Pramono Anung: Wujudkan Jakarta Sebagai Kota Pencetak Prestasi

oleh -6 Dilihat
Pramono Anung: Wujudkan Jakarta Sebagai Kota Pencetak Prestasi

KabarDermayu.com – Visi besar untuk mentransformasi Jakarta menjadi pusat prestasi olahraga sekaligus destinasi utama sport tourism di Indonesia kini mulai dipertegas oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Melalui penyelenggaraan berbagai ajang kompetisi berskala nasional maupun internasional, Jakarta berupaya mengintegrasikan gaya hidup sehat dengan penguatan ekosistem ekonomi daerah.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono, menyampaikan komitmen tersebut saat meresmikan Turnamen Tenis Piala Gubernur DKI Jakarta Tahun 2026. Acara yang dihelat oleh Pengurus Provinsi Persatuan Tenis Lapangan Indonesia (Pelti) DKI Jakarta ini berlangsung di Lapangan Tenis Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, pada Sabtu, 1 Agustus 2026.

Pramono menekankan bahwa kegiatan olahraga bukan sekadar ajang kompetisi fisik, melainkan instrumen strategis untuk menggerakkan roda ekonomi. Dengan infrastruktur yang terus dibenahi, Jakarta diposisikan sebagai tuan rumah yang ideal untuk berbagai perhelatan olahraga prestisius.

Baca juga: Pasokan BBM B50 di Tapanuli Selatan Aman, Wamen ESDM Pastikan Lancar

“Kami ingin Jakarta menjadi kota yang mampu melahirkan prestasi sekaligus menjadi destinasi sport tourism utama di Indonesia,” ujar Pramono dalam sambutannya.

Untuk mendukung ambisi tersebut, Pemprov DKI Jakarta melakukan revitalisasi sarana olahraga secara menyeluruh. Langkah ini dibarengi dengan peningkatan konektivitas transportasi publik, termasuk perluasan jaringan LRT dan integrasi KRL yang lebih baik, guna memudahkan akses masyarakat menuju kawasan-kawasan olahraga di ibu kota.

Antusiasme Atlet dan Pembinaan Jangka Panjang

Turnamen Tenis Piala Gubernur 2026 menjadi bukti nyata kepercayaan publik terhadap Jakarta sebagai pusat penyelenggaraan olahraga. Ajang ini tercatat diikuti oleh 322 peserta, yang terdiri dari 178 atlet profesional dari 23 provinsi di seluruh Indonesia.

Pramono berharap turnamen ini dapat berfungsi sebagai wadah krusial dalam pembinaan atlet. Menurutnya, peningkatan jam terbang melalui kompetisi yang berkelanjutan sangat diperlukan, terutama sebagai persiapan menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT), hingga ke level internasional.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Pengprov Pelti DKI Jakarta, Hari Nugroho, menjelaskan bahwa kejuaraan ini merupakan turnamen kategori Tenis Diakui Pelti (TDP) tingkat nasional dengan total hadiah mencapai Rp250 juta. Ia menegaskan bahwa turnamen ini menjadi salah satu agenda tenis nasional dengan cakupan peserta terbanyak pada tahun 2026.

Poin penting dari penyelenggaraan turnamen ini meliputi:

  • Kualitas Kompetisi: Menjadi ajang penentuan Peringkat Nasional PELTI (PNP) bagi atlet-atlet tenis Indonesia.
  • Ajang Pemanasan: Fokus utama turnamen adalah persiapan intensif bagi para atlet menuju PON 2028.
  • Partisipasi Luas: Melibatkan 178 atlet profesional dari 23 provinsi, termasuk petenis yang menduduki peringkat 10 besar nasional.
  • Kategori Instansi: Selain atlet nasional, terdapat kategori khusus yang diikuti oleh 144 Aparatur Sipil Negara (ASN) dari berbagai kementerian dan pemerintah daerah.

Kehadiran petenis papan atas seperti Tegar, Luki, dan Mishka dalam ajang ini menambah bobot kompetisi. Dengan kombinasi antara pengembangan infrastruktur fisik dan dukungan terhadap ekosistem kompetisi, Jakarta optimistis dapat terus mencetak bibit atlet potensial yang mampu mengharumkan nama bangsa di masa depan.