Pertamina Integrasikan Informasi Publik: Strategi Baru Tingkatkan Layanan

oleh -4 Dilihat
Pertamina Integrasikan Informasi Publik: Strategi Baru Tingkatkan Layanan

KabarDermayu.com – PT Pertamina (Persero) mengambil langkah strategis dalam memperkuat transparansi korporasi melalui peluncuran Integrasi Layanan Informasi Publik. Langkah ini menjadi wujud nyata komitmen perusahaan energi pelat merah tersebut untuk menjadi entitas yang lebih responsif, akuntabel, dan mampu memenuhi kebutuhan informasi masyarakat secara lebih efisien.

Peresmian sistem integrasi ini berlangsung di Grha Pertamina, Jakarta, pada Jumat, 7 Agustus 2026. Acara tersebut dihadiri langsung oleh jajaran manajemen Pertamina, termasuk Corporate Secretary Arya Dwi Paramita dan Vice President Corporate Communication Muhammad Baron, serta mendapat dukungan penuh dari pihak eksternal yakni Ketua Komisi Informasi Pusat (KIP) RI, Handoko Agung Saputro, bersama Ketua Bidang Strategi dan Riset KIP RI, Joemarthine Chandra.

Integrasi layanan ini dirancang untuk menyatukan berbagai kanal komunikasi resmi Pertamina ke dalam satu ekosistem yang terpadu. Dengan mengusung semangat One Team, One Goal serta prinsip One Pertamina One Voice, kini masyarakat dapat mengakses informasi melalui berbagai pintu layanan, seperti:

  • Voice 135 (Call Center)
  • Email resmi perusahaan
  • Berbagai platform media sosial
  • Layanan pesan singkat WhatsApp
  • Website resmi dan E-PPID
  • Sistem SP4N LAPOR

Ketua Komisi Informasi Pusat RI, Handoko Agung Saputro, memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif ini. Menurutnya, sebagai salah satu pilar ekonomi nasional, keterbukaan informasi yang dilakukan Pertamina merupakan langkah krusial agar kehadiran BUMN dapat dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat luas. Ia menilai upaya ini sebagai bukti konkret bahwa Pertamina serius dalam meningkatkan kualitas layanan publik.

Di sisi lain, Corporate Secretary Pertamina, Arya Dwi Paramita, menjelaskan bahwa perjalanan menuju integrasi ini merupakan hasil dari proses panjang yang melibatkan seluruh lini organisasi. Arya menegaskan bahwa fokus utama dari transformasi ini adalah memenangkan kepercayaan publik melalui penyajian informasi yang transparan dan akurat.

“Perjalanan menuju tujuan itu tentu tidak instan. Kami membangunnya melalui langkah-langkah kecil, seperti mempermudah akses kanal informasi, menjaga akurasi serta keamanan data, hingga mendorong partisipasi aktif masyarakat,” ujar Arya.

Lebih lanjut, untuk memastikan standar pelayanan yang seragam di seluruh tingkat operasional, Pertamina juga menggelar Bimbingan Teknis bagi pengelola informasi publik di tingkat Holding, Subholding, hingga Anak Perusahaan. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa setiap permohonan informasi yang masuk dapat ditangani dengan cepat, konsisten, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Pertamina meyakini bahwa keterbukaan informasi bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan investasi dalam membangun hubungan yang harmonis dengan publik. Dengan sistem yang terintegrasi, setiap lini di Pertamina kini bergerak dalam satu strategi yang sama untuk memberikan layanan yang informatif dan dapat diandalkan oleh seluruh pemangku kepentingan.

Dengan diresmikannya sistem ini, Pertamina berharap dapat terus menjaga kepercayaan publik sebagai aset terpenting bagi keberlangsungan perusahaan. Integrasi layanan informasi ini diharapkan menjadi standar baru bagi Pertamina dalam memberikan pelayanan yang lebih baik dari waktu ke waktu.