Megawati Hangestri Ditantang Pevoli Serbia, Marc Marquez Ungkap Masalah Saraf Bahu

oleh -5 Dilihat
Megawati Hangestri Ditantang Pevoli Serbia, Marc Marquez Ungkap Masalah Saraf Bahu

KabarDermayu.com – Rangkuman berita terpopuler sepanjang Kamis, 14 Mei 2026, menampilkan berbagai topik menarik mulai dari dunia olahraga hingga hiburan.

Perhatian publik tertuju pada pengakuan jujur pembalap MotoGP, Marc Marquez. Ia tak kuasa menahan tangis saat mengungkap cedera saraf parah yang dialaminya di tengah musim MotoGP 2026.

Di kancah voli Korea, mantan rekan setim Megawati Hangestri, Vanja Bukilic, melayangkan tantangan terbuka kepada Megawati yang kini membela Hyundai Hillstate.

Selain itu, kemenangan meyakinkan Leo/Daniel di babak 16 besar Thailand Open, rincian bayaran fantastis Khamzat Chimaev di UFC 328, serta kilas balik aksi heroik Daud Yordan di Rusia turut menjadi sorotan.

5. Sambil Menangis, Marc Marquez Jelaskan Masalah Saraf di Bahunya: Saya Balapan dengan Satu Setengah Tangan

Musim MotoGP 2026 ternyata menyisakan cerita pahit bagi Marc Marquez. Pembalap Ducati Lenovo ini diketahui menyimpan cedera saraf yang dirahasiakan dari publik.

Fakta ini terkuak setelah insiden kecelakaan keras yang dialaminya pada Sprint Race MotoGP Prancis di Sirkuit Le Mans.

Sebuah video internal Ducati yang dirilis pasca-MotoGP Prancis memperlihatkan momen emosional. Marquez tak kuasa menahan air mata saat berbicara dengan petinggi tim di garasi.

Dalam kondisi terpukul akibat kecelakaan tersebut, juara dunia sembilan kali ini akhirnya membuka fakta mengejutkan mengenai cedera saraf yang mengganggu performanya.

Dengan suara bergetar, Marquez mengaku sudah lama merasakan ada yang tidak beres pada lengan kanannya. Ia bahkan menyebut dirinya seperti balapan hanya dengan “satu setengah tangan”.

“Ada sekrup yang menyebabkan masalah pada saraf saya. Kadang terasa, kadang tidak,” ujar Marquez kepada tim Ducati, seperti dikutip dari YouTube Ducati.

Pengakuan ini sontak membuat suasana garasi tim menjadi hening. General Manager Ducati Corse, Gigi Dall’Igna, dan kepala kru Marco Rigamonti mendengarkan dengan serius kondisi yang dialami sang pembalap.

Baca selengkapnya

4. Fakta Mengejutkan UFC Terbongkar, Khamzat Chimaev Raup Bayaran Fantastis meski Dihabisi Strickland

UFC 328 menjadi ajang yang menyita perhatian dunia MMA. Pertarungan ini tidak hanya melahirkan juara baru, tetapi juga memicu perdebatan mengenai ketidakseimbangan bayaran para petarung.

Duel perebutan gelar kelas menengah antara Khamzat Chimaev dan Sean Strickland menjadi sorotan utama. Ketegangan sudah terasa sejak awal, dengan kedua petarung saling melontarkan komentar pedas.

Bahkan, Strickland sempat mengancam akan “menembak” Chimaev dalam perang kata-kata menjelang pertarungan. Rivalitas ini semakin memanaskan laga utama UFC 328.

Meskipun Chimaev diprediksi kuat menang berkat kemampuan grappling dan wrestlingnya, ia justru dibuat frustrasi oleh penampilan disiplin Strickland. Petarung asal Amerika Serikat itu menunjukkan performa luar biasa meski bertarung dengan cedera bahu.

Strickland berhasil meredam tekanan Chimaev dan menjaga pertarungan tetap dalam posisi berdiri. Ia juga tampil efektif dalam striking, yang akhirnya membawanya meraih kemenangan besar.

Kemenangan ini menjadikan Strickland sebagai petarung kedua dalam sejarah UFC yang berhasil merebut gelar kelas menengah sebanyak dua kali.

