Laba Bersih Indonesian Paradise Property Capai Rp 44,07 Miliar di Kuartal I-2026

oleh -6 Dilihat
Laba Bersih Indonesian Paradise Property Capai Rp 44,07 Miliar di Kuartal I-2026

KabarDermayu.com – PT Indonesian Paradise Property Tbk (INPP) atau Paradise Indonesia mencatatkan kinerja positif dengan membukukan pendapatan sebesar Rp 326,90 miliar pada kuartal I-2026. Angka ini menunjukkan pertumbuhan sebesar 14 persen secara year-on-year (yoy) dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Presiden Direktur & CEO INPP, Anthony P. Susilo, menjelaskan bahwa pertumbuhan pendapatan ini didukung oleh seluruh segmen usaha perusahaan. Segmen komersial menjadi kontributor terbesar dengan raihan Rp 157,14 miliar, naik 19 persen (yoy).

Selanjutnya, segmen perhotelan menyumbang Rp 135,50 miliar, mengalami kenaikan 4 persen (yoy). Sementara itu, segmen penjualan properti membukukan Rp 34,26 miliar, melonjak 38 persen (yoy), yang didorong oleh serah terima unit Antasari Place.

“Di Paradise Indonesia, selain mengembangkan properti, kami juga berupaya menghadirkan aset berkelanjutan yang mampu menciptakan nilai jangka panjang melalui pendapatan berulang,” ujar Anthony dalam keterangan resminya pada Senin, 11 Mei 2026.

Anthony menambahkan, perusahaan berhasil membalikkan posisi rugi bersih Rp 132,87 miliar pada kuartal I-2025 menjadi laba bersih Rp 44,07 miliar pada kuartal I-2026. Hal ini menunjukkan pemulihan dan penguatan kinerja perusahaan.

Peningkatan laba bersih ini turut diiringi oleh pertumbuhan EBITDA sebesar 20 persen, yang mencapai Rp 100,67 miliar. Angka ini mencerminkan fundamental bisnis yang solid dan efisiensi operasional yang terus dijaga oleh Paradise Indonesia.

Baca juga: AL Tiongkok Datangkan Kapal Selam Penyelamat dari Inggris, Spesifikasi SRV-F Mk.3 Bikin Takjub

Paradise Indonesia memfokuskan strategi pada penguatan pendapatan berulang (recurring income). Perusahaan menargetkan porsi recurring income tetap berada di kisaran 70 persen pada tahun ini.

Untuk mencapai target tersebut, perusahaan melakukan ekspansi strategis. Salah satunya adalah penyelesaian pembangunan Semarang Shopping Center pada kuartal II-2026. Selain itu, pembangunan proyek mixed-use 88 Plaza di Balikpapan juga terus berjalan.

Pipeline pengembangan perusahaan juga mencakup pembangunan Antasari Place Tower 2. Proyek-proyek ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap pendapatan berulang perusahaan.

“Dengan strategi ini, kami optimistis dapat mempertahankan kinerja yang solid dan berkelanjutan ke depan,” kata Anthony.

Ia menekankan bahwa Paradise Indonesia meyakini ekspansi yang dilakukan secara terukur akan menjadi fondasi utama dalam menjaga stabilitas recurring income perusahaan. Hal ini sejalan dengan visi perusahaan untuk terus bertumbuh secara berkelanjutan.