Prudential Syariah Bayar Klaim Rp 2,2 Triliun di 2025

oleh -7 Dilihat
Prudential Syariah Bayar Klaim Rp 2,2 Triliun di 2025

KabarDermayu.com – PT Prudential Syariah Life Assurance (Prudential Syariah) mencatat rekor pembayaran klaim dan manfaat sebesar Rp 2,2 triliun sepanjang tahun 2025. Angka ini setara dengan rata-rata Rp 6 miliar setiap harinya, disalurkan kepada peserta dan keluarga yang terdampak risiko.

Presiden Direktur Prudential Syariah, Iskandar Ezzahuddin, menyatakan bahwa pencapaian ini menegaskan peran nyata perusahaan dalam memberikan ketenangan dan perlindungan finansial bagi masyarakat Indonesia.

Lebih lanjut, Iskandar memaparkan bahwa total kontribusi bruto perusahaan mencapai Rp 4,2 triliun, menunjukkan pertumbuhan sebesar 9 persen. Kontribusi dari bisnis baru juga mengalami lonjakan signifikan, tumbuh 31 persen menjadi sekitar Rp 1 triliun, sekaligus mempertahankan pangsa pasar industri asuransi jiwa syariah sebesar 22 persen.

Menurutnya, pertumbuhan yang solid ini mencerminkan tingginya kepercayaan keluarga Indonesia terhadap Prudential Syariah sebagai pemimpin pasar asuransi jiwa syariah.

Baca juga: Profil Indri Wahyuni, Juri Cerdas Cermat MPR yang Tuai Perhatian Karena Komentar pada Peserta SMAN 1 Pontianak

Sebagai pemimpin pasar, Prudential Syariah berkomitmen untuk terus menghadirkan produk perlindungan yang relevan, terjangkau, dan inovatif. Perusahaan juga berupaya meningkatkan kualitas layanan dengan dukungan teknologi AI terdepan.

Dari sisi pengelolaan aset, total aset perusahaan mengalami pertumbuhan sebesar 20 persen, mencapai Rp 8 triliun. Pertumbuhan ini didukung oleh strategi portofolio yang disiplin dan terarah.

Tren pertumbuhan serupa juga terlihat pada total aset investasi, yang naik 17 persen menjadi Rp 6 triliun. Hal ini menunjukkan keberhasilan perusahaan dalam mengelola dana peserta secara optimal.

Kekuatan fondasi keuangan Prudential Syariah diperkuat oleh tingkat solvabilitas atau Risk Based Capital (RBC) yang jauh melampaui ketentuan regulator. RBC Dana Perusahaan tercatat sebesar 1.496 persen, sementara RBC Dana Tabarru’ sebesar 209 persen.

Tingkat solvabilitas yang tinggi ini menjadi indikator kapasitas perusahaan dalam memenuhi kewajiban kepada seluruh peserta secara amanah dan berkelanjutan. Berdasarkan survei independen, Prudential Syariah juga menempati posisi teratas dalam hal Brand Preference dan Kepercayaan Peserta berdasarkan rekomendasi (rNPS).

Pencapaian ini merupakan hasil dari kemampuan Prudential Syariah dalam menjawab peningkatan kebutuhan masyarakat Indonesia akan perlindungan berbasis syariah. Penguatan strategi distribusi multi-channel, termasuk kanal keagenan dan bancassurance, yang didukung oleh lebih dari 64 ribu tenaga pemasar dan Financial Service Consultant (FSC) di seluruh Indonesia, turut berkontribusi pada kesuksesan ini.

“Komitmen ini dilengkapi dengan fokus pada peserta melalui inovasi produk sesuai kebutuhan peserta dan layanan syariah yang berkualitas, relevan, dan terjangkau bagi keluarga Indonesia,” ujar Iskandar.

Prudential Syariah terus berinovasi dalam produk dan layanan untuk memberikan perlindungan yang optimal bagi keluarga Indonesia, sejalan dengan prinsip syariah.