Baca selengkapnya

3. Leo/Daniel Melesat ke Perempat Final Thailand Open 2026 Usai Tekuk Wakil China

Pasangan ganda putra Indonesia, Leo Rolly Carnando dan Daniel Marthin, terus menjaga asa di ajang Thailand Open 2026. Mereka berhasil melangkah ke babak perempat final setelah mengalahkan wakil China, Hu Ke Yuan/Lin Xiang Yi, pada babak 16 besar di Bangkok, Kamis.

Leo/Daniel tampil solid dan memenangkan pertandingan dalam dua gim langsung dengan skor 21-16 dan 21-13. Kemenangan ini melanjutkan tren positif pasangan Indonesia tersebut setelah penampilan dominan mereka di laga pembuka.

Sejak awal pertandingan, Leo/Daniel langsung mengambil inisiatif serangan. Permainan cepat di depan net dan tekanan yang terus-menerus membuat pasangan China kesulitan mengembangkan pola permainan mereka.

Meskipun sempat mendapat tekanan pada gim pertama, Leo/Daniel berhasil mempertahankan momentum hingga akhirnya mengunci kemenangan dalam dua gim langsung.

“Alhamdulillah bisa lolos ke perempat final. Walaupun sudah pernah berpasangan, tapi sekarang masih ada sedikit rasa kagok. Kemenangan ini menjadi modal untuk menghadapi ganda Thailand besok,” ujar Leo dalam keterangan yang dikutip dari PBSI, Kamis, 14 Mei 2026.

Baca selengkapnya

2. Kisah Legendaris: Jagoan Tinju Indonesia Dapat Tepuk Tangan 1 Stadion di Rusia karena Lakukan Hal Ini

Sebuah kisah menarik pernah terjadi saat petinju legendaris Indonesia, Daud Yordan, bertarung di Rusia. Menghadapi petinju tuan rumah bernama Malikov, Daud Yordan berhasil membuat masyarakat Rusia berdecak kagum berkat sikapnya.

Duel legendaris tersebut berlangsung di kandang Malikov, Yekaterinburg, Rusia, pada 22 April 2018. Malikov bukanlah lawan yang mudah, sebelum pertandingan tersebut ia memegang rekor 13 kemenangan dengan 5 di antaranya melalui KO.

Pertarungan berjalan terbuka sejak ronde pertama. Kedua petinju saling melancarkan serangan. Darah mengucur dari pelipis dan wajah kedua petarung. Namun, Daud Yordan menunjukkan keunggulan, pukulan-pukulannya telak mengenai wajah dan tubuh Malikov.

Memasuki ronde kedelapan, apa yang ditakutkan publik Rusia pun terjadi. Malikov tersungkur setelah menerima rentetan pukulan bertubi-tubi dari Daud Yordan yang tepat mengarah ke ulu hatinya. Malikov mencoba bangkit, namun kerasnya pukulan Daud membuatnya tidak mampu benar-benar siap hingga hitungan kesepuluh.

Wasit akhirnya menyatakan kemenangan untuk Daud Yordan. Yang lebih mengesankan, Malikov tidak mampu berdiri dan harus ditandu keluar dari ring.

Baca selengkapnya

1. Ngeri, Megawati Hangestri Ditantang Pevoli Serbia

Pevoli Serbia, Vanja Bukilic, langsung melayangkan tantangan kepada Megawati Hangestri Pertiwi setelah dipastikan kembali bermain di Liga Voli Korea musim depan.

Kepastian ini membuat persaingan keduanya kembali memanas di kompetisi voli paling bergengsi di Korea Selatan.

Bukilic dan Megawati sebelumnya sempat menjadi duet mematikan saat membela Daejeon JungKwanJang Red Sparks pada musim 2024/2025. Namun, untuk musim 2026/2027, keduanya akan berada di kubu yang berbeda.

Megawati secara resmi kembali ke Negeri Ginseng, namun kali ini bukan bersama Red Sparks. Pevoli asal Jember tersebut memilih bergabung dengan Suwon Hyundai Hillstate.

Sementara itu, Bukilic dipastikan tetap bertahan bersama Red Sparks dan siap kembali menjadi rival Megawati di lapangan.

Baca juga: Strategi Investasi Dolar AS untuk Pemula: Panduan Memulai Investasi Mata Uang Asing

Baca selengkapnya