Pencarian Hari ke-11 KM Virgo Transport 8, Basarnas Terjunkan 2 Kapal ke Kalteng

oleh -4 Dilihat
Pencarian Hari ke-11 KM Virgo Transport 8, Basarnas Terjunkan 2 Kapal ke Kalteng

KabarDermayu.com – Memasuki hari kesebelas operasi Pencarian dan pertolongan, tim gabungan Basarnas terus mengintensifkan upaya evakuasi korban insiden kecelakaan Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8. Fokus pencarian kini diperluas secara signifikan hingga menyisir area pesisir Kalimantan Tengah untuk memastikan seluruh korban yang belum ditemukan dapat segera teridentifikasi.

Kepala Kantor SAR Kelas A Banjarmasin, I Putu Sudayana, yang bertindak sebagai SAR Mission Coordinator, menjelaskan bahwa langkah strategis ini diambil guna merespons dinamika arus laut yang mungkin membawa korban menjauh dari titik koordinat awal tenggelamnya kapal di Laut Jawa.

Dalam upaya memperkuat armada di lapangan, Basarnas telah mengerahkan dua unit kapal khusus dari Kantor SAR Palangka Raya, yakni Kapal Rigid Bouyancy Boat (RBB) dan Rigid Inflatable Boat (RIB) 01. Kedua kapal tersebut dipilih karena memiliki manuver yang lincah untuk menyisir area perairan dangkal dan pesisir yang sulit dijangkau oleh kapal berukuran besar.

“Kapal RBB Palangka Raya dan RIB 01 Palangka Raya telah disiagakan untuk membantu memperluas jangkauan pencarian di wilayah pesisir Kalimantan Tengah dan sekitarnya,” ujar Putu dalam keterangan pers di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kamis (24/9/2026).

Keputusan untuk memperluas cakupan area ini didasari oleh temuan tiga jasad korban di Perairan Seruyan, Kalimantan Tengah. Berdasarkan analisis tim SAR, lokasi penemuan tersebut berjarak cukup jauh, yakni sekitar 145 hingga 150 mil laut dari titik awal musibah di Laut Jawa. Jarak yang signifikan ini mengindikasikan adanya pengaruh arus laut yang kuat terhadap pergerakan korban.

Putu mengakui bahwa pada hari-hari awal operasi, tim sempat menghadapi kendala teknis di lapangan. Kondisi gelombang yang tinggi di sekitar Perairan Seruyan menyebabkan keterbatasan jarak pandang bagi tim pencari, sehingga ada kemungkinan objek atau korban yang berada di permukaan air tidak terpantau secara optimal pada penyisiran tahap awal.

Adapun strategi pencarian yang kini diterapkan meliputi:

  • Penyisiran intensif di sepanjang garis pesisir Kalimantan Tengah.
  • Perluasan area pencarian hingga mencapai perbatasan Kalimantan Barat untuk mengantisipasi pergeseran korban akibat arus.
  • Optimalisasi penggunaan kapal RBB dan RIB guna menjangkau area yang sebelumnya dianggap belum ter-cover secara maksimal.

Hingga Rabu (23/9/2026) malam pukul 22.00 WITA, data resmi dari Basarnas mencatat sebanyak 136 orang telah ditemukan dengan rincian 108 korban dalam kondisi selamat dan 28 orang dinyatakan meninggal dunia. Mengingat total manifes KM Virgo Transport 8 mencapai 243 orang, saat ini masih ada 107 korban lainnya yang terus diupayakan pencariannya oleh tim gabungan.

Operasi ini melibatkan koordinasi lintas instansi yang solid, termasuk dukungan dari tim penyelam Basarnas Special Group (BSG) dan TNI AL yang sebelumnya telah berhasil melakukan evakuasi jasad korban dari dalam badan kapal. Seluruh upaya ini dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab kemanusiaan untuk memberikan kepastian bagi keluarga korban yang masih menunggu kabar di posko penanganan.

Basarnas mengimbau kepada masyarakat pesisir, khususnya nelayan yang melintas di jalur perairan tersebut, untuk segera melapor kepada pihak berwenang jika menemukan tanda-tanda atau benda mencurigakan yang berkaitan dengan insiden KM Virgo Transport 8. Partisipasi aktif dari masyarakat diharapkan dapat mempercepat proses penemuan para korban yang masih dalam pencarian.