An Se Young Pimpin Korea Selatan di Piala Uber 2026

oleh -5 Dilihat
An Se Young Pimpin Korea Selatan di Piala Uber 2026

KabarDermayu.com – Korea Selatan berhasil mengamankan keunggulan awal 1-0 dalam partai final Piala Uber 2026 setelah tunggal putri andalannya, An Se Young, menaklukkan lawannya dari Tiongkok, Wang Zhi Yi.

Pertandingan yang mempertemukan dua ratu bulutangkis dunia ini berlangsung di Forum Horsens pada Minggu, 3 Mei 2026. An Se Young, yang kini menduduki peringkat pertama dunia versi BWF, tampil dominan menghadapi Wang Zhi Yi yang berada di peringkat kedua.

Dengan penampilan tanpa kompromi, An Se Young berhasil meraih kemenangan dua gim langsung dengan skor telak 21-10 dan 21-13. Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi tim Korea Selatan dalam upaya mereka menekan tim Tiongkok di partai puncak.

Sejak awal pertandingan, An Se Young langsung menunjukkan superioritasnya. Ia berhasil membuka keunggulan 7-1 di gim pertama, membuat Wang Zhi Yi kesulitan untuk keluar dari tekanan yang diberikan.

Interval gim pertama pun berakhir dengan skor yang sangat timpang, 11-2, untuk keunggulan An Se Young. Dominasi pemain Korea Selatan ini tidak mengendur sama sekali setelah jeda.

An Se Young terus memberikan tekanan hingga memperlebar jarak menjadi 16-5. Ia akhirnya berhasil mengunci kemenangan di gim pertama dengan skor 21-10.

Baca juga di sini: Erin Kejar ND, Diduga Dalang Viralnya Threads Aniaya ART

Memasuki gim kedua, jalannya pertandingan tidak banyak mengalami perubahan. An Se Young kembali menampilkan permainan agresif dan segera memimpin 5-0.

Meskipun Wang Zhi Yi sempat menunjukkan perlawanan dan berusaha memperkecil ketertinggalan, kendali permainan tetap kokoh di tangan An Se Young.

Interval gim kedua pun ditutup dengan keunggulan An Se Young 11-5. Sempat terjadi momen ketika skor menipis menjadi 10-14, namun An Se Young tetap bermain tenang.

Ia berhasil menjaga ritme permainannya, kembali menjauh dari kejaran lawannya, dan akhirnya menutup pertandingan dengan kemenangan 21-13 di gim kedua.

Kemenangan ini memberikan keuntungan psikologis yang signifikan bagi tim Korea Selatan. Satu poin penting berhasil diamankan, dan kini tekanan beralih kepada tim Tiongkok untuk menyusul ketertinggalan.