Instagram Ahmad Dhani Diduga Diretas Usai Kembali Aktif

oleh -5 Dilihat
Instagram Ahmad Dhani Diduga Diretas Usai Kembali Aktif

KabarDermayu.com – Akun Instagram musisi Ahmad Dhani kembali menjadi sorotan publik setelah sempat menghilang dan kemudian aktif kembali. Namun, aktivitas terbarunya justru memunculkan dugaan adanya peretasan yang terjadi pada tengah malam.

Pantauan pada Rabu dini hari, 6 Mei 2026, akun Instagram Ahmad Dhani tiba-tiba mengunggah dua postingan yang tidak biasa. Konten tersebut berisi promosi penjualan emas Antam dengan harga murah, sebuah gaya unggahan yang sangat berbeda dari biasanya.

Munculnya postingan yang tidak lazim ini langsung menimbulkan spekulasi di kalangan publik. Banyak yang menduga bahwa akun tersebut tidak sepenuhnya dikendalikan oleh pemiliknya dan kemungkinan telah diretas oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Anehnya, kedua postingan tersebut menghilang dari linimasa Instagram hanya dalam hitungan menit. Hal ini memicu anggapan bahwa akun tersebut berhasil diamankan kembali oleh Ahmad Dhani atau timnya.

Meskipun belum ada pernyataan resmi dari pihak Ahmad Dhani mengenai kejadian ini, perubahan aktivitas yang sangat cepat tersebut semakin memperkuat dugaan adanya upaya peretasan yang sempat terjadi.

Insiden ini terjadi tidak lama setelah akun Instagram Ahmad Dhani sebelumnya sempat menghilang secara misterius. Akun @ahmaddhaniofficial diketahui tidak dapat diakses selama beberapa waktu, tepat setelah Dhani mengunggah konten yang berkaitan dengan masa lalunya, khususnya mengenai penyebab perceraiannya dengan Maia Estianty.

Baca juga: Tiga Prajurit TNI Penculik dan Pembunuh Kacab Bank Sampaikan Permintaan Maaf

Peristiwa hilangnya akun tersebut sempat memicu berbagai spekulasi. Ahmad Dhani sendiri sebelumnya menyatakan kecurigaannya terhadap pihak tertentu yang merasa terganggu dengan unggahannya. Ia bahkan sempat mendatangi Bareskrim Polri untuk mencari tahu kemungkinan penyebab hilangnya akun tersebut.

Dalam keterangannya, Dhani juga mengungkapkan dugaan bahwa kejadian tersebut bukan disebabkan oleh laporan massal dari pengguna biasa. Ia merasa ada pihak yang ketakutan dengan postingannya dan berusaha membungkamnya.

“Bukan masalah diintervensi. Saya merasa ada yang ketakutan dengan postingan saya gitu. Kalau postingan itu salah, kan tinggal, tinggal, tinggal dilaporkan secara norma-norma di Instagram. Berarti kan postingan ini bener gitu, ada yang mencoba untuk membungkam itu gitu,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa berdasarkan informasi yang diperolehnya, ada kemungkinan keterlibatan pihak dengan akses khusus. Hal ini mengarah pada dugaan bahwa peretasan atau penonaktifan akun tersebut tidak semata-mata disebabkan oleh laporan pengguna umum.

“Kita bertanya bagaimana proses Instagram bisa di-take down itu dari mana gitu. Dan menurut temen kita diatas, itu nggak mungkin dari laporan mass report, nggak mungkin. Begitu dilihat, ini ada orang penting yang bisa sampai ke akses atas untuk bisa men-take down Instagram saya gitu,” kata dia.