah Nasional, Apel Kehormatan, dan Renungan Suci sebagai penghormatan bagi para pahlawan bangsa.
  • 17 Agustus 2026: Puncak perayaan berupa Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi dan Upacara Penurunan Bendera Pusaka dengan Presiden Prabowo Subianto sebagai inspektur upacara.

Pemerintah berharap momen HUT ke-81 RI ini menjadi pijakan kuat bagi bangsa Indonesia untuk merajut kembali semangat gotong royong dan memantik optimisme dalam melanjutkan pembangunan negeri yang dicintai.