KabarDermayu.com – Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Bidang Operasional Pemenuhan Gizi, Irjen Pol (Purn) Sony Sonjaya, mengungkapkan bahwa dana pemerintah yang disalurkan ke seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) mencapai rata-rata Rp 1 triliun setiap harinya.
Sony Sonjaya menjelaskan alokasi dana tersebut diibaratkan seperti tetesan air hujan yang mengalir dari langit ke seluruh penjuru negeri, mulai dari Aceh hingga Papua, serta dari tingkat desa hingga perkotaan.
Beliau menambahkan, sekitar Rp 122 miliar dari total dana tersebut diserap oleh 1,2 juta relawan yang bertugas di SPPG.
Baca juga: Aether AI Hadirkan Teknologi Indonesia ke AS Melalui Kolaborasi dengan Crawford Software
Untuk wilayah Sulawesi Utara sendiri, alokasi dana harian mencapai lebih dari Rp 6.477.000. Dari jumlah tersebut, sebesar Rp 841.300.000 diserap oleh 8.413 relawan yang aktif.
Selanjutnya, dana sebesar Rp 3,8 miliar per hari mengalir ke seluruh SPPG di Kabupaten Bolaang Mongondow, Kabupaten Minahasa, hingga Kota Kotamobagu.
Jumlah SPPG yang menerima aliran dana tersebut mencapai 179 satuan.
Sony Sonjaya juga memaparkan bahwa aliran dana dari pemerintah ini juga mencakup para pedagang lokal, seperti pedagang beras, ikan, sayur, buah, telur ayam, dan daging ayam.
“Jadi betul-betul mengalir,” tegasnya.
Menurut Sony, aliran dana ini secara nyata telah menghidupkan dan memutar roda perekonomian masyarakat di tingkat bawah, serta turut memperkuat fondasi ekonomi secara keseluruhan.





