Indramayu Soal Tuduhan Solar Subsidi di Proyek Jembatan Cilogor, Humas PT ATS: Berita Tidak Benar, Kami Taat Aturan 7 Agustus 2026, 17:11 WIB

oleh -4 Dilihat
Indramayu Soal Tuduhan Solar Subsidi di Proyek Jembatan Cilogor, Humas PT ATS: Berita Tidak Benar, Kami Taat Aturan 7 Agustus 2026, 17:11 WIB

KabarDermayu.com – Isu terkait dugaan penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi pada proyek pembangunan Jembatan Cilogor di Kabupaten Indramayu akhirnya mendapatkan respons resmi dari pihak pelaksana proyek.

Menanggapi kabar yang beredar luas di tengah masyarakat mengenai penggunaan solar subsidi untuk operasional alat berat di lokasi proyek, PT Aneka Teknik Sejahtera (ATS) selaku kontraktor pelaksana membantah keras tuduhan tersebut. Pihak perusahaan menegaskan bahwa seluruh operasional di lapangan berjalan sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Pernyataan ini disampaikan sebagai bentuk klarifikasi atas keresahan publik yang sempat mencuat pada 7 Agustus 2026. Humas PT ATS menyatakan bahwa pihaknya senantiasa berkomitmen untuk menjaga integritas dan kepatuhan hukum dalam setiap tahapan konstruksi infrastruktur vital tersebut.

Kepatuhan Terhadap Regulasi Pemerintah

Dalam keterangannya, pihak PT ATS menekankan bahwa penggunaan solar untuk kebutuhan proyek infrastruktur skala besar seperti Jembatan Cilogor wajib mengikuti aturan yang ditetapkan oleh pemerintah dan pihak terkait. Menurut mereka, tuduhan yang menyebutkan adanya penggunaan solar subsidi adalah sebuah kekeliruan informasi.

Perusahaan mengklaim bahwa pasokan bahan bakar yang digunakan untuk mesin-mesin konstruksi dan alat berat di area Jembatan Cilogor diperoleh melalui jalur distribusi resmi yang diperuntukkan bagi sektor industri atau proyek konstruksi. Hal ini menjadi standar operasional prosedur (SOP) yang wajib dijalankan oleh kontraktor demi menghindari pelanggaran hukum.

Menjaga Integritas Proyek Strategis

Pembangunan Jembatan Cilogor sendiri merupakan proyek yang dinanti-nantikan masyarakat karena perannya yang krusial dalam menghubungkan akses transportasi antarwilayah. Oleh karena itu, kelancaran proyek ini menjadi prioritas utama bagi pihak pengembang.

Menanggapi tuduhan tersebut, pihak perusahaan menyampaikan beberapa poin penting untuk menepis spekulasi yang berkembang di lapangan:

  • Pihak PT ATS secara tegas menyatakan bahwa berita mengenai penggunaan solar subsidi adalah tidak benar atau hoaks.
  • Seluruh armada dan alat berat yang beroperasi di lokasi proyek dipastikan menggunakan bahan bakar sesuai dengan peruntukan industri.
  • Perusahaan menyatakan kesiapannya untuk bersikap kooperatif apabila terdapat pihak berwenang yang ingin melakukan pengecekan atau audit terkait operasional di lapangan.
  • Komitmen untuk menyelesaikan pembangunan Jembatan Cilogor tepat waktu tetap menjadi fokus utama perusahaan tanpa mengabaikan aspek regulasi.

Pentingnya Validitas Informasi di Era Digital

Kasus ini menjadi pengingat bagi masyarakat luas mengenai pentingnya memverifikasi informasi sebelum menyebarkannya lebih lanjut. Di tengah pesatnya arus informasi di media sosial, tuduhan yang tidak berdasar seringkali muncul dan berpotensi menghambat jalannya proyek publik yang sedang berlangsung.

Pihak humas PT ATS berharap agar masyarakat tidak mudah termakan oleh isu-isu yang belum terkonfirmasi kebenarannya. Mereka mengajak warga untuk lebih bijak dalam menyaring setiap informasi yang beredar, terutama yang menyangkut proyek pembangunan yang tengah dikerjakan demi kepentingan publik di Indramayu.

“Kami taat pada aturan. Tidak ada alasan bagi kami untuk mengambil risiko dengan menggunakan BBM bersubsidi yang jelas dilarang oleh pemerintah untuk proyek konstruksi,” tegas perwakilan humas tersebut.

Transparansi dalam Pelaksanaan Proyek

Ke depannya, pihak kontraktor berencana untuk lebih memperketat pengawasan internal guna memastikan tidak ada celah bagi oknum yang ingin menyalahgunakan operasional di lapangan. Transparansi menjadi kunci agar kepercayaan publik terhadap pembangunan Jembatan Cilogor tetap terjaga dengan baik.

Dengan adanya klarifikasi resmi ini, diharapkan polemik mengenai dugaan penyalahgunaan solar subsidi dapat segera berakhir. Fokus utama saat ini, menurut pihak PT ATS, adalah memastikan progres pembangunan Jembatan Cilogor berjalan sesuai jadwal (timeline) yang telah ditentukan, sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan oleh masyarakat Indramayu secara luas.

Pihak perusahaan juga membuka ruang komunikasi bagi masyarakat yang ingin mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai progres proyek, guna menghindari kesalahpahaman di masa mendatang. Hal ini dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan terhadap warga sekitar yang terdampak langsung oleh pembangunan jembatan tersebut.