Karakter Ahmad Dhani Disebut Telah Dihilangkan Selama 20 Tahun

oleh -8 Dilihat
Karakter Ahmad Dhani Disebut Telah Dihilangkan Selama 20 Tahun

KabarDermayu.com – Musisi dan anggota DPR RI, Ahmad Dhani, mengungkapkan perasaannya mengenai tekanan dan penilaian negatif yang telah ia hadapi selama puluhan tahun terakhir. Ia mengaku sudah terbiasa dengan berbagai serangan yang ditujukan kepadanya sejak lama.

Pernyataan ini disampaikan Dhani saat membahas kondisi putrinya, Shafeea Ahmad, yang belakangan ini menjadi sasaran hujatan dari warganet di media sosial. Dhani berupaya memberikan dukungan mental kepada putrinya agar tidak terpengaruh oleh komentar negatif publik.

Dalam keterangannya, Ahmad Dhani bahkan menyebut bahwa karakternya telah mengalami “pembunuhan karakter” selama kurang lebih dua dekade. Namun, ia merasa pengalaman panjang tersebut justru telah memperkuat mentalnya dalam menghadapi tekanan.

“Seperti kita semua tahu lah sejak 20 tahun lalu kan karakter saya dibunuh terus kan dan saya nggak mati-mati akhirnya menjadi saya lebih kuat,” ujar Ahmad Dhani, dikutip dari tayangan YouTube pada Jumat, 8 Mei 2026.

Baru-baru ini, nama Shafeea Ahmad kembali menjadi perbincangan hangat setelah beredarnya video dirinya menangis sambil dipeluk oleh Ahmad Dhani. Video tersebut diunggah langsung oleh Dhani dan sontak memancing beragam reaksi dari publik.

Baca juga: Cara Kemendikbudristek Menjaga Integritas Nilai Rapor untuk Seleksi Masuk PTN

Dalam narasi unggahannya, Dhani mengaitkan tangisan Shafeea dengan ucapan mantan istrinya, Maia Estianty, saat acara siraman El Rumi. Sejak saat itu, Shafeea turut menjadi sasaran komentar pedas dari warganet.

Situasi ini membuat publik menyoroti kondisi mental remaja tersebut. Banyak pihak berpendapat bahwa Shafeea seharusnya tidak diseret ke dalam konflik yang menjadi perbincangan orang dewasa.

Melihat putrinya terus menerima komentar negatif, Ahmad Dhani berusaha memberikan penguatan secara pribadi. Ia mengaku sengaja mengirimkan pesan melalui WhatsApp agar kata-kata tersebut bisa terus dibaca oleh Shafeea kapan saja.

“Kamu tahu Ayah barusan jumpa pers, semua kebenaran untuk yang IQ-nya di atas 90. Kamu nggak usah peduli sama yang dungu. What doesn’t kill you make you stronger,” kata Dhani.

Dhani juga menjelaskan alasan ia memilih menyampaikan pesan melalui tulisan ketimbang secara langsung.

“Kenapa di WA? Karena diingat terus, kalo ngomong lupa,” katanya lagi.

Menurut Dhani, pengalaman menghadapi kritik selama bertahun-tahun telah mengajarkannya bahwa tekanan publik tidak selalu harus direspons dengan emosi. Ia ingin Shafeea memiliki mental yang kuat agar tidak mudah goyah oleh komentar orang lain.

“Iya dong sesuatu yang tidak bisa membunuhmu membuatmu lebih kuat,” tambahnya.

Meskipun sempat menjadi sasaran hujatan dan ramai dibahas di media sosial, Ahmad Dhani memastikan kondisi Shafeea saat ini tetap baik. Ia menyebut putrinya perlahan mulai bisa menghadapi situasi yang sedang terjadi.

“So far sih so good lah, baik-baik aja,” ungkap Dhani.