12 UMKM Binaan Pertamina Pukau FHI 2026, Siap Tembus Pasar Global

oleh -2 Dilihat
12 UMKM Binaan Pertamina Pukau FHI 2026, Siap Tembus Pasar Global

KabarDermayu.com – Upaya PT Pertamina (Persero) dalam mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar mampu bersaing di pasar global terus menunjukkan hasil nyata. Langkah strategis ini diwujudkan dengan memfasilitasi 12 UMKM binaan untuk tampil dalam pameran internasional Food & Hospitality Indonesia (FHI) 2026 yang berlangsung di Trade Mart Building, JIEXPO Kemayoran, Jakarta, pada 21 hingga 24 Juli 2026.

Pameran FHI 2026 dikenal sebagai salah satu ajang paling bergengsi bagi industri makanan dan minuman. Kehadiran para mitra binaan Pertamina di acara ini bukan sekadar ajang promosi, melainkan strategi untuk membuka akses pasar yang lebih luas, terutama dalam menjaring pembeli potensial dari sektor perhotelan, restoran, dan kafe (horeka).

Dukungan Berjenjang untuk UMKM

Dukungan yang diberikan Pertamina tidak bersifat instan, melainkan melalui proses pendampingan yang panjang dan terstruktur. Retno Wulansari, pemilik Novio Fresh, mengungkapkan bahwa perjalanan bisnisnya berkembang pesat berkat program pembinaan Pertamina sejak tahun 2024.

“Kami dibina melalui berbagai tahapan, mulai dari PFpreneur, UMK Academy, hingga program Pertamina Aggregator (PAG). Alhamdulillah, kami mendapatkan kesempatan berharga untuk hadir di pameran internasional ini,” ungkap Retno.

Menurutnya, kehadiran di FHI 2026 memberikan dampak signifikan bagi pelaku UMKM. Retno menambahkan bahwa dukungan Pertamina memungkinkan pelaku usaha untuk tidak lagi menjadi sekadar pemain lokal, melainkan mampu menjangkau pasar yang lebih luas dan profesional.

Menarik Minat Pasar Internasional

Tidak hanya Novio Fresh, antusiasme serupa juga dirasakan oleh Didik Suryadi, pemilik Waroeng Kopi Kayumas yang dibina melalui Rumah BUMN Pertamina Situbondo. Didik menuturkan bahwa produknya kini telah merambah pasar internasional, termasuk pameran di Belanda dan Turki, berkat fasilitasi dari Pertamina.

Daya tarik produk UMKM Indonesia terbukti mampu memikat pengunjung mancanegara. Salah satunya adalah Judd Hunter, pengunjung asal Amerika Serikat yang terpikat dengan kualitas kopi dari Waroeng Kopi Kayumas.

  • Kualitas Produk: Produk kopi yang memiliki cita rasa autentik dan unik.
  • Daya Tarik Visual: Kemasan produk yang menarik perhatian konsumen internasional.
  • Pelayanan: Keramahan yang menjadi nilai tambah dalam interaksi bisnis.

Komitmen Pertamina dalam Ekosistem Bisnis

Manager Small and Medium Enterprise Partnership Program (SMEPP) Pertamina, Fety, menjelaskan bahwa mitra yang dibawa ke pameran telah melalui kurasi ketat. Mereka yang terpilih dipastikan sudah memiliki sertifikasi lengkap serta produk unggulan yang kompetitif, mulai dari madu, makanan olahan, kopi, hingga Virgin Coconut Oil (VCO) dan produk amenities untuk sektor perhotelan dan spa.

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, menegaskan bahwa peran perusahaan adalah sebagai fasilitator dan motivator bagi UMKM agar berani go global.

“Dukungan yang kami berikan mencakup akses pemasaran, peningkatan kompetensi, pelatihan, hingga pendampingan sertifikasi. Kami berharap kolaborasi ini dapat membantu UMKM Indonesia untuk terus berkembang dan menemukan peluang bisnis baru di kancah internasional,” pungkas Baron.

Langkah Pertamina ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara korporasi besar dan sektor UMKM dapat menciptakan ekosistem bisnis yang berkelanjutan, sekaligus meningkatkan kontribusi produk lokal dalam rantai pasok industri global.