Harga Emas Hari Ini: Antam Naik Tajam, Pasar Global Menguat

oleh -6 Dilihat
Harga Emas Hari Ini: Antam Naik Tajam, Pasar Global Menguat

KabarDermayu.com – Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan signifikan pada Selasa, 12 Mei 2026. Harga per gramnya dibanderol seharga Rp 2.859.000, melonjak Rp 40.000 dibandingkan hari sebelumnya.

Berdasarkan data resmi dari Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia Antam, harga pembelian kembali atau buyback emas juga ditetapkan naik menjadi Rp 2.676.000 per gram. Perlu dicatat bahwa harga emas Antam dapat berubah sewaktu-waktu.

Kenaikan harga ini juga tercermin pada berbagai ukuran emas yang ditawarkan. Untuk ukuran lima gram, harga mencapai Rp 14.070 juta. Sementara itu, emas sepuluh gram dijual seharga Rp 28.085 juta.

Bagi yang ingin membeli dalam jumlah lebih besar, emas ukuran 25 gram dibanderol Rp 70.087 juta, dan emas 50 gram seharga Rp 140.095 juta. Untuk emas 100 gram, harganya adalah Rp 280.112 juta, sedangkan emas 250 gram dijual seharga Rp 700.015 juta.

Emas dengan ukuran terbesar yang dijual Antam, yaitu 500 gram, mencapai Rp 1.399.820 juta. Untuk ukuran terkecil, emas 0,5 gram dihargai Rp 1,479,5 juta. Sementara itu, emas dengan berat 1.000 gram dibanderol senilai Rp 2,799,6 miliar.

Perlu diperhatikan bahwa harga penjualan emas batangan Antam tersebut belum termasuk komponen pajak. Sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 34/PMK.10/2017, setiap transaksi penjualan emas dikenakan potongan pajak.

Untuk transaksi penjualan kembali emas batangan ke PT Antam Tbk dengan nilai di atas Rp 10 juta, akan dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22. Besaran tarifnya adalah 1,5 persen bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), dan 3 persen bagi yang tidak memiliki NPWP. PPh Pasal 22 ini akan dipotong langsung dari total nilai transaksi buyback.

Emas Global Mengalami Penguatan

Sementara itu, harga emas di pasar global juga menunjukkan tren positif pada perdagangan pagi ini. Penguatan ini terjadi di tengah antisipasi investor terhadap hasil pertemuan antara Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden Tiongkok Xi Jinping.

Selain itu, investor juga terus memantau perkembangan konflik yang terjadi di Timur Tengah. Sentimen geopolitik ini seringkali mendorong investor untuk beralih ke aset safe haven seperti emas.

Mengutip dari laporan The Economic Times, harga emas di pasar spot tercatat naik sebesar 0,5 persen, mencapai US$1.757,59 per ons. Sementara itu, kontrak berjangka emas Amerika Serikat untuk pengiriman Juni juga mengalami kenaikan sebesar 0,8 persen, menjadi US$1.768,2 per ons.

Baca juga: 14 WNI Hilang dalam Kecelakaan Kapal di Perairan Malaysia

Kenaikan harga emas global ini menunjukkan bahwa logam mulia ini tetap menjadi pilihan menarik bagi investor di tengah ketidakpastian ekonomi dan geopolitik.