KabarDermayu.com – Masa transisi kepemimpinan di Kementerian Keuangan kembali bergulir setelah Purbaya Yudhi Sadewa resmi menyerahkan tongkat estafet jabatan kepada Suahasil Nazara. Dalam momen perpisahan tersebut, Purbaya menyoroti capaian ekonomi nasional yang berhasil dijaganya tetap stabil di atas angka 5 persen selama setahun terakhir memimpin instansi bendahara negara tersebut.
Purbaya, yang menjabat sejak 8 September 2025 berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 86/P Tahun 2025, mengungkapkan rasa syukur atas Kinerja timnya di Kementerian Keuangan. Baginya, menjaga momentum pertumbuhan ekonomi di tengah tantangan global bukanlah hal yang mudah, namun ia merasa puas dengan hasil yang telah dicapai.
“Paling enggak kan lumayan. Kita sudah menaikkan pertumbuhan ekonomi dari yang tadinya di bawah 5 persen, kini sudah stabil di atas 5 persen,” ujar Purbaya saat memberikan keterangan kepada awak media usai seremoni serah terima jabatan di Jakarta, Selasa.
Catatan data menunjukkan bahwa selama kepemimpinan Purbaya, ekonomi Indonesia memang menunjukkan dinamika yang positif. Pada kuartal IV-2025, ekonomi nasional berhasil mencatatkan pertumbuhan sebesar 5,39 persen secara year-on-year (yoy). Tren ini berlanjut pada awal tahun 2026 dengan pertumbuhan 5,61 persen pada kuartal I, dan 5,29 persen pada kuartal II-2026.
Pergantian posisi ini sendiri dilakukan menyusul pelantikan Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan yang baru oleh Presiden Prabowo Subianto pada Senin, 14 September 2026. Penetapan tersebut tertuang dalam Keputusan Presiden Nomor 97P Tahun 2026, yang menandai babak baru bagi pengelolaan keuangan negara di bawah Kabinet Merah Putih.
Menanggapi suksesi tersebut, Purbaya menunjukkan sikap profesional dan penuh keyakinan terhadap penggantinya. Ia menegaskan tidak menitipkan pesan khusus atau beban berat kepada Suahasil. Menurut Purbaya, Suahasil merupakan sosok yang sudah sangat mumpuni dan memahami seluk-beluk kebijakan fiskal Indonesia.
“Enggak ada pesan, dia kan sudah jago, jalankan aja sesuai keahlian dia,” tambah Purbaya singkat, memberikan apresiasi atas rekam jejak Suahasil yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan, baik pada era pemerintahan Presiden Joko Widodo maupun di awal masa jabatan Presiden Prabowo Subianto.
Sebagai informasi tambahan, Suahasil Nazara menjadi Menteri Keuangan ketiga dalam pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Transisi ini menjadi bagian dari dinamika kabinet yang diharapkan mampu menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah situasi global yang masih menantang. Berikut adalah beberapa poin penting terkait suksesi di Kementerian Keuangan:
- Purbaya Yudhi Sadewa menjabat sebagai Menkeu selama satu tahun, terhitung sejak 8 September 2025 hingga September 2026.
- Suahasil Nazara resmi dilantik sebagai Menkeu pada 14 September 2026 untuk melanjutkan sisa masa jabatan periode 2024-2029.
- Sebelum menjabat sebagai Menkeu, Suahasil memiliki pengalaman panjang di Kementerian Keuangan sebagai Wakil Menteri Keuangan.
- Pertumbuhan ekonomi nasional tetap terjaga di atas angka 5 persen selama periode transisi kepemimpinan tersebut.
Proses serah terima jabatan yang berlangsung hangat di kantor Kementerian Keuangan ini diharapkan menjadi sinyal positif bagi keberlanjutan kebijakan ekonomi. Dengan berpindahnya pucuk pimpinan, publik kini menantikan langkah-langkah strategis Suahasil Nazara dalam menjaga daya beli masyarakat dan ketahanan fiskal negara di sisa periode pemerintahan saat ini.





