Bus Terbakar Hebat Setelah Tabrak Truk Tangki BBM di Sumsel, 16 Tewas

oleh -6 Dilihat
Bus Terbakar Hebat Setelah Tabrak Truk Tangki BBM di Sumsel, 16 Tewas

KabarDermayu.com – Sebuah kecelakaan tragis terjadi di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan, yang merenggut nyawa 16 orang. Insiden mengerikan ini melibatkan tabrakan antara bus ALS dan truk tangki Bahan Bakar Minyak (BBM).

Pihak kepolisian tengah mendalami penyebab pasti kecelakaan tersebut. Dugaan awal mengarah pada kesalahan manusia atau human error yang dilakukan oleh sopir bus. Hal ini disampaikan oleh Kapolres Muratara, Ajun Komisaris Besar Polisi Rendy Surya Aditama.

Meskipun demikian, Rendy juga mengakui adanya beberapa lubang di lokasi kejadian yang mungkin turut berkontribusi.

Pengakuan dari kernet bus yang selamat memberikan gambaran lebih jelas mengenai detik-detik sebelum tabrakan. Menurutnya, sopir bus kehilangan kendali dan membanting setir ke jalur berlawanan.

Kondisi ini berujung pada tabrakan frontal dengan truk tangki BBM yang datang dari arah berlawanan.

Peristiwa nahas ini bermula ketika bus ALS sedang dalam perjalanan dari Lubuklinggau menuju Medan atau Pekanbaru. Tiba-tiba, muncul percikan api dari bagian bus, yang diduga menimbulkan kepanikan.

Dalam upaya menghindari situasi yang lebih buruk, sopir bus mencoba bermanuver ke sisi kanan jalan. Namun, secara bersamaan, sebuah truk tangki melaju kencang dari arah berlawanan, sehingga tabrakan keras tidak dapat dihindari.

Baca juga: Strategi Digital Bluebird Berhasil

Akibat benturan hebat tersebut, sopir bus, 13 penumpangnya, serta sopir dan kernet truk tangki, semuanya meninggal dunia di lokasi kejadian. Selain korban jiwa, tiga orang lainnya mengalami luka berat dan beberapa lainnya mengalami luka ringan.

Kernet bus dilaporkan mengalami luka ringan karena terlempar keluar saat kecelakaan terjadi.

Seluruh korban, baik yang meninggal maupun yang luka-luka, telah dievakuasi ke rumah sakit terdekat. Proses identifikasi terhadap jenazah korban yang meninggal dunia masih terus dilakukan oleh pihak kepolisian, bekerja sama dengan Polda.

Pasca kejadian, lokasi kecelakaan sempat diselimuti kepanikan akibat api yang membakar kedua kendaraan. Namun, petugas pemadam kebakaran berhasil memadamkan api.

Situasi lalu lintas di Jalinsum Muratara kini berangsur-angsur normal. Bangkai kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan juga telah berhasil dipindahkan ke tepi jalan.

Meskipun kondisi di lapangan telah terkendali, penyelidikan kasus ini masih terus berlanjut. Polisi berencana memeriksa kernet bus ALS yang selamat sebagai saksi kunci untuk mengungkap kronologi pasti kecelakaan maut tersebut.