Wasit Laga Bayern vs PSG Dihujat Publik, Dua Klaim Penalti Diabaikan Picu Kemarahan Thierry Henry

oleh -5 Dilihat
Wasit Laga Bayern vs PSG Dihujat Publik, Dua Klaim Penalti Diabaikan Picu Kemarahan Thierry Henry

KabarDermayu.com – Paris Saint-Germain (PSG) berhasil melaju ke final Liga Champions, namun kemenangan mereka diwarnai kontroversi akibat keputusan wasit yang dinilai merugikan Bayern Munich pada leg kedua semifinal di Allianz Arena, Kamis (7/5/2026).

Meskipun PSG menahan imbang Bayern 1-1 dan lolos dengan agregat 6-5, sorotan tajam tertuju pada kepemimpinan wasit yang dianggap mengabaikan dua potensi penalti untuk Bayern.

Publik tuan rumah merasa geram karena kedua insiden tersebut tidak hanya luput dari hukuman penalti, tetapi juga tidak ditinjau melalui Video Assistant Referee (VAR).

Insiden pertama terjadi ketika Nuno Mendes diduga melakukan handball di kotak penalti saat menghentikan serangan Bayern. Protes keras dari pemain Bayern muncul karena dianggap menghalangi peluang berbahaya.

Situasi ini semakin panas karena Nuno Mendes sebelumnya telah mengantongi kartu kuning. Jika wasit menganggap itu sebagai handball yang layak dihukum, bek PSG tersebut berpotensi mendapatkan kartu kuning kedua dan diusir keluar lapangan. Namun, wasit memilih untuk melanjutkan permainan.

Kontroversi memuncak pada insiden kedua. Bola sapuan Vitinha mengenai tangan Joao Neves di area terlarang PSG. Tayangan ulang menunjukkan posisi tangan Neves cukup terbuka, namun wasit kembali tidak menunjuk titik putih.

Yang membuat kubu Bayern semakin frustrasi adalah VAR tidak digunakan untuk meninjau kejadian tersebut. Keputusan wasit ini menuai kritik keras dari legenda Arsenal sekaligus analis sepak bola, Thierry Henry.

Baca juga: Asia Buka Campur Aduk, Saham Jepang Naik Didorong Negosiasi Damai AS-Iran

“Bayern Munich bermain di kandang sendiri, namun rasanya keputusan-keputusan justru melawan mereka. Situasi penalti yang jelas diabaikan, dan yang lebih menjengkelkan lagi adalah wasit bahkan tidak memeriksa VAR. Sulit dipahami hal itu dalam pertandingan selevel ini,” ujar Henry.

Mantan bek Liverpool, Jamie Carragher, juga melontarkan kritik pedas. Ia secara khusus menyoroti insiden handball Joao Neves yang menurutnya sangat jelas.

“Aku sedang menonton ini dan aku benar-benar marah sekali. Joao Neves mengeluarkan tangannya seperti dia sedang mengatur lalu lintas, itu pelanggaran tangan yang jelas, penalti mutlak untuk Bayern, dan wasit hanya mengabaikannya! Bagaimana itu bisa tidak diberikan? Di level ini, semifinal Liga Champions, ini absurd,” kata Carragher.

Terlepas dari kontroversi tersebut, PSG berhasil mengamankan tiket ke final Liga Champions. Tim asuhan Luis Enrique tampil efektif dan sempat unggul lebih dulu melalui gol cepat Ousmane Dembele.

Bayern baru mampu membalas melalui Harry Kane pada masa injury time. Sayangnya, gol tersebut tidak cukup untuk menyelamatkan mereka dari kegagalan.

PSG kini bersiap menghadapi Arsenal di final Liga Champions yang akan digelar di Budapest pada 30 Mei mendatang. Duel ini diprediksi akan sangat menarik, mengingat Arsenal juga menunjukkan performa impresif, sementara PSG berambisi mempertahankan gelar Liga Champions mereka.