Destry Damayanti Calon Tunggal Gubernur BI, Ini Respons Airlangga

oleh -11 Dilihat
Destry Damayanti Calon Tunggal Gubernur BI, Ini Respons Airlangga

KabarDermayu.com – Isu pergantian pucuk pimpinan Bank Indonesia (BI) kini menjadi sorotan tajam di kalangan pengamat ekonomi dan publik. Destry Damayanti muncul sebagai kandidat tunggal yang diusulkan oleh Presiden Prabowo Subianto untuk mengisi posisi Gubernur BI, menggantikan Perry Warjiyo yang masa jabatannya akan segera berakhir.

Merespons dinamika tersebut, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, memberikan pandangan positif terhadap sosok Destry. Menurut Airlangga, Destry bukanlah orang baru di lingkungan bank sentral. Ia memiliki rekam jejak yang solid, terutama pengalamannya yang panjang sebagai Deputi Gubernur Senior BI selama lebih dari satu periode.

“Bu Destry kan menjadi Deputi Gubernur Senior sudah lebih dari satu periode. Selama ini komunikasi (dengan pemerintah) terjalin dengan baik, dan beliau memang sudah ada di dalam sistem BI,” ungkap Airlangga saat ditemui di kantornya di Jakarta, Senin, 10 Agustus 2026.

Pencalonan Tunggal dan Independensi BI

Terkait status Destry sebagai calon tunggal, Airlangga menjelaskan bahwa hingga saat ini pemerintah menilai Destry adalah sosok yang paling tepat dan kompeten untuk memimpin otoritas moneter tersebut. Ia berharap proses pencalonan ini dapat berjalan lancar di parlemen tanpa hambatan berarti.

Ketika disinggung mengenai kekhawatiran sebagian pihak terkait independensi bank sentral di tengah sistem pencalonan tunggal, Airlangga menegaskan bahwa langkah ini tidak akan mengganggu kemandirian Bank Indonesia. Ia berargumen bahwa memilih kandidat dari internal BI justru menjadi jaminan bahwa kebijakan moneter ke depan tetap berada pada jalur yang profesional.

“Kandidat yang ada sekarang kan juga dari internal BI, jadi tidak mengubah independensi ya,” tegasnya singkat.

Menanti Keputusan Parlemen

Hingga saat ini, publik masih menanti langkah selanjutnya dari Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) terkait proses uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) terhadap Destry Damayanti. Airlangga menyatakan bahwa pemerintah menyerahkan sepenuhnya keputusan pengesahan ini kepada pihak legislatif.

Selain posisi Gubernur, publik juga menaruh perhatian pada siapa yang akan mengisi kursi kosong sebagai Deputi Gubernur Senior BI jika nantinya Destry resmi menjabat sebagai Gubernur. Namun, Airlangga enggan berspekulasi lebih jauh. Ia meminta semua pihak untuk bersabar menunggu hasil pembahasan formal di tingkat parlemen.

Pencalonan ini dipandang sebagai bentuk keberlanjutan kebijakan ekonomi nasional. Dengan latar belakang Destry yang sudah sangat memahami dinamika internal BI, diharapkan transisi kepemimpinan nanti dapat menjaga stabilitas nilai tukar rupiah serta menekan laju inflasi di tengah tantangan ekonomi global yang terus berubah.

Peristiwa ini menjadi salah satu agenda strategis pemerintah dalam memastikan stabilitas moneter tetap terjaga di bawah kepemimpinan baru. Sejauh ini, dukungan dari berbagai pihak terhadap penunjukan sosok internal dinilai sebagai langkah strategis untuk menjaga kredibilitas Bank Indonesia di mata investor domestik maupun internasional.