KabarDermayu.com – Pertandingan antara Persija Jakarta dan Persib Bandung, yang dikenal sebagai El Clasico Indonesia, telah menarik perhatian media internasional, termasuk The Guardian dari Inggris. Media ternama tersebut bahkan menjuluki duel klasik ini sebagai salah satu derbi sepak bola dengan jarak terjauh di dunia.
Rivalitas antara Persija dan Persib bukan hanya sengit di lapangan hijau, tetapi juga memiliki sejarah panjang yang membuat atmosfer setiap pertandingan selalu membara. Penggemar kedua tim selalu menantikan pertemuan ini dengan penuh antusiasme.
Dalam salah satu rubriknya, The Knowledge, The Guardian membahas pertanyaan dari pembaca mengenai derbi sepak bola yang memiliki jarak paling jauh antara dua klub rival. Diskusi ini memicu perbandingan jarak antar klub di berbagai liga sepak bola dunia.
Di Inggris sendiri, derbi dengan jarak terjauh yang tercatat adalah antara Carlisle dan Barrow, dengan jarak tempuh sekitar 125 kilometer. Angka ini, menurut The Guardian, masih terbilang kecil jika dibandingkan dengan beberapa rivalitas di negara lain, termasuk Indonesia.
The Guardian kemudian menyoroti rivalitas antara Persib Bandung dan Persija Jakarta. Media Inggris ini membandingkan jarak antara kedua tim sebelum akhirnya menyebut derbi antara Auckland City dan Wellington Phoenix di Selandia Baru sebagai yang paling jauh secara geografis.
“Lebih jauh lagi, kami mesti menyebut derbi antara Persib Bandung dan Persija Jakarta, yang terjadi di derbi Indonesia, atau Laga Klasikal dalam sebutan lokal,” tulis The Guardian dalam laporannya. Penamaan “Laga Klasikal” menunjukkan betapa pentingnya pertandingan ini bagi para penggemar sepak bola di Indonesia.
Baca juga: Prancis Umumkan Skuad 26 Pemain untuk Piala Dunia 2026
Media tersebut juga merinci jarak antara kandang kedua tim. Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), kandang Persib, disebut berjarak sekitar 173 kilometer dari Jakarta International Stadium (JIS), yang merupakan markas Persija. Jarak ini diukur berdasarkan jarak geografis biasa.
Namun, angka 173 kilometer tersebut belum memperhitungkan kondisi lalu lintas yang padat antara Bandung dan Jakarta. Seringkali, perjalanan antara kedua kota ini memakan waktu lebih lama dari perkiraan karena kemacetan.
“Derbi itu dikenal sebagai salah satu yang terbesar di Asia dan digelar dengan sengit di dalam dan luar lapangan,” lanjut laporan The Guardian, menyoroti intensitas pertandingan dan rivalitas yang meluas hingga ke luar lapangan.
Cerita mengenai jarak dalam duel Persija vs Persib menjadi semakin unik pada pertemuan terbaru kedua tim. Dalam lanjutan Liga Super 2025/2026 pekan ke-32, yang berlangsung pada Minggu, 10 Mei 2026, laga yang seharusnya digelar di Jakarta harus mengalami perubahan lokasi.
Karena adanya persoalan terkait izin pertandingan, Persija terpaksa memindahkan laga kandang mereka melawan Persib. Keputusan ini membuat Persija harus menjamu Persib di tempat netral, yaitu Stadion Segiri.
Perubahan lokasi pertandingan ini secara dramatis menjadikan duel klasik Persija vs Persib semakin layak disebut sebagai derbi jarak jauh. Jarak antara Stadion GBLA di Bandung dan Stadion Segiri di Samarinda mencapai sekitar 1.270 kilometer. Angka ini menunjukkan betapa jauhnya perjalanan yang harus ditempuh oleh tim tamu, dan bagaimana faktor logistik serta geografis dapat menambah dimensi lain pada sebuah pertandingan sepak bola.





