Pendapatan Operasional Asuransi Tugu Capai Rp 156,02 Miliar per Maret 2026

oleh -5 Dilihat
Pendapatan Operasional Asuransi Tugu Capai Rp 156,02 Miliar per Maret 2026

KabarDermayu.com – PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (Tugu Insurance), sebuah anak usaha PT Pertamina (Persero), melaporkan kinerja keuangan yang positif hingga akhir Maret 2026. Perusahaan berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp 265,62 miliar.

Selain itu, total aset yang dimiliki perusahaan juga mencapai angka yang signifikan, yaitu Rp 29,69 triliun pada kuartal I-2026. Capaian ini menunjukkan kesehatan finansial dan pertumbuhan bisnis yang solid.

Direktur Keuangan dan Layanan Korporat Asuransi Tugu, Fitri Azwa, menyatakan bahwa kinerja positif ini merupakan bukti kemampuan perusahaan dalam menjaga kualitas pertumbuhan bisnis. Hal ini dicapai di tengah kondisi ketidakpastian geopolitik dan volatilitas harga energi global yang terus meningkat.

Fitri Azwa menekankan bahwa disiplin dalam proses underwriting, penguatan portofolio, serta pengelolaan risiko yang terukur menjadi pilar utama. Fondasi ini sangat penting bagi Tugu Insurance untuk mempertahankan kinerja yang sehat dan berkelanjutan.

Baca juga: Kasus Pemukulan Bro Ron, Waketum PSI, Berakhir Damai Setelah Saling Lapor

Mengacu pada pencatatan menggunakan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) 117 yang baru, perusahaan mencatat Pendapatan Jasa Asuransi sebesar Rp 2,57 triliun. Angka ini menunjukkan peningkatan sebesar 5,96 persen secara year-on-year (yoy) dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, yaitu Rp 2,42 triliun.

Sementara itu, Hasil Jasa Asuransi tercatat sebesar Rp 461,01 miliar. Angka ini juga mengalami peningkatan sebesar 2,18 persen (yoy) dari Rp 451,16 miliar pada kuartal I-2025. Peningkatan ini didorong oleh strategi pengelolaan portofolio yang selektif pada lini usaha asuransi seperti fire & property, offshore, dan marine cargo.

Lini usaha tersebut diketahui telah lama menjadi salah satu kontributor utama bagi pendapatan perusahaan. Pengelolaan yang cermat pada area-area ini terbukti memberikan hasil yang positif.

Lebih lanjut, Fitri Azwa menambahkan bahwa Pendapatan Operasional Lainnya juga mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Angka ini tercatat sebesar Rp 156,02 miliar per akhir Maret 2026, yang berarti meningkat sebesar 31,25 persen (yoy). Hal ini mengindikasikan peran penting entitas anak perusahaan dalam memperkuat diversifikasi sumber pendapatan.

Pendapatan Investasi Perseroan pada kuartal I-2026 tercatat sebesar Rp 88,17 miliar. Angka ini mencerminkan pendekatan pengelolaan portofolio yang tetap berhati-hati (prudent) di tengah dinamika pasar keuangan yang terus berubah.

Fitri Azwa juga menyampaikan bahwa struktur permodalan perusahaan tetap terjaga kuat. Hal ini penting untuk mendukung keberlanjutan bisnis jangka panjang. Total Ekuitas yang dimiliki perusahaan mencapai Rp 10,17 triliun.

Selain itu, Risk-Based Capital (RBC) perusahaan berada pada level yang sangat sehat, yaitu 420,5 persen. Angka RBC yang tinggi ini menunjukkan bahwa perusahaan memiliki kapasitas modal yang jauh melebihi persyaratan minimum yang ditetapkan regulator.

“Struktur permodalan yang solid memberikan fleksibilitas bagi perseroan. Ini memungkinkan kami untuk menjaga stabilitas kinerja sekaligus mendukung agenda pertumbuhan ke depan,” ujar Fitri.

Ia menambahkan bahwa perusahaan akan terus memastikan pengelolaan modal dilakukan secara prudent. Hal ini sejalan dengan komitmen Tugu Insurance untuk menjaga fundamental bisnis yang kuat serta memberikan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan.

Komitmen perusahaan terhadap prinsip kehati-hatian dan manajemen risiko yang terukur menjadi kunci keberhasilan dalam menghadapi tantangan pasar dan menjaga pertumbuhan yang berkelanjutan.